Pengertian, Macam, dan 3 Tahapan Siklus Akuntansi Menurut Para Ahli Secara Lengkap

Pengertian, Macam, dan Tahapan Siklus Akuntansi Menurut Para Ahli Secara Lengkap – Saat anda berguru wacana ilmu akuntansi, pasti anda akan menemukan wacana siklus akuntansi. Untuk memudahkan anda berguru wacana siklus akuntansi. Disini akan mengulas wacana siklus akuntansi. Untuk itu marilah simak ulasan yang ada dibawah berikut.

Pengertian Siklus Akuntansi 

Siklus akuntansi adalah suatu proses penyusunan suatu laporan keuangan yang mampu dipertanggung jawabkan dan serta diterima secara umum pada prinsip-prinsip dan kaidah akuntansi, prosedur-prosedur, metode-metode, serta dalm teknik-teknik dari segala sesuatu yang dicakup dalam ruang lingkup akuntansi dalam suatu periode tertentu.

Pengertian Siklus Akuntansi Menurut Para Ahli

1. Indra Bastian (2007:76)
menurut Indra Bastian menyatakan bahwa siklus akuntansi adalah suatu sistematika pencatatan transaksi keuangan, peringkasannya dan pelaporan keuangan.”

2. Abdul Halim (2007:43)

Menurut Abdul Halim menyatakan bahwa Siklus akuntansi adalah suatu tahapan yang ada dalam suatu sistem akuntansi.

3. Soemarso SR 

Menurut Soemarso SR menyatakan bahwa Siklus akuntansi adalah suatu tahap-tahap kegiatan dalam suatu proses pencatatan dan pelaporan akuntansi mulai dari terjadinya suatu transaksi hingga dengan dibuatnya laporan keuangan.

4. Winwin Yadiati, Ilham Wahyudi 

Menurut Winwin Yadiati, Ilham Wahyudi menyatakan bahwa Siklus akuntansi adalah suatu tahapan-tahapan dalam mencatat sebuah transaksi bisnis hingga menghasilkan sebuah laporan keuangan bagi suatu organisasi dalam periode tertentu.”

5. Achmad Tjahyono

Siklus akuntansi menurut Achmad Tjahyono, Sulastiningsih menyatakan bahwa Siklus Akuntansi adalah suatu langkah-langkah dalam akuntansi formal dimulai dari sebuah analisis terhadap transaksi bisnis, mencatat dalam buku jurnal, dan diakhiri dengan suatu penyusunan daftar saldo setelah penutupan.

Macam-Macam Siklus Akuntansi

1. Siklus Pendapatan 
Siklus pendapatan mencakup sebuah transaksi penjualan dan transaksi penerimaan tunai. Dalam sebuah transaksi penjualan, pesanan barang atau jasa daripelanggan menghasilkan faktur penjualan, yang kemudian pesanan dikirim kepada pelanggan. Dalam sebuah transaksi penerimaan tunai, uang atau cek diterima dari pelanggan. Jika penjualan dilakukan dengan secara kredit, nilai dalam penjualan dimasukkan ke dalam pos piutang, hingga dengan pembayaran diterima.

2. Siklus Pengeluaran 

Siklus pengeluaran merupakan mencakup sebuah transaksi pembelian dan transaksi pngeluaran tunai. Siklus dalam pembelian meliputi  dari pemerolehan suatu sumber daya atau jasa, yang menyerupai barang dagangan, komponen suku cadang, materi pembantu, dan rekening telepon. Dalam sebuah transaksi pengeluaran tunai cek disiapkan dan dikirimkan kepada sebuah pemasok. Jika pembelian dilakukan dengan secara kredit, nilai pembelian dimasukkan ke dalam sebuah rekening hutang, hingga dengan pembayaran dilakukan.

3. Siklus Pelaporan Buku Besar dan Keuangan

Siklus Pelaporan Buku Besar dan Keuangan tidak hanya mempunyai untuk memproses suatu transaksi-transaksi secara individual, tetapi mendapatkan arus dari banyak sekali sebuah sistem pemrosesan transaksi dan kemudian akan menghasilkan keluaran secara berkala. Namun, untuk menghasilkan suatu keluaran yang seharusnya atau yang benar menurut dalam kaidah akuntansi, maka pada setiap final periode perlu dilakukan suatu adaptasi atas beberapa transaksi.

