Waspadai Efek Samping Penggunaan Alat Kontrasepsi

Alat Kontrasepsi

Pasangan mempunyai banyak sekali cara dan anutan biar mampu menunda kehamilan. Tentu saja banyak sekali faktor juga mensugesti mereka kenapa belum menginginkan untuk menerima momongan. Salah satu cara yang mampu dilakukan yaitu dengan menggunakan alat kontrasepsi. Namun, pengetahuan mereka akan kontrasepsi tersebut terkadang tidak sesuai dengan pemikiran, termasuk efek samping yang harus diketahui oleh wanita saat menggunakan kontrasepsi.

Well, saat pengetahuan perihal efek negatif dari alat kontrasepsi mampu dipahami oleh semua pasangan suami istri, tentu saja mereka mampu lebih bijak dan yakin terhadap apa yang ingin mereka tetapkan. Berikut merupakan efek negative yang akan terjadi pada pengguna alat kontrasepsi wanita ataupun pria.

Jika Anda sedang mengunakan kontrasepsi, Anda akan lebih mudah terkena depresi. Semua alat-alat kontrasepsi penunda kehamilan akan berbasis pada hormonal yang mengandung banyak sekali campuran dari hormon progesteron, estrogen, dan testosterone. Hormon-hormon tersebut yakni yang berfungsi dalam mengontrol siklus menstruasi anda. Nah, dalam alat tersebut, akan merusak keseimbangan dopamine, serotonin, dan juga norepinephrine yang biasanya mengendalikan neurotransmitter dalam otak. Ketiganya berfungsi untuk mengendalikan perasaan depresi.

Pendarahan merupakan efek negatif yang kedua yang akan timbul sebagai efek negative penggunaan kontrasepsi. Para wanita atau ibu-ibu yang menggunakan IUD, mereka harus lebih berhati-hati. Karena, alat kontrasepsi tersebut mengandung resiko yang cukup tinggi dalam menjadikan pendarahan. Sehingga, akan lebih baik bila Anda beralih menggunakan kontrasepsi berupa pil, vaginal ring, maupun patch.

Ketika seorang istri menggunakan alat kontrasepsi kb, akan ada efek yang timbul ibarat naiknya berat badan. Hal ini disebabkan karena hormon progesterone di dalam alat tersebut mampu merangsang nafsu makan biar menjadi lebih tinggi. Karenanya, hati-hatilah dalam menjaga contoh makan dan contoh hidup biar tidak mengalami kenaikan berat tubuh yang berlebihan.

Seperti yang telah dilansir dari beberapa sumber, salah satu penyebab infeksi yakni penggunaan alat kontrasepsi. Beberapa kontrasepsi yang berfungsi sebagai androgen mampu meningkatkan hormone testosterone untuk memicu pertumbuhan jerawat. Nah, sekarang bagi Anda yang kulitnya sangat rentan terhadap tumbuhnya jerawat, berhati-hatilah dalam memilih kontrasepsi. Hindari alat kontrasepsi iud ataupun penggunaan pil penunda kehamilan.

Beberapa efek samping yang telah kami paparkan terhadap kontrasepsi merupakan hal yang biasanya terjadi di masyarakat secara umum. Efek samping tersebut mampu saja mengintai Anda yang sedang menggunakannya. Oleh karena itu, sebelum Anda memutuskan memakai alat tersebut, alangkah baiknya bila Anda berkonsultasi terhadap dokter.

Ringkasan:

  • Berbagai cara dilakukan untuk menunda kehamilan, salah satunya mengguanakan alat kontrasepsi
  • Beberapa efek negatif penggunaan alat kontrasepsi yakni depresi, pendarahan, kenaikan berat badan, dan jerawat.
  • Berhati-hatilah dan bijaksana sebelum memilih dan menggunakan alat kontrasepsi serta konsultasi terhadap dokter terlebih dahulu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *