Mengatasi Bayi Muntah Saat Makan

Mengatasi Bayi Muntah Saat Makan

Bayi Muntah Saat Makan sering terjadi pada beberapa bayi, dan tentu membuat ibu khawatir. Hal ini sering terjadi pada awal-awal dukungan makanan semi padat pendamping ASI, menyerupai bubur susu, jus buah, biskuit sereal atau nasi tim. Adapun penyebab Bayi Muntah ketika Makan mampu karena adanya duduk perkara di sekitar mulut, ataupun pada sistem pencernaannya.

Apabila Bayi Muntah, begitu makanan dimasukan ke mulut, mampu jadi karena adanya duduk perkara pada kawasan sekitar lisan bayi. Hal ini wajar terjadi, karena bayi masih dalam tahap proses berguru untuk menelan dan mengunyah makanan, dan akan hilang seiring pertambahan waktu.

Saat bayi memuntahkan makanan, anda tidak boleh memaksanya memasukkan makanan kembali pada posisi bayi mendatar. Hal ini dapat menyebabkan bayi batuk dan muntah, dan berbahaya apabila makanan yang masuk masuk ke terusan pernafasan dan terjadi penyumbatan.

Bayi Muntah karena Gangguan Sistem Pencernaan

Apabila bayi muntah setelah makanan masuk ke dalam lambung setelah sekitar setengah jam, maka ada kemungkinan terjadi gangguan pada sistem pencernaan bayi. Refleks menelan ini makanan padat akan segera membaik setelah usia bayi 6 bulan ke atas. Namun, apabila hingga usia lebih dari 8 bulan tetap sulit menelan makanan, maka anda mampu mengatasinya dengan mengencerkan kembali makanan hingga lebih mudah ditelan.

Bayi Muntah ketika Makan Jenis Makanan Baru

Bayi Muntah Saat Makan juga sering terjadi, karena anda menunjukkan jenis atau rasa yang berbeda kepadanya. Sebagai contoh, ketika anda menunjukkan makanan semi padat, yang sebelumnya encer. Maka, sangat mungkin pada awal pengenalan bayi tidak mengenal atau bahkan tidak menyukai jenis makanan yang Anda berikan, sehingga menolak dan memuntahkan makanan tersebut. Pada kondisi ini, anda tidak boleh memaksakan, karena mampu menyebabkan trauma. Dan sebagai solusi anda mampu sedikit mengencerkan biar buah hati anda mau makan.

Bayi Muntah karena Rasa makanan Berbeda

Bayi Muntah juga mampu disebabkan karena makanan pendamping ASI yang Anda berikan tidak disukai oleh buah hati, sehingga anda sebaiknya mengganti dengan jenis atau rasa yang lain. Selama usia enam bulan, bayi hanya mengenal rasa manis dari ASI. Dan ketika Anda menunjukkan nasi tim atau bubur, maka biasanya akan menolak karena rasanya yang asin dan tidak semanis ASI. Sehingga anda mampu mengatasinya dengan membuat variasi nasi tim dengan rasa yang manis mampu ditambahkan dengan kecap atau mencampurkan ASI ke dalam bubur.

Bayi Muntah ketika Makan juga mampu terjadi pada ketika bayi makan atau minum terlalu kenyang, atau karena bayi menggeliat sehingga menyebabkan tekanan pada adegan perut naik. Hal ini menimbulkan susu ataupun makanan yang masuk keluar kembali.

Ringkasan:

  • Saat awal dukungan makanan padat pendamping ASI di usia 6 bulan, biasanya bayi mengalami muntah ketika makan,
  • Penyebab Bayi Muntah ketika makan mampu karena duduk perkara di sekitar mulut, gangguan pencernaan atau tidak suka dengan jenis makanan tertentu,
  • Mengatasi Bayi Muntah ketika makan harus diadaptasi dengan penyebabnya yang mampu diketahui berdasarkan pengamatan.

Bersama: +detikcom , +Detikplus , +KOMPAS.com , +Kompas TV , +VIVA , +Susilo Bambang Yudhoyono

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *