Sistem Ekskresi pada Cacing Pipih Platyhelminthes

Sistem Ekskresi pada Cacing Pipih Platyhelminthes – Cacing pipih (Filum Platyhelminthes) mempunyai alat ekskresi yang sangat sederhana. Misalnya saja Planaria. Planaria mempunyai alat ekskresi berupa sel api yang terdapat pada bab kanan dan kiri tubuhnya. Setiap sel api yang berada pada badan makhluk ini memiliki rambut getar (silia). Saluran yang berperan dalam proses ekskresi. Planaria dinamakan protonefridium. Lihat Gambar 1. Pergerakan rambut getar akan menarik air dan zat terlarut ke dalam sel api untuk disaring. Getaran silia akan mendorong sisa metabolisme keluar badan melalui suatu lubang pengeluaran yang disebut nefridiopori. (Baca juga : Sistem Ekskresi pada Hewan)
alat ekskresi berupa sel api yang terdapat pada bab kanan dan kiri Sistem Ekskresi pada Cacing Pipih Platyhelminthes
Gambar 1. Alat-alat ekskresi Planaria.
Anda sekarang sudah mengetahui Sistem Ekskresi pada Cacing Pipih. Terima kasih anda sudah berkunjung ke Perpustakaan Cyber.

Referensi :

Rochmah, S. N., Sri Widayati, M. Miah. 2009. Biologi : SMA dan MA Kelas XI. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, p. 346.


Sumber http://www.nafiun.com/