Tips Cara Menurunkan Harga Bahan Makanan Pokok (Sembako)

Mayoritas warga negara Indonesia berada di lapisan ekonomi menengah ke bawah.  Jadi wajar saja kalau banyak orang yang mengeluh mengenai harga bahan-bahan makanan yang relatif mahal.  Dengan penghasilan yang tidak seberapa sebagian habis untuk membeli bahan-bahan makanan.  Jika sudah begitu maka untuk membeli banyak sekali barang kebutuhan lainnya jadi sulit untuk dilakukan.  Pemerintah pun ketika ini terlihat belum sanggup untuk mengatasi duduk perkara harga materi makanan yang menghabiskan banyak uang milik rakyat kecil.

Jalan satu-satunya yaitu rakyat kecil harus bersatu untuk mengatasi masalahnya sendiri.  Itu sudah terang sebab Yang Mahakuasa SWT tidak akan mau mengubah nasib suatu kaum kalau kaum itu tidak mau mengubahnya.  Dengan demikian maka mulai sekarang masyarakat yang bergolongan ekonomi lemah dan menengah harus bekerja sama untuk mengatasi duduk perkara yang ketika ini selalu menghantui.  Dengan bekerja sama dengan banyak orang dibutuhkan didapatkan solusi yang terbaik untuk mengatasi duduk perkara tingginya harga-harga barang yang dibutuhkan.

Membentuk Organisasi Penurun Harga Bahan Makanan Pokok dan Barang Lainnya

Bentuklah koperasi syariah yang benar-benar syar’i sebagai wadah untuk membela kepentingan rakyat kecil dan rakyat menengah.  Hindari riba dan hal-hal lain yang tidak diperbolehkan secara syariat biar terhindar dari banyak sekali keburukan dunia dan akhirat.  Koperasi yaitu salah satu bentuk organisasi yang baik sebab tujuannya tidak mencari laba yang sebesar-besarnya, akan tetapi untuk mencari kesejahteraan para anggotanya.

Untuk menurunkan harga salah satunya yaitu dengan cara belanja kolektif.  Jika seluruh anggota mengumpulkan daftar belanjaannya tentu daftar belanja totalnya akan menjadi sangat besar.  Jika satu anggota belanja satu juta rupiah perbulan maka sepuluh ribu anggota kalau ditotal jadi sepuluh milyar rupiah.  Jika uang sepuluh milyar digunakan untuk belanja sekaligus, maka mungkin mampu berbelanja pribadi ke biro atau bahkan ke pabrik langsung.  Dengan begitu harga yang didapat pun akan menjadi jauh lebih murah daripada membeli satuan di toko eceran (ritel).

Membentuk Unit Produksi Baru

Jika para anggota banyak yang butuh pakaian berupa celana dalam, maka tidak ada salahnya koperasi membentuk unit usaha yang memproduksi pakaian dalam.  Tinggal dicari ahlinya untuk memproduksinya yang mampu saja berasal dari anggota koperasi tersebut.  Dengan demikian maka para anggota tidak perlu lagi mengeluarkan banyak uang untuk membeli pakaian dalam yang berharga mahal.  Cukup beli di koperasi dengan harga yang sangat murah sebab harga sangat murahnya khusus hanya untuk anggota koperasi saja.

Begitu pun dengan barang-barang kebutuhan yang lainnya.  Jika perlu buat lebih banyak unit produksi materi pangan, sandang, pangan, kebutuhan tersier dan juga kebutuhan sekunder.  Rekrut juga anggota lebih banyak biar sumber dayanya lebih besar.  Apabila berhasil dilakukan dengan baik maka akan ada banyak orang yang mau bergabung secara sukarela sebab mampu menerima banyak sekali keuntungan.  Koperasi pun jadinya dapat membuka banyak lapangan pekerjaan sehingga para anggota yang tadinya pengangguran mampu direkrut sebagai tenaga kerjanya.  Maka dari itu marilah coba buat koperasi yang menyerupai ini demi kebaikan diri anda, keluarga dan orang-orang di sekitar anda.