4. Siklus Manajemen Sumberdaya

Siklus Manajemen Sumberdaya ini meliputi suatu peristiwa-peristiwa yang berkaitan dengan pemanfaatan sumberdaya fisik oleh sebuah perusahaan, yaitu : 
  • pemerolehan, investasi, dan pengeluaran dana.
  • pemerolehan, pemeliharaan, dan penjualan akomodasi atau aktiva tetap.
  • pemerolehan, penyimpanan, dan penjualan barang dagangan.
  • Dalam pemerolehan, pemeliharaan, dan pembayaran tenaga kerja (manajer, karyawan, dan jasa dari luar).
5. Siklus Penggajian
Siklus penggajian dan personalia meliputi penggunaan tenaga kerja dan pembayaran kesemua pegawai, tanpa memperhatikan sebuah pembagian terstruktur mengenai atau metode penentuan kompensasi. Pegawai mampu berupa dari direktur dengan gaji tetap ditambah dengan bonus, pekerja kantor berdasarkan dari gaji bulanan dengan atau tanpa lembur, wiraniaga berdasarkan dari komisi, buruh pabrik dan pegawai serikat pekerja dibayar berdasarkan dari jam.Siklus penggajian dan pada penggajian personalia meliputi semua bentuk kompensasi yang diberikan kepada seluruh kegiatan tenaga kerja yang dipekerjakan oleh perusahaan. Rekening-rekening yang terbentuk dalam siklus ini antara lain, yaitu :
  • Dari Kompensasi pokok (yang meliputi gaji, upah, insentip, dan macam-macam bantuan karyawan )
  • Dari suatu Pajak atas gaji/upah karyawan
  • Dari suatu Biaya tenaga kerja pribadi (biaya overhead pabrik)
  • Dari suatu Biaya tenaga kerja langsung
  • Dari suatu Utang atas gaji/upah karyawan
  • Dari suatu Gaji dibayar dimuka (uang muka gaji
6. Siklus Produksi 
Siklus Produksi adalah suatu rangkaian kegiatan bisnis dan sebuah operasi pemrosesan data terkait yang terus terjadi yang berkaitan dengan suatu pembuatan produk.
 
Aktivitas-Aktivitas Siklus Produksi
Dalam Informasi akuntansi biaya yang akurat dan sempurna waktu adalah input yang paling penting dalam suatu keputusan mengenai hal-hal berikut ini :
  • Dalam Bauran produk
  • Dalam penetapan harga produk
  • Dalam alokasi dan perencanaan sumber daya (contoh apakah membuat atau membeli)
  • Dalam Manajemen Biaya

Tahap-Tahap Siklus Akuntansi

1. Tahap Pencatatan Bukti Transaksi Keuangan
Suatu proses dalam mengumpulkan dan mencatat bukti atas sebuah transaksi yang telah disetujui oleh sebuah perusahaan dan disusun ke dalam sebuah buku harian atau Jurnal Umum, yang memindah bukukan atau posting dari jurnal umum yang berdasarkan kelompok akun atau Chart of Account atau jenisnya ke dalam suatu akun Buku Besar dan Buku Pembantu (Sub Ledger).

2. Tahap Membuat Ikhtisar Laporan Keuangan
Dalam tahapan ini Penyusunan neraca saldonya (Trial Balance) berdasarkan dari sebuah data dari akun akun buku besar. Pembuatan pada ayat jurnal adaptasi (Adjustment Entries). Penyusunan pada lembar kertas kerja (Work Sheets) atau dalam sebuah neraca lajur. Dan dalam pembuatan ayat Jurnal penutup (Closing Entries).

3. Tahap Membuat Laporan Keuangan atau Financial Statements
Laporan Keuangan perusahaan terdiri dari:

  • Laporan Neraca (Balance Sheets), adalah suatu ihtisar laporan keuangan yang menunjukkan sebuah posisi Aktiva atau Assets, Hutang atau Liabilities, dan Modal atau Equity
  • Laporan Rugi Laba (Income Statements), yaitu suatu laporan keuangan dari suatu perusahaan yang dihasilkan pada suatu periode tertentu yang terdiri dari semua pendapatan dan beban yang sehingga menghasilkan nilai laba atau rugi.
  • Laporan Perubahan Modal (Equity Statements), adalah suatu ihtisar dari laporan keuangan yang mencatat suatu informasi yang mengenai perubahan modal, yang terdiri dari jumlah Modal disetor awal (Capital Stock), pelengkap modal disetor (Paid-in Capital), Saldo Laba Periode Berjalan (Current Earning), dan Saldo Laba Ditahan (Reatained Earning)
  • Laporan Arus Kas (Cash Flow Statements), adalah suatu bab dari laporan keuangan pada perusahaan yang dihasilkan dari suatu periode akuntansi yang terdiri dari suatu pemikiran dana kas masuk dan keluar, yang biasanya dikelompokkan berdasarkan dari Arus Kas dari Aktivitas Operasi, Aktivitas Investasi, dan Aktivitas Pendanaan. 
  • Catatan atas Laporan Keuangan. adalah suatu laporan pelengkap catatan sebuah informasi yang lebih terang yang mengenai akun tertentu serta menunjukkan suatu penilaian yang lebih komprehensif dari kondisi laporan keuangan pada perusahaan.

Didalam sebuah perusahaan pasti akan membutuhkan yang namanya laporan keuangan. semoga terjaga kestabilan keuangan perusahaan. 

Itulah ulasan wacana Pengertian, Macam, dan 3 Tahapan Siklus Akuntansi Menurut Para Ahli Secara Lengkap, Semoga apa yang diulas diatas bermanfaat bagi pembaca. Sekian dan terimakasih.

Baca Juga :