Manfaat, Kegunaan Lipid dalam Kehidupan, Senyawa Kimia

Manfaat, Kegunaan Lipid dalam Kehidupan, Senyawa Kimia – Senyawa lipid banyak dimanfaatkan. Berikut beberapa senyawa lipid dan kegunaannya.
1. Malam
Malam (wane) berbeda dari lemak dan minyak karena hanya merupakan monoester sederhana. Bagian asam maupun bab alkohol dari molekul malam ialah rantai karbon jenuh yang panjang.
Contoh :
 Berikut beberapa senyawa lipid dan kegunaannya Manfaat, Kegunaan Lipid dalam Kehidupan, Senyawa Kimia
Malam bersifat lebih getas, lebih keras, dan kurang berminyak dibandingkan lemak. Malam digunakan untuk membuat semir, kosmetika, balsem, dan sediaan farmasi lainnya, serta lilin dan piringan hitam. Di alam, malam melapisi dedaunan dan batang tumbuhan yang tumbuh di tempat kering, sehingga mengurangi penguapan. Demikian pula, serangga sering memiliki mantel berupa malam pelindung alami.
2. Terpena dan Steroid
Minyak atsiri (essential oil) dari banyak tumbuhan dan bunga diperoleh melalui penyulingan. Minyak atsiri tersebut biasanya memiliki anyir khas dari tumbuhan tersebut (misal minyak mawar dan minyak kenanga). Senyawa yang diisolasi dari minyak ini mengandung atom karbon kelipatan dari lima atom karbon (5, 10, 15, dan seterusnya ) yang disebut terpena. Terpena disintesis dalam tumbuhan dari asetat melalui zat antara biokimia yang penting, yaitu isopenil pirofosfat. Unit lima karbon itu memiliki rantai dengan empat karbon dan satu cabang karbon pada C-2 yang disebut unit isoprena.
Kebanyakan struktur terpena dapat dipecah menjadi beberapa unit isoprena. Terpena mengandung banyak sekali gugus fungsi (C = C, –OH, C = O) sebagai bab dari strukturnya dan dapat berupa asiklik atau siklik.
Contoh terpena ialah sitronelat (minyak jeruk), mentol (minyak permen), dan mirsena (daun salam). Salah satu pemanfaatan senyawa dari terpena yaitu mentol (minyak permin). Kamu dapat membuat minyak angin dengan senyawa terpena ini.
Bunga Mawar Mengandung Terpena
Lakukan acara berikut untuk membuat minyak angin.
Percobaan / Praktikum Membuat Minyak Angin.
A. Tujuan
Membuat minyak angin
B. Bahan
– Minyak gandapura 100 cc
– Minyak permint 5 cc
– Bibit minyak wangi 2 cc
– Bibit warna hijau 0,5 cc
– Mentol kristal 10 gr
– Kamfer kristal 5 gr
C. Cara Kerja
1. Minyak gandapura, minyak permint, bibit minyak, dan zat pewarna hijau dicampur jadi satu tanpa pemanasan api.
2. Kemudian mentol kristal dimasukkan sekaligus dalam percampuran tersebut.
3. Bandingkan minyak angin yang telah kau buat dengan minyak angin yang ada di pasaran.
D. Hasil Percobaan
Minyak angin yang telah dibuat memiliki :
Warna : ….
Bentuk : ….
Aroma : ….
E. Analisa Data
1. Apakah fungsi minyak gandapura dan mentol kristal dalam pembuatan minyak angin?
2. Apakah kesimpulan dari percobaan ini?
Steroid merupakan golongan lipid utama. Steroid dan terpena, keduanya disintesis melalui rute yang mirip. Steroid yang paling dikenal ialah kolesterol. Kolesterol terdapat dalam semua sel hewan tetapi terutama terkonsentrasi dalam otak dan sumsum tulang punggung. Kolesterol juga merupakan penyusun utama kerikil empedu. Jumlah total kolesterol dalam badan insan rata-rata ialah sekitar 2 ons. Kadar kolesterol dalam darah di bawah 200 mg/dL dapat diterima, tetapi kadar di atas 280 mg/dL berisiko tinggi terkena penyakit jantung koroner.
