Waspada Bahaya Spirit Pada Manusia (Jin yang Menyesatkan)

Pada dikala ini terdapat banyak orang yang memperlihatkan banyak sekali macam jin dengan harga tertentu.  Jin yang dijual tersebut diberi nama istilah yang memiliki konotasi yang baik menyerupai spirit, khodam, dan lain-lain.  Jin atau spirit nantinya akan dipasangkan dengan insan dengan suatu teknik tertentu.  Sebagian orang yang telah dipasangi jin atau spirit biasanya akan dapat berkomunikasi dengan jin yang dipasangkan kepadanya.  Jin dipasangkan insan dengan dalih semoga jin dapat menyampaikan manfaat kepada insan yang memasangnya.  Padahal berafiliasi dengan makhluk gaib menyerupai jin ialah perbuatan yang terlarang.

Dasar dari Haramnya Bersekutu dengan Jin :
Firman Tuhan pada Surah Al-Jin (72) ayat 6 : “…dan sebenarnya ada beberapa orang laki-laki di antara insan meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki di antara jin, maka jin-jin itu menambah bagi mereka dosa dan kesalahan.”

Orang yang memperlihatkan jin atau spirit biasanya telah lebih dahulu bersekutu dengan jin dan memiliki kemampuanyang baik dalam berkomunikasi dengan jin.  Mereka pun juga biasanya sudah memiliki kepekaan batin yang tinggi sehingga bisa melihat penampilan yang ditampilkan jin secara gaib dan bahkan bisa mengunjungi alam yang ditampilkan oleh jin.

Entah benar atau tidaknya tampilan yang ditampilkan oleh jin, hanya Tuhan SWT yang tahu tentang yang gaib dengan sempurna.  Tiada seorang pun dapat mengetahui yang gaib alasannya pada dasarnya insan tidak dapat melihat jin.  Jin pun juga menerapkan banyak sekali muslihat yang keji terhadap insan semoga selangkah demi selangkah menjauhi perintah Tuhan SWT dan melaksanakan apa yang telah dilarang oleh Tuhan SWT.

Dasar dari Ketidakmampuan Manusia Melihat Jin :
Firman Tuhan pada Surah Al-A’raf (7) ayat 27 : “Sesungguhnya beliau dan pengikut-pengikutnya melihat kau dan suatu daerah yang kau tidak bisa melihat mereka. (Al-A’raf 7:27)

Dengan masuknya pengaruh jin secara pribadi dalam kehidupan insan melalui bisikan gaib, mimpi, pertanda, dan lain sebagainya, maka secara otomatis hidup insan akan dipengaruhi jin sedikit demi sedikit.  Hal tersebut tentu saja akan membuat sebagian keputusan hidup dipengaruhi oleh bisikan jin.  Mungkin bisa saja tanpa disadari nantinya si spirit, kodam atau jin tersebut akan membawa orang yang bersekutu dengannya menjadi orang yang jauh dari Tuhan SWT.  Padahal insan dan jin sama-sama memiliki tujuan hidup yang sama, yaitu untuk beribadah kepada Tuhannya.

Dasar dari Tujuan Hidup Manusia dan Jin :
Firman Tuhan pada Surah Adz-Dzaariyaat ayat 56 : “Dan Aku tidak menciptakan jin dan insan melainkan supaya mereka menyembah-Ku.”

Berbagai khasiat dan kegunaan spirit atau jin yang sangat menarik, memang akan dapat membuat banyak orang tertarik untuk memiliki spirit.  Padahal manfaat yang ditawarkan belum tentu benar.  Semua orang belum tentu bisa secara pribadi berkomunikasi dengan jin yang dipasangkan dengannya.  Bantuan jin pun juga bukanlah sesuatu hal yang luar biasa, alasannya kemungkinan besar jin menggunakan banyak sekali alat teknologi canggih serta memanfaatkan jaringan komunikasi yang solid sesama setan semoga bisa menyampaikan derma yang menyesatkan kepada insan yang memintanya.  Iblis yang hidup semenjak insan pertama sampai yang terakhir tentu saja bisa lebih arif dari insan sehingga bisa menciptakan banyak sekali teknologi canggih untuk membantu insan yang memintanya.

Untuk itulah sebagai umat Islam yang baik kita harus mewaspadai masuknya pengaruh jin ke dalam diri kita baik secara pribadi maupun tidak langsung.  Jika sudah terlanjur bersekutu dengan jin hendaknya segera mensucikan diri dari gangguan jin dengan cara-cara yang sesuai syariat agama Islam yaitu dengan rukyah.  Ruqyah yang baik dan sesuai dengan anutan agama Islam Insya Tuhan dapat menetralisir gangguan jin dari manusia.  Hindari segala bentuk komunikasi dengan jin alasannya jin jahat (setan) penuh dengan muslihat yang terkadang sulit untuk dideteksi.