Membersihkan Gigi dan Mulut dengan Siwak

Cara Membersihkan Gigi dan Mulut dengan Siwak

Siwak yaitu kayu yang diambil dari akar pohon arak (Salvadora persica). Sebelum digunakan biasanya ujung akar dilembutkan terlebih dahulu dengan gigi, hingga menjadi serabut dan dirasa nyaman untuk dipakai. Setelah digunakan, wangi khas siwak akan tetap tertinggal di mulut.

Meski digunakan berkali-kali, wangi khas pada siwak tetap terjaga, yang ini berbeda dengan tradisi bersiwak di tempat-tampat lain. Sebagai contoh, di Afrika Barat, orang-orang bersiwak dengan menggunakan kayu pohon limun (Citrus aurantifolia) dan pohon jeruk (Citrus Sinesis). Di Sierra Leone, orang bersiwak dengan menggunakan laburnum Afrika (Cassia Sieberianba). Di India, orang-orang bersiwak memakai neem (Azadirachta Indica). Sedangkan orang-orang Negro Amerika, bersiwak menggunakan akar Senna (Cassia Vinea).

Cara Menggunakan Siwak

Bersiwak dengan menggunakan akar siwak memiliki cara tersendiri yang berbeda dengan ketika anda menggunakan sikat gigi. Yaitu apabila bersiwak yaitu dengan gerakan melintang dan bukan membujur. Hal ini alasannya dengan gerakan melintang, maka akan lebih nyaman di gigi dan lebih aman untuk gusi.

Siwak mempunyai bentuk langsing memanjang, dengan bentuk ini, anda mampu menggosok secara lembuh langit-langit verbal dengan mudah yang dimana hal ini tidak mampu digantikan tepat oleh sikat gigi yang dikala ini banyak digunakan oleh masyarakat. Lidah sebagai produsen sekitar 80% amis verbal juda dapat dibersihkan hingga ke pangkal pengecap dengan siwak.

Adapun cara membersihkan pengecap yaitu dengan memegang pangkal siwak dengan tangan, ujung siwak yang berserabut lembut diarahkan ke pangkal lidah. Selanjutnya secara pelan-pelan, ujung siwak digerakan secara membujur dari pangkal pengecap ke ujung lidah, menyerupai gerakan mengoleskan selai di atas roti secara searah.

Kandungan Kayu Siwak

Dalam sebatang siwak, terdapat beberapa materi kimia yang alami, menyerupai astringents, abrasive dan detergent. Ketiga materi kimia ini bermanfaat untuk kesehatan mulut, alasannya termasuk antibacterial acid. Zat tersebut bermanfaat untuk membunuh bakteri, mencegah abuh dan menghentikan pendarahan pada gusi.

Saat ini memang banyak pasta gigi yang juga menggunakan aroma dan komposisi menyerupai siwak. Dengan tujuan menggantikan siwak alasannya kelangkaan dan kepraktisan. Namun hal tersebut tentu tidak dapat menggantikan nilai ibadah alasannya mencontoh Rasulullah.

Ringkasan:

  • Siwak yaitu sebatang kayu yang digunakan untuk membersihkan gigi dan verbal yang berasal dari pohon arak (Salvadora persica),
  • Siwak mengandung  astringents, abrasive dan detergent yang memiliki kegunaan untuk membunuh bakteri, menghentikan pendarahan pada gusi dan mencegah infeksi,
  • Bersiwak telah diajarkan pada ribuan ratuh yang lalu oleh Nabi Muhammad.

Bersama: +detikcom , +Detikplus , +KOMPAS.com , +Kompas TV , +VIVA , +Susilo Bambang Yudhoyono

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *