Tumbuhan Pemakan Serangga


Tumbuhan yang akan diuraikan yakni kantung semar dan tumbuhan kejora. Kedua tumbuhan ini berbeda dengan tumbuhan yang telah kau ketahui. Selain menerima nutrisi dari tanah, tumbuhan ini pun juga menangkap serangga. Berikut akan diuraikan mengenai kedua tumbuhan tersebut.

a. Kantung Semar
Kantung semar tumbuh di tempat yang tanahnya miskin kandungan nitrogen. Untuk memenuhi kebutuhan nitrogen, tumbuhan ini menangkap dan memakan serangga.
Bagaimanakah cara kantung semar menangkap serangga? Kantung semar mempunyai kantung berbentuk guci. Permukaan adegan dalam daunnya mempunyai kelenjar yang menghasilkan madu. Nah, madu inilah yang menarik perhatian serangga untuk mendekati sumber madu. Ketika serangga masuk ke adegan dalam daun, ia akan tergelincir. Hal ini disebabkan permukaan adegan dalam daun kantung semar tersusun atas lapisan lilin yang licin. Kemudian, kantung tersebut akan menutup. Cairan enzim yang ada di dalam kantung akan menghancurkan serangga. Pada akhirnya, nitrogen pada serangga tersebut dapat diserap.

b. Tumbuhan Kejora
Seperti halnya kantung semar, tumbuhan kejora juga menangkap serangga. Tujuannya yakni untuk memenuhi kebutuhan akan nitrogen. Hal yang membedakannya dengan kantung semar, yaitu bentuk perangkapnya. Tumbuhan kejora dilengkapi dengan perangkap berengsel dan berlengan pada daunnya. Jika serangga hinggap di atasnya, alat tersebut akan menutup dan mencengkeram serangga. Dengan cairan yang ada di dalamnya, serangga akan hancur dan mati. Nitrogen yang terdapat pada serangga diambil oleh tumbuhan ini.
Apakah hanya batang, dan daun saja yang menyesuaikan dengan tempat hidupnya? Bagaimana dengan bentuk biji? Tumbuhan berusaha untuk mempertahankan hidupnya dengan cara mengadakan pembiasaan pada batang, daun, maupun akar. Tumbuhan juga mengadakan pembiasaan bentuk terhadap biji. Tumbuhan yang waktu hidupnya singkat akan memperbanyak biji. Hal ini dilakukan untuk melestarikan jenisnya.