Pengertian, Ciri, Fungsi, dan Teori Pers Beserta 5 Peranannya Menurut Para Ahli Terlengkap

Pengertian, Fungsi, Ciri, dan Teori Pers Beserta Peranannya Menurut Para Ahli Terlengkap – Kata pers mungkin tidak gila lagi bagi indera pendengaran kita, karna kata pers ini sering muncul diberita, salah satu contohnya jumpa pers artis. Tapi pasti ada yang belum mengetahui apa itu arti dari kata pers. Jangan resah ?? Disini akan mengulas tuntas perihal apa itu pers. Oleh alasannya itu marilah simak ulasan yang ada dibawah berikut.

Pengertian Pers

Istilah “pers” berasal dari bahasa Belanda, yang dalam bahasa Inggris yang artinya press. Secara harfiah pers artinya cetak dan secara maknawiah yang artinya penyiaran secara tercetak atau publikasi secara dicetak (printed publication).

Dalam perkembangannya pers memiliki dua pengertian, yaitu pers dalam pengertian luas dan pers dalam pengertian sempit. Dalam pengertian luas, pers mencakup semua media komunikasi massa, menyerupai radio, televisi, dan film yang fungsinya memancarkan/ mengembangkan informasi, berita, gagasan, pikiran, atau suatu perasaan seseorang atau sekelompok orang kepada orang lain. Maka dikenal adanya sebuah istilah jurnalistik radio, jurnalistik televisi, jurnalistik pers. Dalam pengertian sempit, pers hanya digolongkan produk-produk penerbitan yang melewati suatu proses percetakan, menyerupai surat kabar harian, majalah mingguan, majalah tengah bulanan dan sebagainya yang dikenal sebagai media cetak.

Pengertian Pers Menurut Para Ahli  

1. Mc. Luhan
Di dalam bukunya yang judulnya ‘Understanding Media’ tahun 1996, mengenai Pers ‘The Extended of Man’, yaitu sesuatu yang menghubungkan antara suatu peristiwa dengan peristiwa lainnya, dan antara suatu kawasan dengan kawasan lainnya di waktu yang bersamaan.
2. Raden Mas Djokomono 
Menurut Raden Mas Djokomono menyatakan bahwa Pers adalah suatu hal yang membentuk suatu pendapat yang umum melalui suatu goresan pena di dalam surat kabar.
3. Gamle
Menurut Game menyatakan bahwa pers ialah suatu episode dari komunikasi diantara insan yang mempunyai makna dan arti, di mana media ialah sebuah sarana guna mengembangkan dan memperlebar cakupan dari suatu proses di dalam suatu penyampaian pesan diantara manusia.

4. Ensiklopedia Indonesia
Istilah pers yaitu nama dari semua penerbitan berkala, menyerupai yaitu: majalah, koran, dan kantor berita.
Ensiklopedia Pers Indonesia
Istilah dari pers yaitu sebutan bagi sebuah perusahaan, penerbit, atau kalangan yang mempunyai kaitan bersahabat dengan wartawan atau media massa. Sebutan ini berawal dari cara dari bekerjanya sebuah media cetak yang pada mulanya menekan huruf-huruf pada atas sebuah kertas yang kemudian akan dicetak. Dengan kata lain, semua barang dikerjakan lewat sebuah mesin cetak yang dikenal dengan sebutan pers.


Ciri-Ciri Pers

1. Publisitas
Publisitas yaitu sebuah penyebaran kepada publik atau kepada semua orang. Karena diperuntukan untuk semua orang, maka sifat surat kabar yaituumum. Isi surat kabar terdiri dari aneka macam hal yang berkaitan dengan suatu kepentingan umum.
 
2. Periodisitas
Periodisitas ialah Terbitnya surat kabar ini mampu satu kali sehari, dua kali sehari atau satu kali atau dua kali seminggu. Seperti buku biasanya, tidak disebarkan secara periodik, tidak teratur hal ini dikarenakan terbitnya tidak teratur. Makara dalam penerbitan menyerupai buku tidak memiliki ciri periodisitas meskipun disebaran pada semua orang dan isinya menyangkut suatu kepentingan umum.
 
3. Universalitas
Ciri surat kabar ini mampu dilihat dari kesemestaan isinya, aneka ragam dan dari seluruh dunia. Sebuah penerbitan terpola yang isinya untuk mengkhususkan diri pada suatu profesi atau aspek kehidupan, menyerupai Majalah Kedokteran, Arsitektur, Koperasi atau pertanian, tidak termasuk surat kabar.
 
4. Aktualitas
Menurut kata aslinya Aktualitas yang arinya “Kini” dan keadaan sebenarnya. Keduanya bersahabat sekali disangkut pautkan dengan sebuah gosip yang disiarkan surat kabar. Tetapi yang dimaksudkan dengan aktualitas sebagai ciri surat kabar ialah suatu kecepatan laporan tanpa menyampingkan pentingnya suatu kebenaran berita.

Fungsi Pers

1 Fungsi Pers sebagai Media informasi 
Untuk memperlihatkan dan menyebarluaskan hal-hal yang perlu kita ketahui yaitu sebuah informasi.
 
