Masa Subur Wanita Dalam Islam

Menghitung Masa Subur

Masa Subur Wanita penting diketahui apabila seorang wanita Muslim ingin mempermudah untuk menerima keturunan bagi keluarganya. Arti harfiah masa subur wanita terjadi ketika sel telur matang atau disebut dengan ovulasi sehingga sangat siap untuk dibuahi. Masa Subur Wanita ini tidak berlangsung lama, alasannya hanya terjadi beberapa jam saja, sehingga anda harus terus berikhtiar dan berdoa dengan sungguh-sungguh, sehingga impian anda dan suami ridho-Nya.

Menghitung masa subur dalam Islam sebelumnya sedikit mengisyaratkan pada lembaran As-Sunnah. Pada intisari Menghitung Masa Subur Wanita didapatkan pengaturan bahwa wanita dengan siklus menstruasi 28 hari yaitu dengan menganggap hari pertama sebagai hari ke-1. Dan masa subur jatuh pada perkiraan hari ke-12 sampai hari ke-16 dalam satu bulan siklus haid.

Sebagai rujukan singkat menghitung masa subur biar lebih mudah di pahami. Misalnya seorang wanita mengalami menstruasi hari pertama pada tanggal 2 Januari, maka masa subur selanjutnya yaitu jatuh pada tanggal 14 Januari dan 18 Januari.

Selain untuk mempercepat didapatkannya kehamilan, metode menghitung masa subut juga mampu digunakan sebagai cara KB alami. Pedoman menghitung masa subur sebagai KB Alami ini yaitu dengan megnhindari kekerabatan suami istri bersetubuh di rentang tanggal ibarat rujukan diatas.

Merencanakan kehamilan atau mengatur jarak kehamilan secara matang sangat dihormati dalam Islam. Dan KB secara alami ini jauh lebih baik dibandingkan dengan menggunakan alat kontrasepsi lain yang biasanya menunjukkan efek samping bagi penggunanya.

Untuk kaum Muslimin, metode perhitungan masa subur ini untuk melaksanakan jima’. Secara harfiah, melaksanakan jima’ yaitu melaksanakan kekerabatan suami-istri dengan niat untuk menerima keturunan, tidak sekadar untuk melepaskan nafsu. Dengan metode ini juga, diperlukan mampu mendukung prosesi niat jima tersebut baik itu untuk mempercepat menerima kehamilan atau sebagai KB alami.

Ringkasan:

  • Masa Subur Wanita terjadi hanya beberapa jam saja, sehingga perlu diperhitungkan secara tepat,
  • Dalam islam hukum jima yaitu untuk menerima keturunan,
  • Masa Subur Wanita Dalam Islam mampu difungsikan sebagai metode KB alami.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *