Macam-Macam Unsur Intrinsik dan Ekstrinsik Cerpen

Hai teman semua, kali ini saya mau membuatkan bahan mengenai Unsur Intrinsik dan Ekstrinsik Cerpen yang akan dibahas lengkap dan mendetail. Materi bahasa Indonesia ini memang sering kita dapatkan di banyak sekali jenjang pendidikan, ibarat SD, SMP, bahkan SMA juga masih ada.

Cerpen memang menjadi bahan wajib yang harus dikuasai oleh semua siswa. Tidak hanya keterampilan membaca dan membuat cerpen saja, kita juga harus menguasai bagaimana cara menentukan unsur Intrinsik dan Ekstrinsik Cerpen tersebut. Maka dari itu, saya memutuskan untuk membuat artikel ini mengingat bahan ini sangat wajib untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia.

Oh ya, bagi yang ingin melihat contoh teks cerpen singkat beserta strukturnya, silahkan mampir ke artikel saya sebelumnya.

Oke kita mulai bahan kali ini…

Unsur Intrinsik dan Ekstrinsik Cerpen
sumber gambar: www.anneahira.com

Cerpen atau dongeng pendek adalah jenis karya sastra yang menggambarkan kisah atau dongeng dari suatu tokoh yang disertai dengan banyak sekali problem yang menyelimutinya serta solusi dari masalah-masalah tersebut.

Cerpen sendiri memiliki beberapa ciri antara lain yaitu:

Ciri-Ciri Cerpen

  1. Bentuk goresan pena singkat, padat, dan jelas.
  2. Tulisan kurang dari 10.000 kata.
  3. Sumber dongeng dari kehidupan sehari-hari, baik pengalaman sendiri maupun orang lain.
  4. Mengangkat problem tunggal atau inti sarinya saja.
  5. Habis dibaca dalam sekali duduk (artinya ceritanya pendek tidak terlalu panjang).
  6. Beralur tunggal dan lurus.
  7. Penokohannya singkat, sederhana dan tidak begitu mendalam.
  8. Penggunaan kata mudah dipahami oleh pembacanya.
  9. Memberikan kesan mendalam bagi perasaan pembaca.
  10. Tokoh yang ada mengalami konflik hingga pada penyelesaian.
Ada juga struktur dari Cerpen itu sendiri, mereka adalah:
Struktur Cerpen
  1. Abstraksi ialah pengarang menunjukkan ringkasan atau inti dongeng yang akan dikembangkan menjadi rangkaian peristiwa yang dialami tokoh imajinasinya.
  2. Orientasi ialah mengenalkan latar dongeng berkaitan dengan waktu, ruang, dan suasana yang terjadi dalam cerpen.
  3. Komplikasi ialah memperlihatkan urutan kejadian yang dihubungkan secara alasannya ialah akibat.
  4. Evaluasi ialah konflik yang muncul mulai mampu dipecahkan atau diselesaikan yaitu melalui tahapan evaluasi.
  5. Resolusi ialah mengungkapkan solusi dari banyak sekali problem yang menimpa tokoh.
  6. Koda ialah memberikan nilai-nilai atau pesan-pesan sopan santun yang mampu diambil dari suatu teks cerpen.
Setelah memahami Ciri-Ciri dan Struktur Cerpen, selanjutnya kita bahas bahan pokok kita yaitu Unsur intrinsik dan ekstrinsik cerpen.

Unsur Intrinsik dan Ekstrinsik Cerpen

Ciri-Ciri dan Struktur Cerpen

Pertama yaitu Unsur Intrinsik, unsur intrinsik yaitu unsur yang membangun dari dalam cerpen itu sendiri.
Berikut macam-macamnya:
Unsur Intrinsik Cerpen
1. Tema
Tema ialah gagasan pokok yang mendasari dari sebuah cerita. Tema biasanya mampu tersurat atau mampu dipahami pribadi dan juga mampu tersirat atau kita sendiri yang menyimpulkan tema itu sendiri.
2. Penokohan atau Perwatakan
Penokohan ialah derma sifat pada tokoh atau pelaku cerita. Terdapat 2 metode penokohan yaitu analitik dan dramatik. Penjelasannya sebagai berikut:

Metode Analitik ialah metode penokohan yang tunjukkan secara pribadi contohnya ibarat pendiam, keras kepala, pemarah,dan lainnya.

Metode Dramatik ialah metode penokohan yang digambarkan secara tidak langsung. Penggambarannya mampu melalui penggambaran fisik, dialog atau percakapan yang dilakukan oleh tokoh lain.

3. Alur (plot)
Alur ialah jalan dongeng dari sebuah cerpen. Ada tiga jenis alur yaitu alur maju, mundur dan campuran

4. Setting atau Latar
Setting ialah daerah peristiwa, waktu dan suasana dari suatu cerpen. Ada 3 pokok yaitu latar tempat, latar waktu, dan latar suasana.

5. Sudut Pandang (Point of View)
Sudut pandang ialah posisi dari pengarang didalam dongeng tersebut. Sudut pandang dibagi menjadi beberapa yaitu sudut pandang orang pertama berupa penggunaan gaya bahasa “aku”, dan sudut pandang orang ketiga, dan sudut pandang campuran.

6. Gaya Bahasa
Gaya bahasa ialah cara khas dalam memberikan sebuah kalimat atau kata menggunakan kalimat atau kata-kata pilihan yang indah. Gaya bahasa sering disebut sebagai majas. Nah bagi yang belum tahu apa itu majas atau ingin tahu pembagiannya mampu membaca artikel berjudul Macam-macam majas dan contohnya

7. Amanat
Amanat ialah pesan sopan santun yang mampu dipetik dari cerpen yang kita baca. Biasanya amanat sangat berkaitan dekat dengan cerpen yang mana penulis atau pembuat mengajak pembaca atau pendengar untuk melaksanakan sesuatu yang baik dan benar.

Itu ia unsur-unsur Intrinsiknya, selanjutnya yaitu unsur-unsur ekstrinsik dari cerpen. Unsur ekstrinsik ialah unsur yang membangun sebuah cerpen daru luar.

Unsur Ekstrinsik Cerpen
1. Latar Belakang Masyarakat
kondisi latar belakang dari masyarakat sangat besar lengan berkuasa besar bagi cerpen itu sendiri.

2. Latar Belakang Pengarang
Ini mampu meliputi pemahaman kita terhadap sejarah hidup dan sejarah hasil karangan yang sebelumnya. Latar belakang pengarang biasanya terdiri dari:

  • Biografi, berisikan mengenai riwayat hidup dari pengarang cerita, yang dituliskan secara lengkap.
  • Kondisi psikologis, ini berisi mengenai pemahaman kondisi psikologi atau keadaan yang menghipnotis pengarang dalam membuat cerpen.
  • Aliran Sastra, seorang penulis pastinya akan mengikuti aliran sastra tertentu. Ini sangatlah besar lengan berkuasa pada gaya penulisan yang dipakai oleh penulis dalam menciptakan sebuah karya sastra.
Nah saya rasa itu saja pembahasan kita kali ini mengenai Unsur Intrinsik dan Ekstrinsik Cerpen, biar bermanfaat dan jangan lupa like dan share artikel ini ya……