Verbs

Good morning, Do you know what time it is? It’s 01:45AM now. I went to bed early…. I do not know why I get up and it’s hard to sleep again. I decided to make this document…Now, The topic is about verbs. This topic has so many branches because there are so many kinds of verb. But the main point is you must know what verbs are after reading this document.
Verbs/kata kerja dalam bahasa Inggris itu aneka macam ada ribuan bahkan jutaan. Dari sekian banyak verb tersebut, untuk lebih mudah memahaminya, mereka dibagi menjadi berberapa jenis, yaitu:

1. Transitive and intransitive verbs
2. Linking verbs
3. Dynamic and stative verb.
4. Regular dan Irregular verbs.
5. Helping verbs
Untuk helping verb dibagi menjadi beberapa bagian, yaitu: Primary helping verbs dan modal helping verbs.
Untuk lebih jelasnya aku akan menjelaskan satu persatu.
A. Transitive and Intransitive verbs.
Transitive verbs
Kata kerja Transitive ialah kata kerja yang memerlukan objek. Misalnya: “find”. Jika kita membuat kalimat dengan menggunakan kata “find” maka kita memerlukan objek, jikalau kita tidak memasukan objek setelah kata “find” maka makna kalimat itu akan rancu. “I find…”. Jika tidak memakai objek, lawan bicara akan bertanya “menemukan/mendapatkan apa?” oleh sebab itu perlu objek biar jelas, misalnya: I find much money on the street. (Saya menemukan banyak uang di jalan). Menemukan apa? banyak uang. Dari penjelasan singkat ini semoga teman2 paham apa itu transitive verbs.
Berikut ini daftar kata kerja transitive:
send, contain, verify, asses, saw, watch, speak, hear, give, try, push, etc. (teman-teman mampu tambah sendiri contoh-contohnya)
Intransitive verbs
Kata kerja intransitive ialah kata kerja yang tidak memerlukan objek secara langsung. Contoh: dance, get up, wake up, have dinner/lunch/breakfast, go, arrive, etc.
B. Linking verbs
Linking verbs ialah verba penghubung yang menghubungkan subjek dengan complement (pelengkap) yang menerangkannya, mampu noun complement atau adjective complement. Sering digunakan untuk menggantikan to be dan dipakai untuk menawarkan sesuatu yang berkaitan dengan panca indra (look, sound, smell, feel, taste) atau keadaan (appear, seem, become, grow, turn, prove, remain, keep, stay, go, run). Linking verbs juga dikenal dengan istilah copulas atau copular verbs.
Contoh dalam kalimat:
– I feel happy.
– I keep health.
– The soup smells good.
– This food tastes delicious.
– She looks very beautiful.
– The music sounds slow.
– He becomes old.
– The traffic lights turned green and I pulled away.
– He became recognized as the leading authority on the subject.
– His face turned purple.
– She became older.
– The dogs ran wild.
– The milk has gone sour. – The crowd grew ugly. Linking verbs selalu intransitive (tetapi tidak semua intransitive verbs ialah linking verbs).
To be juga disebut linking verbs, menyerupai pada pola berikut ini:
– The crew’s mission is to create the best topographic map of Earth.
– The solution was judges who would mete out longer prison sentences. – Leonardo said, “I am the king of the world.”
Tetapi to be juga tidak selalu berperan sebagai linking verbs, contoh:
– Nyoko was crossing a bridge when the earthquake hit. – Margaret Ann was feeling tired.
C. Dynamic dan stative verbs
Beberapa kata kerja ialah kata kerja yang berupa aktifitas yang dapat dilihat secara faktual dan tidak abstrak, nah…kata kerja itu disebut juga dynamic verb. misalnya. Watch (nonton), sweep (menyapu), eat (makan), sing (bernyanyi),etc. Ada kata kerja yang tidak berupa aktifitas tetapi dia termsuk kata kerja, maksudnya di sini ialah kata kerja tersebut abstrak/tidak mampu dilihat oleh pancaindra akan tetapi mampu dirasa dan mereka ialah stative verbs Misalnya: Love, like, belong to, see, hear, sound, consist of, need, include, resemble, seem, wish, prefer, be, impress, etc. (untuk artinya cari di kamus ya..)
D. Regular and Irrigular verb
Jenis kata kerja ini paling gampang untuk dipahami, tinggal buka kamus di rumah. Biasanya ada di episode simpulan atau di episode tengah kamus tersebut ada daftar kata kerja regular dan irregular. Silahkan cek sendiri. Yang terpenting adalah, jikalau kata kerja tersebut regular, berarti dari bentuk 1 ke bentuk 2 dan 3 tinggal menambahkan “d/ed”. Tetapi jikalau kata kerja tersebut irregular perubahan bentuknya tidak teratur, terkadang dari bentuk 2 ke 3 itu berbeda dan bahkan ada yang sama. Pada punya kamus bukan, cek sendiri ya…
E. Helping verbs
Helping verbs dibagi menjadi 2, yaitu modal helping verbs dan primary helping verb
Modal helping verbs
Nama lain dari modal helping verbs ialah modal auxiliary verb. Mereka antara lain:
will/would, shall/should, can/could, must/might, have to dan has to/had to, ought to.
Perlu diingat bahwa jikalau kita ingin memasukan kata kerja setelah modal ini, haruslah kata kerja bentuk 1 (dalam kalimat aktif). Jika dalam kalimat (passive) tambah saja “be” lalu masukan kata kerja bentuk ke 3.
Contoh:
I have to eat the candy. (aktif)
The candy has to be eaten by me. (pasif)
She can sing the song.(aktif)
The song can be sung by her.(pasif)
Primary helping verbs
Mereka adalah:
be (is, am, are, was, were, been), do, dan have.
Ingat bahwa be, do, have/has mampu berfungsi sebagai kata kerja utama dan juga kata kerja bantu.
Contoh:
I am a student. (“am” di sini sebagai kata kerja utama)
I am sitting. (“am” di sini sebagai kata kerja bantu.)
I do my homework. (“do” di sini sebagai kata kerja utama)
I do not understand. (“do” di sini sebagai kata kerja bantu)
I have a car. (“have” di sini sebagai kata kerja utama)
I have lived in Jambi since 1990. (have di sini sebagai kata keja bantu.)
NOte:
be sebagai kata kerja bantu dipakai pada present/past continuous tense tense dan dalam kalimat passive, Have/Has sebagai kata kerja bantu dipakai dalam present pefect tense. Do/does sebagai kata kerja bantu dipakai dalam simple present tense kalimat tanya dan negatif.

Wahhh ngantuk aku datang lagi nih…I wanna go to bed…bye.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *