Pengertian, Fungsi, Manfaat, Jenis Dan Ciri-Ciri Tanah Beserta 3 Proses Pembentukannya Menurut Para Ahli Terlengkap

Pengertian, Fungsi, Manfaat, Jenis Dan Ciri-Ciri Tanah Beserta 3 Proses Pembentukannya Menurut Para Ahli Terlengkap – Tanah ?? sudah tidak gila lagi sama yang nama nya tanah, karna sehari-hari pasti kita sering melihata bahkan menginjak nya. Tapi tidak semua tahu definisi dari tanah. Oleh karena itu saya akan mengulas perihal Tanah secara lengkap. Untuk itu marilah simak ulasan yang ada dibawah berikut ini.

Pengertian Tanah

Tanah merupakan suatu medium alam tempat tumbuhnya tumbuhan dan tanaman yang tersusun dari bahan-bahan padat, gas dan cair. Pada materi penyusun tanah mampu dibedakan atas partikel meneral, materi organik, jasad hidup, air dan gas.  

Fungsi Tanah

  • Sebagai tempat berdiri tegak nya dan bertumpunya sebuah tanaman.
  • Sebagai tempat tumbuh nya tanaman dan yang menyediakan unsur hara dan suatu pertukaran unsur hara antara tanaman dengan tanah.
  • Fungsi yang selanjutnya yaitu untuk penyediaan dan gudangnya air bagi suatu tanaman.

Jenis-Jenis Tanah

1. Tanah Organosol atau Tanah Gambut 
Tanah jenis ini berasal dari materi induk organik dari hutan rawa, memiliki ciri warna cokelat hingga dengan kehitaman, tekstur debu lempung, tidak berstruktur, konsistensi tidak lekat hingga dengan agak lekat, dan kandungan unsur hara rendah. Tanah ini terbentuk karena adanya suatu proses pembusukan dari sisa-sisa tumbuhan rawa. Jenis ini banyak terdapat di rawa sumatra, Kalimantan dan Papua, kurang baik untuk sebuah pertanian ataupun perkebunan karena derajat pada keasaman nya tinggi.

2. Tanah Aluvial 
Jenis tanah yang satu ini masih muda,belum mengalami suatu perkembangan. Bahannya yang berasal dari material halus yang diendapkan oleh sebuah fatwa sungai. Oleh alasannya yakni itu, tanah jenis ini banyak biasanya terdapat didaerah datar sepanjang fatwa sungai.
3. Tanah Regosol 
Jenis tanah yang satu ini merupakan sebuah endapan bubuk vulkanik gres yang mempunyai butir kasar. Pada penyebaran terutama di tempat lereng gunung api. Tanah ini banyak berada didaerah Sumatra bab timur dan barat, Jawa, Bali dan Nusa Tenggara.
4. Tanah Litosol 
Jenis tanah yang satu ini merupakan jenis tanah berbatu-batu dengan suatu lapisan yang tidak begitu tebal. Bahannya yang berasal dari suatu jenis batuan beku yang belum mengalami suatu proses pelapukan yang secara sempurna. Jenis tanah ini banyak dijumpai dilereng gunung dan pegunungan di seluruh Indonesia.

5. Tanah Latosol 

Jenis tanah latosol yang satu ini tersebar berada didaerah beriklim basah, curah hujan lebih dari 300 mm/tahun, dan pada ketinggian tempat berkisar 300 hingga dengan 1.000 meter. Tanah ini terbentuk dari batuan gunung api yang kemudian mengalami suatu proses pelapukan lanjut.

6. Tanah Grumusol 

Jenis tanah grumusol ini berasal dari sebuah kerikil kapur, batuan lempung, jenis tanah ini tersebar didaerah iklim subhumid atau subarid dan pada curah hujan kurang dari 2.500 mm/tahun.

7. Tanah Podsolik 

Jenis tanah podsolik ini berasal dari sebuah batuan pasir kuarsa, yang tersebar didaerah yang beriklim lembap tanpa bulan kering, dan curah hujan lebih dari 2.500 mm/tahun. Tekstur lempung hingga berpasir, kesuburan rendah hingga sedang, warnah merah dan kering.

8. Tanah Podsol 
Jenis tanah podsol ini berasal dari sebuah batuan induk pasir. Pada penyebarannya didaerah yang beriklim basah, topografi pegunungan, misalnya didaerah Kalimantan Tengah, Sumatra Utara dan Papua Barat. Kesuburan tanah rendah.

9. Tanah Andosol 
Jenis tanah ini berasal dari sebuah materi induk bubuk vulkan. Pada penyebarannya didaerah yang beriklim sedang dengan curah hujan diatas 2.500 mm/tahun tanpa bulan kering. Pada umumnya dapat dijumpai didaerah lereng atas kerucut vulkan pada suatu ketinggian diatas 800 meter. Warna tanah jenis ini pada umumnya cokelat, abu-abu hingga hitam.

10. Tanah Mediteran Merah Kuning 
Jenis tanah yang satu ini berasal dari sebuah batuan kapur keras (limestone). Pada penyebarannya didaerah yang beriklim subhumid, topografi karst dan lereng vulkan dengan ketinggian dibawah 400 m. Warna tanah nya cokelat hingga merah. Khusus tanah mediteran merah kuning yang berada didaerah topografi karst disebut dengan “Terra Rossa”

11. Hidromorf Kelabu 

Jenis tanah yang satu ini pada perkembangannya lebih dipengaruhi oleh suatu faktor lokal yakni pada topografi yang berupa sebuah dataran rendah atau cekungan, hampir selalu tergenang air dan warna kelabu hingga kekuningan.

Proses Pembentukan Tanah

  • Saat tanah terbentuk karena terjadinya endapan pasir dan debu
  • Saat terbentuk karena terjadinya dari batu-batuan yang ditumbuhi oleh tumbuhan perintis ( lumut )
  • Saat terbentuk tanah karena terjadinya pelapukan batu-batuan dan pembusukan tanaman, karena adanya panas matahari, air, dan bahan-bahan kimia.

Manfaat Tanah Bagi Manusia

  • Bisa digunakan untuk lahan pertanian, misalnya menanam tumbuhan dan tanaman
  • Bahan baku produksi, misalnya dapat digunakan untuk materi bangunan, contohnya pembuatan genteng dan bata
  • Bahan baku pembuatan seni, mampu digunakan untuk pembuatan guci, dan hasil kriya lainnya.


Tanah mempunyai banyak manfaat dan fungsi bagi tanaman dan tumbuhan dan tidak terkecuali bagi insan juga.
Itulah ulasan perihal Pengertian, Fungsi, Manfaat, Jenis Dan Ciri-Ciri Tanah Beserta 3 Proses Pembentukannya Menurut Para Ahli Terlengkap. Semoga apa yang diulas diatas bermanfaat bagi pembaca. sekian dan terimakasih.