Pemilihan Umum 1955 : Latar Belakang, Pelaksanaan, Hasil

Hai sob, kali ini saya mau share perihal Pemilihan Umum tahun 1955. Nah menyerupai yang teman ketahui, pemilihan umum 1955 ini ialah Pemilu pertama yang diadakan setelah Indonesia merdeka. Persiapan Pemilihan Umum 1955 sudah dimulai pada masa Kabinet Ali Sastroamijoyo 1, rencananya era itu pemilu tersebut akan dilaksanakan pada pertengahan 1955.

Nah daripada teman semua penasaran mengenai Pemilihan Umum 1955 ini, pribadi saja kita mulai pembahasannya berikut ini…

Pemilihan Umum Tahun 1955

Pemilihan Umum Tahun 1955
# Latar Belakang Pemilihan Umum 1955
Pemilihan Umum merupakan salah satu syarat semoga sistem pemerintahan yang demokratis berfungsi. Seperti yang sudah saya utarakan diatas tadi, Pemilihan Umum 1955 ini sudah dipersiapkan semenjak kabinet Ali Sastroamijoyo 1.
Pada tanggal 31 Juli 1954 dibentuk Panitia Pemilihan Umum Pusat dengan ketuanya Hadikusumo (PNI). Tanggal 16 April 1955 Hadikusumo mengumumkan bahwa Pemilihan Umum akan dilaksanakan pada tanggal 29 September 1955 untuk memilih anggota DPR dan tanggal 15 Desember 1955 untuk memilih dewan pembuat UUD atau Konstituante.
# Pelaksanaan Pemilihan Umum 1955
Semenjak diumukan, banyak partai-partai mulai mempersiapkan banyak sekali hal untuk mengikuti pemilu 1955 tersebut. Partai-partai yang ikut serta dalam Pemilihan Umum tahun 1955 itu antara lain : PNI, Masyumi, PSII, PSI, NU, PKI, PI Perti, Parkindo, Partai Katolik, PRN, Murba, dan Partai Buruh.
Bahkan, kelompok tentara juga membentuk partai atas prakarsa dari A,H. Nasution pada tahun 1954, partai ini dikenal dengan nama IPKI (Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia). Wilayah Indonesia dalam pelaksanaan pemilihan umum dibagi menjadi 16 tempat pemilihan yang meliputi 208 kabupaten, 2139 kecamatan, dan 43.429 desa dengan jumlah pemilih sekitar 39 juta orang.
Pemilihan Umum Tahun 1955 kesannya dapat berjalan dengan lancar walau sempat terjadi ketegangan. Pemilu berlangsung secara aman, tertib dan disiplin.
# Hasil Pemilihan Umum Tahun 1955
Pemilu tahun 1955 ini menghasilkan 4 partai yang mendapat dingklik terbanyak di DPR dan Konstituante, keempat partai tersebut yaitu Majelis Syuro Muslimin Indonesia (Masyumi), Partai Nasional Indonesia (PNI), Nahdlatul Ulama (NU), dan Partai Komunis Indonesia (PKI).\
Dari 272 dingklik DPR, Masyumi mendapat 60 kursi, PNI 58 kursi, NU 47 kursi, PKI 32 dingklik dan sisanya diperebutkan oleh partai-partai lain.
Dari 520 dingklik Konstituante, Masyumi mendapat 119 kursi, PNI 112 kursi, NU 91 kursi, PKI 80 dingklik dan sisanya diperebutkan oleh partai-partai lain.
Pelantikan anggota DPR sendiri dilaksanakan pada tanggal 20 Maret 1956 dan pelantikan anggota Konstituante tanggal 10 November 1956.
Nah sekian artikel mengenai Pemilihan Umum tahun 1955, semoga bermanfaat ya sob.