Macam-Macam Pengambilan Keputusan Dalam Manajemen

Pengambilan Keputusan

Pengambilan Keputusan Dalam Manajemen


Pengertian Pengambilan Keputusan

Pengambilan keputusan sangat penting dalam administrasi dan merupakan peran utama dari seseorang pemimpin (manajer). Pengambilan keputusan (decision making) diproses oleh pengambil keputusan (decision maker) yang hasil nya keputusan (decision). Keputusan-keputusan ini akan mengakibatkan aktivitas-aktivitas, sehingga proses administrasi dapat terlaksana. Keputusan akan mengakibatkan kegiatan dan atau mengakhiri aktivitas.

Macam-Macam Pengambilan Keputusan :

1. Keputusan Auto Generated
Keputusan ini diambil dengan cepat dan kurang memperhatikan, mempertimbangkan data, informasi, fakta, dan lapangan keputusan nya.
2. Keputusan Induced
Keputusan induced diambil berdasarkan scientific management atau administrasi ilmiah, sehingga keputusan itu logis, ideal, rasional untuk dilaksanakan dan resiko nya relatif kecil, proses pengambilan keputusan lebih lambat.
Basis Pengambilan Keputusan 
1. Keyakinan 
Manajer (decision maker) dalam pengambilan keputusan (decision making) nya didasarkan atas akidah bahwa “keputusan” (decision) inilah yang terbaik setelah diperhitungkan dan dianalisis faktor-faktor internal dan eksternal serta dampak nyata dan negatif dari keputusan tersebut. 

2. Intuisi 
Manjer dalam pengambilan keputusan didasarkan atas bunyi hati (intuisi) nya, bersifat inspirasi dan perasaan-perasaan (good feeling) nya, sasaran-sasaran, pengaruh, preferensi-preferensi, dan pisikologis individu pengambil keputusan memegang peranan penting.

3. Fakta-Fakta 
Pengambilan keputusan didasarkan atas hasil analisis data, informasi, dan fakta-fakta, serta didukung oleh kemampuan imajinasi, pengalaman, perspektif yang tepat, dan daya pikir untuk mengimplementasikan situasi dan dan kondisi masa depan.

4. Pengalaman
Manajer dalam pengambilan keputusan nya didasarkan kepada pengalaman nya dan pengalaman pihak-pihak lain. Pengalaman sangat berharga  menunjukkan petunjuk-petunjuk dan menunjukkan tanggapan atas pertanyaan “apa yang harus dilakukan dalam situasi dan kondisi.

5. Kekuasaan 
Decision maker dalam pengambilan keputusan (decision making) harus berpedoman atas kekuasaan (authority) yang dimiliki nya, semoga keputusan (decision) itu sah dan legal untuk diberlakukan. hal ini disebabkan authority merupakan dasar hukum untuk bertindak dan berbuat sesuatu.

Teknik-Teknik Pengambilan keputusan 

1. Operation Research
yaitu dengan penggunaan metode-metode scientific (yang meliputi teknik-teknik matematis) dalam analisis dan pemecahan suautu maslah tertentu, penerapan teknik ini ialah usaha inventarisasi.

2. Linear Programming 
yaitu dengan menggunakan rumus-rumus matematik yang disebut juga vector analysis.

3. Gaming War Games
Yaitu dengan teori yang biasa nya digunakan untuk menentukan strategi.

4. Probability
Yaitu dengan teori kemungkinan yang dapat diterapkan pada kalkulasi rasionalitas hal-hal yang tidak normal, mengenai sebuah keputusan yang dipertimbangkan dan diperhitungkan.

5. Rangking and statistical weighting
Yaitu dengan cara: 1. Melokalisasi banyak sekali faktor yang akan mensugesti keputusan terakhir, 2. menimbang faktor-faktor yang dapat dibandingkan dan yang tercakup didalam setiap alternatif.