Syarat Terbaru Penerbitan NUPTK Tahun 2016/2017

Sahabat guru Indonesia dimanapun anda berada maupun pembaca setia blog . Pada kesempatan yang baik ini akan admin bagikan secara lengkap mengenai “Syarat dan Ketentuan NUPTK” yang perlu dibaca biar para Guru dan tenaga Pendidik tahu bagaimana cara atau mekanisme untuk memperoleh Nomor Unik pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) Tahun 2016/2017. Informasi yang admin tuliska ini bersumber dari website resmi nya dan mampu bapak ibu susukan pribadi di alamat http://gtk.data.kemdikbud.go.id/Home/Syarat. Sebagaimana yang admin kutip bahwa Untuk memperoleh NUPTK bagi guru dan tenaga kependidikan baik sekolah formal maupun non-formal, maka pastikan data GTK yang di-input oleh operator sekolah harus lengkap, benar dan valid biar proses penerbitan NUPTK bagi GTK yang memenuhi persyaratan dan ketentuan yang dikeluarkan oleh Dirjen GTK dapat dilakukan dengan baik dan cepat. Berikut Syarat dan Ketentuan Penerbitan dan Penonaktifan NUPTK

gambar Syarat Terbaru Penerbitan NUPTK Tahun 2016/2017

Sahabat guru-id, sebagaimana yang anda lihat diatas bahwa surat bernomor 14652/B.82/PR/2015 Prihal ihwal penerbitan NUPTK bagi guru dan tenaga kependidikan formal dan non formal di tahun 2016 yang ditujukan kepada Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan kebudayaan yang isinya yaitu sebagai berikut

Surat tersebut menindaklanjuti surat Dirjen GTK sebelumnya ihwal penggunaan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) Guru dan Tenaga Kependidikan dan tindak lanjut dari pengelolaan dan penerbitan NUPTK di tahun 2016, disampaikan beberapa hal-hal sebagai berikut;

1. Program dan aktivitas di lingkungan Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan pada tahun 2016 menggunakan Dapodik Guru dan Tenaga Kependidikan yang terintegrasi dengan Dapodik yang dikelola oleh Pusat Data dan Statistik Pendidikan dan Kebudayaan (PDSPK), Ditjen Dikdasmen dan Ditjen PAUD dan DIKMAS.

2. Sesuai hasil janji rapat sebelumnya, penerbitan NUPTK akan menjadi peran dari Pusat Data dan Statistik Pendidikan dan Kebudayaan (PDSPK) dengan tetap berkoordinasi kepada Tim Dapodik Unit Utama yang akan dilaksanakan mulai tahun 2016.

3. Adapun syarat dan ketentuan penerbitan NUPTK bagi Guru dan Tenaga Kependidikan yaitu sebagai berikut;

  1. Guru, Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah pada jenjang TK, SD, SMP, SMA, SMK, PLB.
  2. Pendidik dan Tenaga Kependidikan pada Satuan pendidikan Non Formal (KB/TPA/SPS, PKBM/TBM, Kursus, dan UPT.
  3. Guru PNS/CPNS, Pengawas PNS, dan Guru bukan PNS.
  4. Pendidik dan Tenaga Kependidikan pada Satuan pendidikan Non Formal PNS/CPNS dan bukan PNS.
  5. S-1/D4 dari LPTK/PTN yang memiliki prodi terakreditasi atau dari LPTK /PTS yang terakreditasi Kopertis setempat bagi guru dan tenaga kependidikan yang diangkat setelah Januari 2006.
  6. Guru dan tenaga kependidikan yang aktif dalam dapodik Dikdasmen dan PAUD-Dikmas dengan ketentuan;

    A. Belum memiliki NUPTK melalui proses veval GTK oleh PDSPK
    B. Kandidat guru dan tenaga kependidikan akseptor NUPTK melengkapi persyaratan dengan memindai (meng- upload) dokumen persyaratan melalui aplikasiverval GTK:

    i. Guru dan tenaga kependidikan PNS, SK CPNS/PNS + SK Penugasan dari Dinas Pendidikan
    ii. Guru dan tenaga kependidikan non PNS,
    a. di sekolah negeri: SK Pengangkatan dari Bupati/Walikota/Gubernur
    b. di sekolah swasta: SK Pengangkatan GTY selama 2 tahun secara terus menerus dihitung hingga dengan bulan Januari 2016 (SK tidak berlaku surut).

  7. Guru yang aktif tidak dalam dapodik (Guru Kemenag)

    A. Diajukkan oleh operator Disdik melalui aplikasi verval GTK
    B. Belum memiliki NUPTK melalui proses verval GTK oleh PDSPK
    C. Kandidat guru akseptor NUPTK melengkapi persyaratan dengan memindai (meng- upload) dokumen persyaratan melalui aplikasi verval GTK:

    i. Guru PNS, SK CPNS/PNS + SK Penugasan dari Disdik
    ii. Guru nonPNS,
    a. di sekolah negeri: SK Pengangkatan dari Bupati/Walikota/Gubernur
    b. di sekolah swasta: SI< Pengangkatan GTY selama 2 tahun secara terus menerus dihitung hingga dengan bulan Januari 2016 (SK tidak berlaku surut)

  8. Diverifikasi dokumen persyaratannya oleh Disdik Kab/Kota, Ditjen GTK sesuai kebijakan yang ada.

4. Adapun persyaratan dan ketentuan penonaktifan NUPTK yaitu sebagai berikut;

I. Guru Kemendikbud

  • mengajukan surat penonaktifan NUPTK ke Disdik dengan melampirkan surat pengantar dari Kepala Sekolah;
  • Operator Disdik melalui aplikasi verval GTK mengajukan penonaktifan NUPTK dengan memindai (meng- upload) dokumen penonaktifan dari: guru ybs, surat pengantar Kepsek, Surat Persetujuan dari Disdik

II. Guru Kemenag

  • mengajukan surat penonaktifan NUPTK ke disdik dengan melampirkan surat pengantar dari Kepala Madrasah dan surat persetujuan dari Kanwil Kemenag;
  • Operator Disdik melalui aplikasi verval PTK mengajukan penonaktifan NUPTK dengan memindai (meng- upload) dokumen penonaktifan dari: guru ybs, surat pengantar Kepala Madrasah, Surat Persetujuan dari Kanwil Kemenag dan Surat Persetujuan dari Disdik

Mengingat NUPTK yaitu syarat mutlak bagi Guru dan Tenaga Kependidikan baik pada satuan pendidikan formal maupun non formal untuk menerima semua layanan atau agenda dan aktivitas pada Ditjen Guru dan Tenaga Kependidikan, maka kami berharap penerbitan NUPTK di tahun 2016 dapat dilaksanakan sesuai agenda yang telah ditetapkan.

Nah bagi sobat guru yang belum tahu cara menerima nuptk atau penerbitan dan penonaktifkan NUPTK mampu melihat penampakkan gambar dibawah

gambar mekanisme verval NUPTK 2016

Baca juga: Cek Status Penerbitan NUPTK 2016

Demikian isu terkait dengan Syarat dan mekanisme pengajuan NUPTK gres tahun 2016. Untuk lebih jelasnya silahkan download surat edaran resmi penerbitan NUPTK 2016 dalam format PDF melalui link berikut. Terima kasih