Olahraga Sambil Main dengan Teman-Teman Agar Sehat dan Bahagia

Olahraga memang suatu hal yang sangat tidak menyenangkan bagi sebagian orang.  Olahraga menjadi suatu kewajiban yang harus dijalani dengan sedih cita demi menerima kesehatan sesuai dengan harapan.  Sebagian orang memang harus memaksakan diri berolahraga yang cukup biar terbebas dari penyakit atau gangguan kesehatan yang diderita.  Karena merasa terpaksa, maka olahraga yang seharusnya menjadi sesuatu yang menyenangkan pun berkembang menjadi sesuatu yang menyebalkan atau bahkan menyiksa batin dan lahir.

Sebenarnya sesuatu yang tidak menyenangkan bisa kita jadikan sesuatu yang membuat diri kita senang bila kita bisa mengakalinya.  Misalnya bila kita ingin makan makanan yang tidak begitu enak di pengecap kita, maka kita akan menambahkan kecap, sambal, kerupuk, emping, abon sapi, bawang goreng, dan lain sebagainya.  Demikian pula saat kita tidak bersemangat untuk ibadah kepada Tuhan SWT kita akan dapat meningkatkan semangat tersebut dengan mengingat kembali nikmat-nikmat dan kebaikan-kebaikan yang akan kita dapatkan kelak bila kita rajin dan juga tekun beribadah kepadaNya.

Dalam dunia olahraga, kita bisa memilih olahraga apa yang akan kita laksanakan selama sesuai dengan situasi dan kondisi serta kemampuan badan kita.  Kecuali bila dokter menyarakan suatu olahraga tertentu dan melarang yang lain barulah kita jalani olahraga tersebut.  Untuk membuat olahraga menjadi menyenangkan dan penuh dengan semangat kita bisa mengajak teman-teman erat kita atau anggota keluarga kita menyerupai suami, isteri, anak-anak, orangtua, saudara kandung, sepupu, keponakan, paman, bibi, kakek, nenek, cucu, dan lain sebagainya.  Dengan begitu maka olahraga akan menjadi lebih seru sehingga tidak terasa waktu akan berjalan begitu cepat sehingga olahraga berakhir tanpa kita sadari.

Selain memberi semangat pemanis dan menambah greget dalam olahraga yang dilakukan, kita pun juga akan semakin mempererat tali silaturahmi, tali kekeluargaan, maupun tali persaudaraan dengan orang yang kita ajak olahraga.  Namun kita juga harus memperhitungkan kemampuan orang yang kita ajak olahraga.  Jangan hingga mengajak orang yang lemah olahraganya, sehingga tujuan dari aktivitas olahraga yang kita lakukan menjadi tidak tercapai.  Dengan berolahraga tolong-menolong dengan orang yang erat dengan diri kita, maka kita menjadi sehat, orang lain pun juga turut menjadi sehat.