Pengertian, Ciri-Ciri, Struktur, Fungsi, dan 13 Jenis Pasar Beserta Contohnya Menurut Para Ahli Ekonomi Secara Lengkap

Pengertian, Ciri-Ciri, Struktur, Fungsi, dan 13 Jenis Pasar Beserta Contohnya Menurut Para Ahli Ekonomi Secara Lengkap – Pasar ?? semua pasti sudah tau apa itu pasar, ya suatu tempat yang memperjual belikan barang, dan tempat bertemu nya pembeli dan penjual. Untuk lebih jelasnya lagi disini akan mengulas wacana pengertian pasar menurut para ahli, jenis-Jenis Pasar, Ciri-Ciri Pasar, struktur pasar, dan fungsi pasar beserta contohnya. Untuk itu mari lah simak ulasan yang ada dibawah berikut.

Pengertian Pasar

Pasar ialah keseluruhan sebuah usul dan penawaran barang, jasa atau faktor produksi tertentu. Pengertian pasar dalam arti sempit ialah sebuah tempat dimana pada umumnya barang atau jasa diperjualbelikan. Sedangkan dalam pengertian pasar dalam arti luas pasar ialah suatu proses dimana pembeli dan penjual saling berinteraksi untuk menentukan dan menetapkan suatu harga jual.

Pengertian Pasar Menurut Para Ahli

1. William J . Stanton 1993 
Menurut William J . Stanton menyatakan bahwa pasar ialah suatu kumpulan orang-orang yang memiliki harapan untuk puas, uang untuk berbelanja , dan kemauan untuk membelanjakan.
2. WY.Stanton
menurut WY.Stanton menyatakan bahwa pasar ialah suatu tempat yang terdapat sebuah sistem yang berafiliasi dengan suatu tujuan untuk merencanakan dan menentukan harga sehingga sebagai media untuk mempromosikan serta tempat untuk pendistribusian barang dan jasa yang bisa  memuaskan kebutuhan pembeli .
3. H. Nystrom
menurut H. Nystrom menyatakan bahwa pasar ialah suatu acara yang di mana untuk menyalurkan suatu barang dan jasa dari tangan produsen ke tangan konsumen.
4. Philip dan Duncan adan
Menurut Philip dan Duncan adan menyatakan bahwa pasar ialah suatu tempat yang diliputi oleh semua langkah yang di gunakan atau di butuhkan untuk menempatkan suatu barang yang sifatnya tangible setelah itu akan di tujukan untuk konsumen.

5. Asosiasi Pemasaran Amerika Serikat atau Amerika Marketing Association
menurut Asosiasi Pemasaran Amerika Serikat atau Amerika Marketing Association meyatakan bahwa pasar ialah suatu tempat pelaksanaan acara usaha perdagangan yang selanjutnya di arahkan secara khusus untuk barang dan jasa dari produsen ke konsumen. 

Ciri-Ciri Pasar

  • Adanya calon penjual dan pembeli didalam pasar
  • Adanya suatu barang atau jasa yang hendak diperjual belikan didalam pasar
  • Adanya sebuah Interaksi antara sih penjual dan pembeli baik secara eksklusif maupun tidak langsung
  • Adanya suatu proses usul dan penawaran oleh kedua belah pihak.

Jenis-Jenis Pasar

Pasar mempunyai jenis-jenis nya, pasar bisa dibedakan menjadi jenis-jenis pasar menurut sifat dan waktu jadinya, berdasarkan wujudnya, berdasarkan luas jangkauannya, berdasarkan korelasi dengan proses produksi, berdasarkan struktur pasar. Berikut ini penjelasan dari setiap jenis-jenis pasar yang ada dibawah berikut ini :
 
1. Berdasarkan Sifat dan Waktu Terjadinya
Menurut sifatnya pasar dibagi menjadi 4 jenis yaitu :
  • Pasar Harian, ialah sebuah pasar yang kegiatannya dilaksanakan setiap hari. contohnya yaitu :pasar sentral, pasar tanah abang
  • Pasar Mingguan, ialah sebuah pasar yang kegiatannya dilaksanakan satu kali dalam seminggu. Contohnya : pasar senin dan pasar minggu.
  • Pasar Tahunan, yaitu suatu pasar yang kegiatannya dilaksanakan satu kali dalam setahun. Contohnya : pasar raya jakarta (PRJ).
  • Pasar Temporer, yaitu suatu pasar yang kegiatannya dilaksanakan tidak tentu atau sewaktu-waktu terjadi. contohnya : pekan raya dan pasar murah.
2. Berdasarkan Wujudnya
Jenis pasar menurut wujudnya terbagi menjadi 2 yaitu ;
  • Pasar Konkret (pasar nyata) ialah suatu pasar tempat terjadinya korelasi secara eksklusif antara penjual barang dengan calon pembeli. contohnya : pasar tradisional, supermarket, mall, serta swalayan, dan lain-lain.
  • Pasar Abstrak (pasar tidak nyata), ialah suatu pasar yang di mana antara pembeli dan penjual bertemu, sedangkan barang yang diperjual belikan tidak secara eksklusif bisa diperoleh oleh pembeli. Jenis pasar ini hanya menunjukkan contoh-contoh barang yang akan dijual. Contohnya :yaitu pasar telemarket dan pasar modal.
3. Berdasarkan luas Jangkauannya
Jenis pasar menurut luas jangkauannya bisa dibedakan menjadi 3 yaitu :
  • Pasar Lokal ialah sebuah pasar yang kegiatannya dalam bentuk lokal atau tempat tertentu. 
  • Pasar Nasional ialah sebuah pasar sebagai sebuah pertemuan antara penjual dengan pembeli dari banyak sekali tempat atau wilayah dalam satu negara. Contohnya : pasar cengkih di manado, pasar kakao di makassar, pasar tembakau di sumatra dan lain sebagainya.
  • Pasar Internasional ialah suatu pasar untuk pertemuan antara pembeli dengan penjual di berbagai negara. Contohnya : pasar internasional pasar karet di malaysia, pasar tembakau di Bremen, dan pasar Kopi di Amerika.
4. Berdasarkan Hubungan dengan Proses Produksi
Jenis pasar yang berdasarkan Bentuk proses menurut hubungannya dengan proses produksi bisa dibedakan menjadi 2 yaitu :
  • Pasar Input (Pasar faktor-faktor produksi) ialah suatu pasar yang memperjual belikan hasil-hasil suatu produksi alam yang berupa hasil pertanian, tanah dan tenaga kerja, serta suatu barang modal.
  • Pasar Output (Pasar  Produk) ialah suatu pasar yang memperjual belikan suatu barang-barang hasil produksi (dalam bentuk barang jadi).
5. Berdasarkan Bentuk
Jenis pasar yang berdasarkan bentuk dari struktur pasar bisa dibedakan menjadi 2 yaitu :
  • Pasar Persaingan Sempurna (Perfect Competition Market) ialah suatu pasar yang di mana penjual dan pembeli tidak bisa mensugesti sebuah harga, jadi harga yang ada di pasar benar-benar  merupakan suatu hasil komitmen dan suatu interaksi antara penawaran yang mencerminkan harapan produsen.
  • Pasar Persaingan Tidak Sempurna (Inperfect Competition Market) ialah suatu pasar yang dimana terdapat satu atau beberapa penjual yang menguasai sebuah pasar. Pasar persaingan tidak tepat terbagi menjadi 3 jenis yaitu pasar monopoli, oligopoli, monopolistis. pasar monopoli yaitu sebuah pasar yang bertindak dalam sebagai penentu harga (price market), pasar oligopoli yaitu suatu pasar dimana dalam penawaran satu jenis barang dikuasai oleh beberapa perusahaan, sedangkan pasar monopolistis yaitu suatu bentuk pasar dimana terdapat banyak sebuah produsen yang menghasilkan suatu barang dengan jenis yang berbeda.

Struktur Pasar

Pasar mempunyai struktur pasar yang akan mengubah tingkah laku dan knerja pasar. Berdasarkan Perbedaan Jumlah Penjual dan Pembeli, akan terbentuk banyak sekali macam struktur pasar, yaitu :
1. Pasar Persaingan Sempurna
Pasar persaingan tepat yaitu pasar yang mempunyai 5 syarat utama yaitu sebagai berikut :
  • Yang pertama Jumlah Penjual dan Pembeli Banyak.
  • Barang dan Jasa yang diperjual belikan mempunyai sifat homogen. yaitu Barang dan Jasa antara satu penjual dengan yang lainnya sama, tidak ada yang membedakan nya. Contohnya : Sayuran, Ikan, dll.
  • Penjual dan Pembeli Bebas Keluar Masuk Pasar. Yang artinya setiap orang mempunyai hak untuk menjadi penjual atau pembeli pada suatu pasar ini.
  • Dalam Informasi Pasar yang Bersifat Sempurna. Yang artinya sebuah Pedagang mengerti karakteristik barang/jasa yang dijual, dan pembeli dapat mengetahui keadaan dan kualitas barang yang akan dibeli. Oleh sebab itu informasinya yang bersifat sempurna, yang sehingga pedagang maupun pembeli tidak akan tertipu.
  • Harga nya Terbentuk Di pasar. Yang artinya harga sudah ditentukan dari hasi interaksi penjual dengan pembeli yang berdasarkan kekuatan usul dan penawaran yang sehingga mencapai suatu harga kesepakatan.

