Manfaat, Kegunaan Keton, Dampak, Bahaya, Senyawa Kimia

Manfaat, Kegunaan Keton, Dampak, Bahaya, Senyawa Kimia – Oleh alasannya ialah banyak keton yang mempunyai amis harum, maka keton banyak digunakan dalam industri parfum. Aseton ialah keton yang paling sederhana dan penting. Zat ini dihasilkan dalam jumlah besar dengan mengoksidasi isopropil alkohol dengan katalis (Ag). Oleh alasannya ialah larut tepat dalam air dan banyak pelarut organik, aseton utamanya digunakan sebagai pelarut dalam industri (misalnya, untuk cat, dan pernis). Zat ini merupakan materi utama (terkadang materi satu-satunya) pada beberapa merek penghapus cat kuku. Aseton digunakan sebagai materi pengering alat-alat laboratorium. Aseton juga merupakan materi yang penting pada pembuatan kloroform, iodoform, dan pewarna.
Aseton dibentuk dalam badan insan sebagai hasil samping metabolisme lipid. Secara normal zat ini tidak hingga tertimbun alasannya ialah dioksidasi menjadi karbondioksida dan air. Konsentrasi normal aseton dalam badan insan kurang dari 1 mg/100 mL darah. Dalam kasus ketidaknormalan ibarat diabetes melitus, konsentrasi aseton melebihi tingkat tersebut. Zat ini dikeluarkan dalam air seni, sehingga mudah untuk dideteksi. Pada kasus yang parah, baunya dapat diketahui dari napas penderita.
Anda sekarang sudah mengetahui Kegunaan Keton. Terima kasih anda sudah berkunjung ke Perpustakaan Cyber.
Referensi :
Sukmanawati, W. 2009. Kimia 3 : Untuk SMA/ MA Kelas XII. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, p. 266.


Sumber http://www.nafiun.com/