Peristiwa Rengasdengklok Jelas dan Lengkap

Hai sahabat semua, kali ini aku akan membuatkan bahan ihwal Peristiwa Rengasdengklok, ya salah satu peristiwa penting menjelan detik-detik kemerdekaan Indonesia. Nah pada artikel ini nanti kita akan mencari tahu menyerupai apa keadaan waktu itu, menyerupai apa situasinya dan tindakan apa saja yang diambil oleh pemimpin-pemimpin kita pada masa itu. Oke eksklusif saja kita mulai pembahasan ihwal Peristiwa Rengasdengklok.

Kronologi Peristiwa Rengasdengklok

Peristiwa Rengasdengklok
Peristiwa kehancuran pertahanan dan kekalahan Jepang dalam Perang Pasifik semenjak tamat tahun 1944 hingga Agustus 1945 tidak banyak diketahui di Indonesia, hal ini disebabkan :
  1. Semua jalur komunikasi lewat radio dengan luar negeri diputuskan atau disegel oleh Jepang,
  2. Dinas propaganda Jepang selalu mengetengahkan isu dan peristiwa kemenangan Jepang dalam perang,
  3. Serangan jawaban pihak sekutu umumnya tidak melanda wilayah Indonesia kecuali Iria Jaya dan Morotai.
Pada tanggal 14 Agustus 1945 Jepang mengalah kalah tanpa syarat kepada Sekutu. Berita ihwal penyerahan Jepang kepada Sekutu sengaja dirahasiakan oleh tentara Jepang di Indonesia, namun pada alhasil para tokoh pemudah yang melaksanakan perjuangan ilegal dapat mengetahui isu penyerahan Jepang kepada sekutu dari Siaran Radio Sekutu (BBC) pada tanggal 15 Agustus 1945.

Baca Juga : Perumusan Teks Proklamasi

Sementara itu pada hari yang sama yakni 15 Agustus 1945 Ir.Soekarno, Drs,Moh Hatta dan Dr.Radjiman Widyodiningrat tiba kembali di Indonesia setelah memenuhi panggilan Panglima Komando Mandala Asia Tenggara Marsekal Darat Terauci di Dalath (Vietnam).
Kembali mereka disambut baik oleh Sutan Syahrir dkk, yang hendak memberikan isu penyerahan Jepang kepada Sekutu dan mendesak semoga Ir.Soekarno segera memproklamasikan kemerdekaan lepas dari ikatan dengan Jepang. Soekarno-Hatta tak bersedia melaksanakan proklamasi karena belum yakin Jepang telah mengalah dan rencana proklamasi gres akan dibicarakan dalam rapat PPKI tanggal 18 Agusuts 1945.
Sutan Syahrir merasa tidak puas atas tanggapan Soekarno-Hatta sehingga pada tanggal 15 Agustus 1945 malam hari (pukul 20.00 WIB) bersama dengan kelompok cowok yang tergabung dalam “Angkatan Baru Indonesia” (kelompok Sukarni) mengadakan rapat diruang belakang Laboratorium Mikrobiologi yang dipimpin oleh Chairul Saleh.
Dalam rapat disepakati untuk mendesak Soekarno-Hatta semoga :
  1. Segera memproklamasikan kemerdekaan Indonesia selambat-lambatnya tanggal 16 Agustus 1945,
  2. Bersedia memutuskan ikatan dengan Jepang,
  3. Bersedia bermusyawarah dengan Pemuda.
Untuk memberikan akad hasil rapat cowok tersebut, maka Darwis dan Wikana ditugaskan untuk menemui Soekarno-Hatta pada malam hari itu juga. Soekarno-Hatta tetap tidak mau menyetujui kemauan golongan pemuda.

Perbedaan pendapat antara Soekarno-Hatta dengan para cowok tersebut menimbulkan cowok dalam rapatnya tanggal 16 Agustus 1945 dini hari di Asrama BAPERPI Jl. CIkini No 71 memutuskan untuk mengamankan Soekarno-Hatta keluar kotaapabila tetap tidak bersedia memproklamasikan kemerdekaan Indonesia dan memutuskan ikatan dengan Jepang.
Tugas itu diserahkan kepada Sukarni, Jusuf Kunto, dan Syodanco Singgih. Setelah mereka menemui Soekarno-Hatta pada dini  hari pukul 04.30 dan ternyata Soekarno-Hatta pada pendiriannya, maka mereka dibawa/diamankan ke Rengasdengklok.
Latar Belakang Peristiwa Rengasdengklok
Maksud cowok mengamankan mereka ke Rengasdengklok yaitu untuk memutuskan ikatan dengan Jepang serta menekan mereka berdua semoga segera memproklamasikan kemerdekaan lepas dari ikatannya dengan Jepang.
Peristiwa Rengas dengklok
Sedangkan Rengasdengklok dipilih untuk mengamankan mereka berdua dengan pertimbangan :
  1. Disana terdapat kesatuan tentara PETA yang besar,
  2. Penguasa dan rakyat setempat pada umumnya anti Jepang,
  3. Menurut perhitungan militer dapat dengan mudah mengawasi tentara Jepang yang hendak menyerang Rengasdengklok,
  4. Tempatnya dilatar belakangi laut sehingga mudah untuk meloloskan diri mampu ada serangan dari pihak Jepang.
Nah itu ia sob latar belakang peristiwa Rengasdengklok, semoga bermanfaat dan jangan lupa like dan share artikel ini ya sob, terima kasih…

sumber :MGMP sejarah kota Semarang