Pekerjaan yang Tidak Bisa Membuat Seseorang Menjadi Kaya Raya

Banyak orang yang bermimpi ingin menjadi orang yang kaya raya dengan harta yang melimpah ruah tidak ada habis-habisnya walaupun dipergunakan oleh tujuh turunan.  Namun mimpi untuk menjadi kaya raya bukanlah impian yang mudah untuk diwujudkan karena terbatasnya kemampuan insan untuk mewujudkan impian yang besar.  Tidak sedikit orang yang tersesat dalam mencari harta sehingga harus berurusan dengan banyak sekali perbuatan yang bertentangan dengan aturan hukum maupun aturan agama.

Banyak orang yang bekerja keras membanting tulang dari pagi sampai petang belum tentu jaminan bahwa pekerjaannya akan memperlihatkan penghasilan yang sangat besar.  Seorang pekerja keras menyerupai kuli bangunan biasanya memiliki penghasilan di bawah seorang pegawai kantoran yang tidak mengeluarkan banyak tenaga maupun pikiran dalam mengerjakan pekerjaan yang ditugaskan kepadanya.  Seorang pekerja kantoran yang pekerjaannya ringan pun juga biasanya kalah dengan penghasilan para pemilik rumah kontrakan.  Pekerjaan yang menimbulkan orang menjadi seseorang yang kaya raya jumlahnya sangat terbatas baik pekerjaan yang baik maupun pekerjaan yang jahat.

Beberapa Profesi atau Pekerjaan yang Sulit Menjadikan Pelakunya Menjadi Orang yang Kaya Raya :

1. Pegawai Negeri Sipil (PNS) / Aparatur Sipil Negara (ASN)

Seorang pejabat tinggi dalam organisasi pemerintahan biasanya penghasilnnya besar.  Namun besarnya penghasilan tersebut masih belum bisa membuat pejabat tinggi negara tersebut menjadi orang yang kaya raya karena masih dibatasi oleh aturan yang membatasi besaran penghasilan para pejabat tinggi negara.  Secara resmi mungkin gaji dan santunan seorang pejabat tinggi negara mungkin sekitar ratusan juta rupiah saja setiap bulannya dan belum mencapai angka milyaran rupiah.  Untuk menjadi pejabat tinggi pun sangat sulit karena jumlahnya yang sangat terbatas di dalam struktur organisasi pemerintah negara indonesia.

2. Pegawai Swasta

Seorang pegawai swasta yang bekerja di perusahaan biasanya tidak jauh berbeda kondisinya dengan di pemerintahan.  Untuk menjadi seorang yang berkedudukan tinggi dalam perusahaan sangat sulit sekali dan terkadang dikuasai oleh keluarga pemilik perusahaan.  Perusahaan swasta yang memiliki tujuan standar baku ialah mencari keuntungan yang sebesar-besarnya untuk pemilik modal sudah pasti tidak akan memperlihatkan gaji dan santunan yang sangat besar kepada para pegawainya.

3. Buruh

Para buruh yang bekerja di pabrik-pabrik biasanya memiliki standar upah minimal yang telah ditetapkan oleh pemerintah.  Para pengusaha yang mempekerjakan para buruh pun pada umumnya akan memperlihatkan upah yang tidak terlalu jauh dari standar minimum yang telah ditetapkan tersebut.  Sehingga dengan demikian para buruh akan tertutup kesempatannya untuk bisa menjadi orang kaya hanya dengan mengandalkan pekerjaannya saja.  Namun apabila karirnya bisa naik menjadi pegawai manajemen pabrik dan kesannya dapat menduduki posisi tertinggi di perusahaan, maka bukan hal yang tidak mungkin orang tersebut bisa menjadi orang yang kaya raya dengan penghasilan milyaran rupiah perbulan.

4. Pekerja Serabutan

Orang yang kerjanya serabutan hanya bekerja jikalau diberi pekerjaan oleh orang yang memberi pekerjaan.  Upahnya pun telah ditetapkan oleh pemberi kerja.  Dengan begitu akan sungguh sangat sulit sekali seorang pekerja serabutan yang hanya menanti seruan orang lain untuk bisa menjadi orang yang kaya raya hasil dari pekerjaannya sendiri.

Oleh karena itu apabila anda ingin menjadi orang yang kaya raya secara baik-baik mulailah berguru untuk menjadi seorang pengusaha atau pemilik aset berskala besar.  Janganlah bercita-cita untuk menjadi seorang penjahat yang sadis untuk menjadi kaya raya.  Setiap kekayaan yang kita miliki akan kita pertanggungjawabkan kelak di darul abadi kepada Yang Mahakuasa SWT.  Oleh karena itu jadikanlah setiap harta kekayaan yang diamanahkan kepada kita sebagai harta yang diperjuangkan di jalan Yang Mahakuasa SWT Tuhan semesta alam.  Semoga anda bisa menerima manfaat dari goresan pena yang sederhana ini, terima kasih.