2. Fungsi Pers sebagai Media Pendidikan 
Melakukan menyebarluaskan sebuah informasi yang mendidik dengan sebuah tulisan-tulisan atau pemberitaan yang mengandung suatu pengetahuan.
 
3. Fungsi Pers sebagai Media Intertaiment 
Yaitu pers sebagai wahana hiburan dengan menampilkan aneka macam macam seputar kegiatan dari artis, selebritis, dan dalam sebuah tampilan-tampilan yang menarik.
 
4. Fungsi Pers sebagai Media kontrol sosial
Yaitu untuk memaparkan suatu peristiwa yang buruk, keadaan-keadaan yang melanggar hukum, supaya dalam peristiwa ini tidak terulang lagi dan membuat sebuah kesadaran masyarakat.
 
5. Fungsi Pers sebagai Lembaga Ekonomi
Yaitu pers merupakan sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang penerbitan yang menyajikan sebuah gosip dengan bernilai jual tinggi dan melaksanakan sebuah periklanan yang menambah dalam keuntungan pers.

Teori Pers

1. Teori Pers Otoritarian (Otoriter)
Teori pers diktatorial atau teori otoritarian. Menurut teori ini pers memiliki tugas untuk mendukung dan membantu suatu politik pemerintah yang berkuasa untuk mengabdi kepada negara. Pada teori pers menyerupai ini, pers tidak boleh mengkritisi alat alat suatu negara dan penguasa. Ditambah lagi pers jenis ini berada di bawah sebuah pengawasan dan kontrol pemerintah. Itu artinya rakyat tidak mempunyai hak penuh dalam mengaspirasikan sebuah pendapatnya, ia tidak mampu memperlihatkan opininya melalui pers. Bila diketahui pemerintah, mungkin akan diciduk dan dihukum oleh pemeritntah.

2. Teori pers liberal 
Teori jenis ini mempunyai tujuan untuk melaksanakan suatu pengawasan terhdap kinerja yang dilakukan oleh pemerintah. Liberal ini dikenal dengan kebebasannya, namun sebebas bebasnya pers dalam negara yang menganut demokrasi liberal, pers tidak leluasa dalam menfitnah, menyiarkan goresan pena cabul ataupun untuk menghasut. Pers liberal beranggapan bahwa pers itu harus memiliki suatu kebebasan yang seluas-luasnya, hal ini bertujuan untuk membantu insan dalam mencari suatu kebenaran. Kebebasan pers dengan demikian bisa menjadi suatu ukuran atas kebebasan yang dipunyai oleh manusia.

3. Teori pers komunis (Marxis)
Teori per komunis atau marxis. Teori pers yang satu ini mulai berkembang semenjak awal kurun yang ke 20, sebagai akhir dari suatu sistem komunis uni soviet.  Media massa pada pers teori ini berperan sebagai sebuah alat pemerintah (partai) dan episode integral dari negara. Makara media massa mau tidak mau harus tunduk kepada pemerintah. Teori ini disebut juga dengan pers totaliter soviet atau teori pers komunis soviet.

4. Teori pers tanggung jawab sosial
Teori pers tanggung jawab sosial. Pada teori ini pers yaitu sebuah forum yang dijadikan sebagai kawasan untuk memusyawarahkan aneka macam suatu duduk perkara dalam rangka tanggung jawab terhadap suatu masyarakat/orang banyak (sosial). Teori ini muncul sekitar pada awal kurun ke 20, teori ini muncul setelah adanya suatu protes terhadap kekebabaasn yang mutlak dari terori liberal. Yang perlu anda tahu bahwa teori liberal ini memperlihatkan sebuah kebebasan yang sebesar-besarnya, yang sehingga terjadi kemerosotan sopan santun pada masyarakat.



Peranan Pers

Peranan pers sudah terdapat dalam UU No. 40 Tahun 1999, dan berikut ini yaitu point point perihal peranan pers :
  • Untuk memenuhi hak masyarakat dalam mengetahui sebuah informasi.
  • Untuk menegakkan suatu nilai nilai dasar demokrasi, mendorong terwujudnya sebuah supremasi hukum dan hak asasi manusia, serta untuk menghormati kebhinnekaan.
  • untuk mengembangkan pendapat umum yang berdasarkan sebuah informasi yang tepat, akurat dan benar.
  • Untuk melakukan sebuah pengawasan, kritik, koreksi dan saran terhadap hal hal yang berkaitan dengan suatu kepentingan umum.
  • Untuk memperjuangkan suatu keadilan dan kebenaran.

Pers mempunyai peranan penting dalam memperlihatkan sebuah informasi terhadap masyarakat semoga masyarakat tidak ketinggalan dalam menerima sebuah informasi.

Itulah ulasan perihal Pengertian,  Ciri, Fungsi, dan Teori Pers Beserta 5 Peranannya Menurut Para Ahli Terlengkap. Semoga apa yang diulas diatas bermanfaat bagi pembaca. Sekian dan terimakasih.

Baca juga :