Pengertian, Jenis-Jenis, dan Peranan Ganggang Biru (Cyanobacteria) Bagi Kehidupan Manusia

Pengertian, Jenis-Jenis, dan Peranan Ganggang Biru (Cyanobacteria) Bagi Kehidupan Manusia – Ganggang biru daerah hidupnya sering kita jumpai sering kita lihat sehari-hari, menyerupai di danau, sungai, laut, rawa, batu, tanah, di air yang suhu yang tinggi, maupun di air tingkat keasaman tinggi(ph=4). Untuk lebih terang nya lagi kita akan membahas jenis-jenis ganggang biru, dan peranan ganggang biru bagi kehidupan manusia. mari simak ulasan dibawah berikut.


Pengertian Ganggang Biru (Cyanobacteria)

Ganggang biru merupakan yang memiliki klorofil sehingga bisa berfotosintesi dan menghasilkan oksigen. ganggang biru memiliki macam-macam jenis, menyerupai ganggang biru yang ber sel satu, ganggang biru berkoloni, dan ganggang biru yang berbentuk benang.

Jenis-Jenis Ganggang Biru (Cyanobacteria)

  • Ganggang Biru yang ber sel satu. pola : Chroococcus, hidup didasar bak atau tembok yang basah.
  • Ganggang Biru Berkoloni. Contoh : Spirulina sp merupakan smber makanan alternatif mendatang.
  • Ganggang Biru Berbentuk Benang. Contoh : Oscillatoria, berbentuk benang yang tersusun atas sel-sel yang pipih rapat dan tidak diselubungi lendir.

Peranan Ganggang Biru Bagi Kehidupan Manusia

1. Ganggang Biru Menguntungkan
  • Jenis ganggang hijau biru bersel satu merupakan vegetasi perintis, hal ini alasannya ialah ganggang tersebut bisa atau dapat mengawali kehidupan sebelum organisme lainnya dapat hidup disuatu tempat.
  • Sejumlah ganggang biru berfilamen (bentuk benang) dapat mengikat nitrogen bebas dari atmosfer dan diubah menjadi amoniak. Contoh Nostoc sp, Gloeocapsa sp, dan anabaena sp.
  • Dalam ekosistem perairan sebagai produsen bagi zooplankton. udang dan ikan.
  • Sebagai sumber makanan alternantif, mengandung asam amino, protein, karoten, vitamin B12, dan zat besi, dikenal sebagai PST atau Protein sel tunggal. pola spirulina sp
2. Ganggang Biru Merugikan
  • Ganggang biru yang hidup di air ada yang mengeluarkan racun
  • Melapukan tembok dan batu
  • Genus Anabaena dan Oscillatoria menghasilkan neurotoksin menyerang saraf.