Siklus Menstruasi Normal Pada Wanita

Hai semuanya, kali ini saya ingin menyebarkan materi biologi sma yaitu perihal siklus menstruasi pada wanita. Nah sudah pada tahukan apa itu menstruasi? Jika belum tahu atau sudah pernah tahu, tapi lupa, berikut saya kasih penjelasan sedikit mengenai pengertian menstruasi pada wanita.

Menstruasi ialah suatu siklus alami yang terjadi pada badan seorang wanita. Siklus ini pertama kali berlangsung saat seorang gadis menginjak usia bakir balig cukup akal atau masa pubertas dengan kisaran umur sekitar 8 hingga 16 tahun.

Makara menstruasi itu terjadinya pada wanita saja ya sob, pada pria tidak berlaku. Tapi bagi kalian para pemuda yang penasaran perihal siklus menstruasi yang terjadi pada wanita ini mampu ikut membaca juga kok, itung-itung sebagai pengetahuan, siapa tahu dibutuhkan. Dan bagi kalian para cewek, perhatikan bener-bener ya artikel ini.

Oke pribadi saja kita lihat ibarat apa sih fase menstruasi atau siklus menstruasi pada perempuan tersebut berlangsung. Simak ulasan berikut.

Siklus Menstruasi Normal Pada Wanita

siklus menstruasi pada wanita

Mengapa pada bab sub judul ini saya cantumkan kata “normal”? Karena siklus menstruasi yang dialami oleh wanita tidak semuanya sama dengan apa yang saya tuliskan dibawah nanti, itu ialah bentuk umumnya atau yang paling sering terjadi pada wanita-wanita diseluruh dunia.
Siklus menstruasi pada wanita terdiri dari 3 fase sebagai berikut :
Fase Menstruasi
Fase ini berlangsung selama 4 hingga 6 hari dalam suatu siklus. Hormon yang berperan pada fase ini ialah hormon estrogen dan progesteron. Ingat ya 2 hormon yaitu estrogen dan progesteron.
Endometrium mengalami degenerasi alasannya ialah kedua hormon tadi berhenti dikeluarkan. Endometrium yang berdegenerasi menjadikan darah, mucus, dan sel-sel epitel dikeluarkan sebagai darah haid.
Fase Proliferasi
Fase dimulai pada hari ke-5 hingga hari ke-14 dari siklus. Pada fase ini, hormon yang berperan yakni hormon FSH dan hormon LH. Kedua hormon tersebut menstimulasi sel-sel folikel untuk menghasilkan hormomn estrogen dan progesteron. Adanya rangsangan hormon estrogen dan progesteron membuat lapisan endometrium yang luruh terbentuk kembali. Terjadi peristiwa ovulasi pada hari ke-14 dari siklus yaitu proses pengeluaran sel telur alasannya ialah pecahnya folikel Graaf dalam ovarium.
Fase Sekresi
Fase ini terjadi pada hari ke-14 hingga 28 dari siklus. LH merangsang folikel Graaf yang telah kosong membentuk korpus luteum. Kemudian korpus luteum menghasilkan progesteron. Endometrium terus menebal alasannya ialah dipengaruhi hormon estrogen dan progesteron yang disekresikan korpus luteum. Jika tidak ada kehamilan, korpus luteum berdegenerasi sehingga progesteron dan estrogen menurun bahkan hilang.
Bagi yang kurang jelas, mampu lihat video siklus menstruasi dibawah ini

Nah itu ia sob siklus menstruasi. Karena namanya siklus, maka proses diatas berlangsung secara terus menerus secara berurutan ibarat layaknya proses siklus air yang sudah pernah saya bahas pada postingan yang lalu. Nah biar artikel ini bermanfaat bagi sobat-sobat semua dimanapun berada. Salam hangan dari saya admin dari

Artikel Menarik Lainnya

Baca Juga:  Pengertian, Kalsifikasi, Ciri, dan 7 Struktur Tubuh Reftil Beserta Contohnya Menurut Para Ahli Terlengkap