Tsabit bin Qeis yaitu Juru Bicara Rasulullah dan Juru Bicara Islam


Tsabit bin Qeis ialah juru bicara Rasulullah dan juru bicara Islam.
Kalimat dan kata-kata yang keluar dari mulutnya kuat, padat, keras, tegas dan mempesonakan.
Jiwa yang pemalu
Tsabit bin Qeis yang mencapai kedudukan puncak sebagai jubir dan sebagai satria perang, juga memiliki jiwa yang selalu ingin kembali menghadap Tuhan Maha Pencipta, hatinya khusyu’ dan hening tenteram. Ia ialah pula salah seorang Muslimin yang paling takut dan pemalu kepada Allah.
Sewaktu turun ayat mulia:
“Sesungguhnya Tuhan tidak suka pada setiap orang yang congkak dan sombong.”
(QS Luqman [31]:18), 

Tsabit menutup pintu rumahnya dan duduk menangis. Lama beliau terperanjak begitu saja, sehingga hingga beritanya kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi Wassalam yang segera memanggilnya dan menanyainya. Maka kata Tsabit, “Ya Rasulallah, saya senang kepada pakaian yang indah, dan kasur yang bagus, dan sungguh saya takut dengan ini akan menjadi orang yang congkak dan sombong!” Bicaranya itu dijawab oleh Nabi Shallallahu Alaihi Wassalam sambil tertawa senang, “Engkau tidaklah termasuk dalam golongan mereka itu, bahkan engkau hidup dengan kebaikan, dan mati dengan kebaikan, dan engkau akan masuk surga!”

Dan sewaktu turun firman Tuhan Ta’ala: 
“Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kalian angkat bunyi melebihi bunyi Nabi, dan jangan kalian berkata kepada Nabi dengan bunyi keras sebagaimana kerasnya bunyi sebahagian kalian terhadap sebahagian yang lainnya, alasannya dengan demikian amalan kalian akan gugur, sedang kalian tidak menyadarinya!”
(QS Al-Hujurat: 2), 

Tsabit menutup pintu rumahnya lagi, lalu menangis. Rasul mencarinya dan menanyakan perihal dirinya, kemudian mengirimkan seseorang untuk memanggilnya. Dan Tsabit pun datang.

Rasulullah menanyainya mengapa tidak kelihatan muncul, yang dijawabnya, “Sesungguhnya saya ini seorang insan yang keras suara, dan bergotong-royong saya pernah meninggikan suaraku dari suaramu wahai Rasulullah! Karena itu tentulah amalanku menjadi gugur dan saya termasuk penduduk neraka!”

Rasulullah pun menjawabnya, “Engkau tidaklah termasuk salah seorang di antara mereka bahkan engkau hidup terpuji, dan nanti akan berperang hingga syahid, hingga Tuhan bakal memasukkanmu ke dalam surga!”

Sumber: https://plus.google.com/u/0/117584699167290667068