Teks Ulasan Sang Pemimpi Beserta Strukturnya

Hai sobat semua, kali ini saya akan menyebarkan bahan ihwal Teks Ulasan Sang Pemimpi lengkap beserta strukturnya. Nah setelah sebelumnya saya membahas ihwal apa itu teks ulasan, sekarang waktunya kita melihat teladan sebuah teks yang mengulas sebuah novel. Kebetulan yang akan kita ulas kali ini yaitu novel Sang Pemimpi karya Andrea Hirata.

Nah kita nanti akan melihat menyerupai apa cara mengulas sebuah novel yang baik dan benar sesuai dengan aturan yang ada. Untuk membuat teks ulasan sang pemimpi atau karya lainnya, hal utama dan yang wajib kita lakukan yaitu membaca atau menonton karya tersebut secara keseluruhan, barulah kita bisa mengambil inti sari yang ingin kita masukkan dalam teks ulasan itu sendiri.

Setelah nanti sobat memahami ihwal ulasan dari sang pemimpi, selanjutnya sobat bisa mencoba mengulas film atau novel favorit sobat sesuai dengan aturan yang sudah ada. Dengan begitu, pemahaman sobat akan bertambah.

Oke eksklusif saja kita mulai pembahasan kita kali ini….

Teks Ulasan Sang Pemimpi

Teks Ulasan Sang Pemimpi Beserta Strukturnya

Struktur Teks
Kalimat
Orientasi
Sang Pemimpi yaitu novel kedua dari tetralogi Laskar Pelangi karya Andrea Hirata. Novel ini berkisah ihwal kehidupannya di Pulau Belitong yang serba kesusahan. Ada 3 orang cowok SMA yang bermimpi untuk menyambung sekolah hingga ke Prancis menjelajah Eropa hingga ke Afrika. Ikal, Arai, dan Jimbron yaitu para pemimpi-pemimpi tersebut.
Tafsiran
Pada episode pertama buku ini, Andrea menceritakan ihwal dirinya (dalam novel ini digambarkan sebagai Ikal) dan 2 temannya, Arai dan Jimbron yaitu tiga cukup umur yang nakal. Mereka sangat dibenci oleh Pak Mustar, tokoh antagonis dalam buku ini. Dia seorang Wakil Kepala SMA Bukan Main itu. Namun, berbeda dengan sang Kepala Sekolah yang berjulukan Pak Balia. Ia yaitu cermin guru teladan. Pak Belialah yang telah memperlihatkan mimpi-mimpi kepada murid-muridnya terutama kepada Ikal, Arai dan Jimbron.

Pada bab-bab berikutnya pembaca akan melihat potongan-potongan kisah menyerupai bangun sendiri. Andrea hanya membuat cerpen-cerpen dalam satu buku. Meskipun demikian, pada setiap bab, mulai awal hingga akhir, buku ini memiliki kekerabatan yang sangat erat, menyerupai mozaik-mozaik dalam kehidupan.

Evaluasi
Novel yang disajikan dengan bahasa yang indah ini bisa menyihir pembaca sehingga pembaca bisa ikut mencicipi kebahagiaan, semangat keputusasaan, dan kesedihan. Selain itu, buku ini memiliki lelucon-lelucon yang tidak biasa, cerdas, dan pasti akan membuat pembaca tertawa. Dengan membaca buku ini, Anda akan mengetahui bahwa Andrea Hirata memiliki pribadi yang cerdas dalam mengolah kata-kata dan memiliki wawasan yang sangat luas.

Meskipun disebut sebagai buku kedua dari tetralogi Laskar Pelangi, di buku ini nyaris tidak ada hubungannya dengan buku Laskar Pelangi. Sang Pemimpi hanya menyebutkan kata Laskar Pelangi hanya sekali. Keponakan yang Ikal biayai dikala di Jawa juga tidak disebut sama sekali dalam buku ini, padahal di Novel sebelumnya telah diceritakan dengan jelas.

Rangkuman
Dengan mengesampingkan beberapa kekurangan tadi, novel ini benar-benar buku yang sangat diperlukan oleh cukup umur negeri ini. Buku ini memberi motivasi, semangat, dan mimpi pada belum dewasa yang patah semangat supaya sekolah dan melanjutkan ke pendidikan yang lebih tinggi. Selain itu, buku ini juga mengajarkan ihwal ketidakmungkinan yang bisa diwujudkan dengan kerja keras.

Nah itu ia teks ulasan sang pemimpi beserta strukturnya, biar bermanfaat dan jangan lupa like dan share artikel ini ya sob supaya bermanfaat juga buat sobat yang lain. Terima kasih dan selamat berguru ya sob….