Pengertian Kalimat Efektif dan Contoh Bahasa Indonesia

Hai semua, kali ini saya bakal menyebarkan artikel perihal pengertian kalimat efektif untuk sahabat semua. Nah tentunya kita tidak hanya membahas sebatas pengertian itu saja, melainkan saya juga akan menawarkan pola kalimat efektif untuk sahabat semua supaya nantinya lebih paham lagi.

Materi ini masuk dalam salah satu bahan Bahasa Indonesia yang kalau tidak salah sudah diajarkan saat sahabat semua duduk di kursi SMP, dan tentunya akan dibahas secara lebih lengkap lagi saat sahabat duduk di kursi SMA.

Oke sob, hal pertama yang akan kita bahas yaitu apa sih kalimat efektif itu? nah bagi sahabat yang sudah penasaran, eksklusif saja sob silahkan baca ulasan dibawah ini…..

Pengertian Kalimat Efektif

Pengertian Kalimat Efektif

Kalimat efektif adalah kalimat yang sesuai dengan kaidah kebahasaan yang baik dan benar, baik itu dari segi ejaan atau tanda bacanya sehingga pembaca atau pendengar mudah memahami apa yang dimaksud kalimat tersebut.

Jika kita melihat pengertian diatas, kita mampu mengetahui kalau kalimat ini haruslah sesuai dengan aturan kebahasaan yang ada. Kaprikornus nantinya para pembaca mampu dengan mudah memahami apa yang ditulis atau dikatakan oleh orang lain. Nah penggunaan kalimat efektif sendiri sekarang ini sudah mulai hilang secara sedikit demi sedikit. Banyak orang malah menggunakan bahasa-bahasa absurd ibarat misalnya saat mencampur adukkan bahasa Indonesia dengan bahasa Inggris yang menurut saya pribadi tidak nyaman untuk didengar atau dibaca.

Suatu kalimat efektif bahasa Indonesia mampu dikatakan efektif kalau memenuhi beberapa syarat berikut ini :

  1. Mudah dipahami oleh pembaca atau pendengar
  2. Tidak menyebabkan kesalahan penafsiran
  3. Sistematis dan tidak bertele-tele
  4. Menyampaikan pemikiran penulis kepada pembaca atau pendengarnya dengan tepat.
  5. Tidak memiliki makna ganda atau ambigu
Selain memiliki syarat-syarat yang harus dipenuhi, kalimat ini juga memiliki beberapa prinsip yang perlu diperhatikan. Berikut ini beberapa prinsip-prinsip kalimat efektif.

Contoh Kalimat Efektif

#1. Kesepadanan Struktur

Kesepadanan yaitu keseimbangan antara gagasan atau pemikiran dengan struktur bahasa yang dipakai di kalimat. Nah kalau sahabat belum paham, berikut ini saya sediakan beberapa pola dari beberapa kalimat yang memiliki kesepadanan struktur.
➽ Memiliki subjek dan predikat yang jelas
➽ Jangan menambahkan kata depan (preposisi) di depan subjek.
Contoh :
Bagi seluruh siswa kelas 12 harus mengikuti ujian nasional. (Tidak Efektif)
Seluruh siswa kelas 12 harus mengikuti ujian nasional (Efektif)
➽ Hati-hati dalam penggunaan kata sambung (konjungsi) yang di depan predikat, alasannya yaitu dapat menjadi perluasan dari subjek.
Contoh :
Alan yang pergi meninggalkan saya. (Tidak Efektif)
Alan pergi meninggalkan saya. (Efektif)
➽ Tidak bersubjek ganda kalau subjek tersebut sama
Contoh :
Alan sakit sehingga alan tidak dapat mengikuti ujian. (Tidak Efektif)
Alan sakit sehingga tidak dapat mengikuti ujian. (Efektif)

#2. Kehematan Kata
Kalimat efektif tidak boleh bertele-tele, tidak boleh ada kata yang maknanya sama ditulis dalam satu kalimat. Dengan kata lain, kalimatnya harus ringkas dan jelas. Oke kita eksklusif saja menuju ke contohnya saja ya, silahkan sahabat simak berikut ini :
➽ Contoh Kata Jamak :
Para siswa-siswi sedang mengikuti ujian nasional (Tidak Efektif)
Siswa-siswi sedang mengikuti ujian nasional (Efektif)
➽ Contoh Kata Sinonim :
Alan masuk ke dalam kamar mandi (Tidak Efektif)
Alan masuk kamar mandi (Efektif)
#3. Kesejajaran Bentuk
Ciri yang selanjutnya menyangkut problem imbuhan dalam kalimat. Kaprikornus imbuhan dalam kalimat harus lah berimbuhan paralel dan konsisten. Jika digunakan imbuhan me-, maka selanjutnya juga menggunakan fungsi yang sama. Untuk lebih jelasnya, silahkan sahabat lihat pola teks efektif dibawah ini :
➽ Contoh :
Tentara sedang menjaga, mengintai, dan penggambaran kondisi sekitar. (Tidak Efektif)
Tentara sedang menjaga, mengintai, dan menggambarkan kondisi sekitar. (Efektif)
#4. Ketegasan Makna
Walaupun pada umumnya peletakan subjek ada di awal kalimat, namun sahabat juga mampu meletakkan keterangan pada awal kalimat untuk menawarkan efek penegasan. Tujuannya semoga pembaca mampu eksklusif mengerti gagasan utama kalimat tersebut.
➽ Contoh :
Kamu pergilah ke sekolah sekarang juga! (Tidak Efektif)
Pergilah ke sekolahmu sekarang juga! (Efektif)
#5. Kelogisan Kalimat
Seperti yang sudah saya katakan tadi, sebuah kalimat tidak boleh memiliki makna ganda atau ambigu. Untuk itu buatlah kalimat yang mudah dipahami dan masuk logika semoga pembaca atau pendengar mudah memahaminya.
➽ Contoh :
Waktu dan daerah kami persilahkan. (Tidak efektif)
Bapak kepala sekolah kami persilahkan. (Efekti)
Nah itu artikel mengenai pengertian dan pola kalimat efektif, semoga bermanfaat dan jangan lupa like dan share kalau bermanfaat untuk sahabat ya. Terima kasih.