Steroid lain yang juga umum dijumpai dalam jaringan hewan dan memainkan tugas biologis yang penting ialah asam kolat (cholic acid). Asam kolat terdapat dalam susukan empedu, terutama dalam banyak sekali bentuk garam amida. Fungsi asam kolat sebagai materi pengemulsi untuk memudahkan perembesan lemak dalam usus. Pada dasarnya senyawa ini merupakan sabun biologis.
3. Fosfolipid
Fosfolipid menyusun sekitar 40% membran sel sedangkan sisanya protein. Fosfolipid secara struktur berkaitan dengan lemak dan minyak, kecuali salah satu dari gugus esternya digantikan oleh fosfatidilamina. Perhatikan struktur fosfolipid berikut ini.
 Berikut beberapa senyawa lipid dan kegunaannya Manfaat, Kegunaan Lipid dalam Kehidupan, Senyawa Kimia
Bagian asam lemak biasanya palmitil, stearil, atau oleil. Struktur yang ditunjukkan di atas ialah sefalin. Ketiga proton pada nitrogen digantikan oleh gugus metil dalam lesitin. Kedua jenis fosfolipid ini tersebar luas dalam tubuh, terutama di otak dan jaringan saraf.
Fosfolipid menyusun diri dalam lapisan ganda (bilayer) pada membran, dengan kedua “ekor” hidrokarbon mengarah ke dalam dan ujung polar fosfatidilamina membentuk permukaan membran, menyerupai diperlihatkan pada Gambar 1. 
 Berikut beberapa senyawa lipid dan kegunaannya Manfaat, Kegunaan Lipid dalam Kehidupan, Senyawa Kimia
Gambar 1. Struktur Fosfolipid.
Membran memainkan tugas kunci dalam biologi, yaitu mengatur difusi zat ke dalam dan ke luar sel.
4. Prostaglandin
Prostaglandin ialah kelompok senyawa yang bekerjasama dengan asam lemak tak jenuh. Kelompok senyawa ini ditemukan pada tahun 1930-an, sewaktu dijumpai bahwa insan mengandung zat yang dapat merangsang jaringan otot halus, menyerupai otot uterus untuk berkontraksi. Berdasarkan anggapan bahwa zat tersebut berasal dari kelenjar prostat, maka namanya menjadi prostaglandin. Sekarang kita mengetahui bahwa prostaglandin tersebar luas dalam hampir semua jaringan manusia, dan bahwa senyawa ini dalam jumlah sedikit aktif secara biologis dan mengakibatkan banyak sekali efek pada metabolisme lemak, denyut jantung, dan tekanan darah.
Prostaglandin memiliki 20 atom karbon. Senyawa ini disintesis di dalam badan melalui oksidasi dan siklisasi ke-20 karbon asam lemak tak jenuh, yaitu asam arakidonat (arachidonic acid). Karbon ke-8 hingga karbon ke-12 dari rantai bergelung membentuk cincin siklopentana dan fungsi oksigen (gugus karbonil atau hidroksil) selalu ada pada karbon ke-9. Jumlah ikatan rangkap atau gugus hidroksil dapat beragam di dalam strukturnya.
 Berikut beberapa senyawa lipid dan kegunaannya Manfaat, Kegunaan Lipid dalam Kehidupan, Senyawa Kimia
Prostaglandin telah menarik minat dalam masyarakat medis, karena senyawa ini digunakan dalam pengobatan penyakit inflamasi, menyerupai asma dan artritis reumatoid; pengobatan tukak paptik; pengendalian hipertensi; pengaturan tekanan darah, dan metabolisme serta menginduksi kelahiran dan pengguguran terapeutik.
Anda sekarang sudah mengetahui Kegunaan Lipid. Terima kasih anda sudah berkunjung ke Perpustakaan Cyber.
Referensi :
Sukmanawati, W. 2009. Kimia 3 : Untuk SMA/ MA Kelas XII. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, p. 266.


Sumber http://www.nafiun.com/