2. Pasar Persaingan Tidak Sempurna 
Pasar Persaingan tidak tepat yaitu suatu pasar yang terbentuk jikalau tidak memenuhi salah satu atau beberapa syarat ada dalam Pasar Persaingan Sempurna. Pasar Persaingan Tidak Sempurna terbagi lagi menjadi beberapa pasar yang mempunyai ciri tersendiri, yaitu :
  • Pasar Monopoli, ialah sebuah pasar yang dikuasai oleh satu orang penjual. Dalam Pasar monopoli ini kekuasaan tertinggi dipegang oleh penjual tersebut karena keadaan suatu pasar bisa eksklusif berubah hanya karena suatu tindakan dari penjual tersebut.
  • Pasar Oligopoli, yaitu suatu pasar yang dikuasai oleh beberapa perusahaan dengan hasil produksi barang/jasa yang sejenis. Yang artinya dalam Pasar Oligopoli ini persaingan untuk barang/jasa tersebut hanya terjadi pada beberapa pada perusahaan tadi. Pasar ini bersaing dengan mengunggulkan produk masing-masing. Persaingan bisa dilakukan dari segi kualitas produk maupun harga produk.
  • Pasar Persaingan Monopolistik, yaitu suatu pasar yang berada antara pasar monopoli dengan pasar persaingan. Jenis pasar ini tidak memenuhi persyaratan dari barang/jasa yang homogen yang sehingga tidak menjadi pasar persaingan sempurna. Barang/jasa tidak homogen karena mempunyai merk yang berbeda-beda yang sehingga harga dan kualitas juga bisa berbeda. Persaingan dalam pasar ini terjadi antara beberapa penjual dan beberapa pembeli untuk barang yang sejenis.
  • Pasar Monopsoni yaitu suatu pasar yang hanya terdiri dari satu pembeli (tunggal) dan terdiri atas banyaknya penjual. Dalam pasar ini sih Pembeli memunyai tugas lebih dominan. Karena keuntungannya ialah suatu kualitas barang bagus, harga terjangkau, sedangkan dalam keburukannya yaitu produk yang dianggap tidak rupawan oleh pembeli sering menjadi penyebab terjadinya kerugian pada produsen.Contohnya : peternak sapi yang hanya mampu menjual hasil susu sapi ke koperasi susu.
  • Pasar Oligopsoni, yaitu suatu pasar yang terdiri atas beberapa orang pembeli (Lebih dari 2) dan banyak penjual (produsen). Dalam jenis pasar ini konsumen lebih dominan, yang sehingga harga sangat dipengaruhi oleh penawaran atau permintaanya. Contohnya : Pasar Kopi, atau tembakau.

Fungsi Pasar

Pasar sangat penting dalam roda perekonomian sebuah negara, oleh karena itu munculah fungsi utama pasar yaitu antara lain.
1. Fungsi Pembentukan Harga 
Fungsi pembentukan harga. yang artinya pasar yaitu suatu tempat dalam menentukan harga (nilai) suatu barang karna pasar adalah tempat bertemunya sih penjual dan sih pembeli yang saling berinteraksi atau saling tawar menawar yang sehingga memunculkan sebuah kesepatakan sebuah harga (nilai) barang tersebut.
 
2. Fungsi Distribusi 
Fungsi Distribusi. yaitu suatu pasar yang memudahkan suatu acara produsen dalam mendistribusikan suatu barang kepada konsumen atau pembeli yang secara langsung.
 
3. Fungsi Promosi 
Fungsi Promosi. yaitu suatu tempat yang paling cocok bagi produsen dalam memperkenalkan atau mempromosikan barangnya kepada konsumen.
 
4. Fungsi Penyerapan Tenaga Kerja
Selain pedagang dan pembeli, di pasar banya terdapat pihak lain yang terlibat dalam suatu acara ekonomi. yaitu tukang sapu, tukang sampah, ojek, tukang parkir, dll. Oleh sebab itu bisa dikatakan bahwa pasar juga mempunyai fungsi sebagai tempat absorpsi tenaga kerja.