Macam Macam Aliran Seni Lukis Terkenal di Dunia

Hai apa kabar semua? kali ini aku mau menyebarkan bahan wacana macam-macam fatwa seni lukis. Sebelumnya kita juga pernah membahas mengenai apa itu seni rupa?, nah bagi kalian yang belum paham bisa dibaca terlebih dahulu pada link diatas tadi.

Oke kita kembali lagi ke bahan kita, sekarang kita cari tahu dulu apa sih bahwasanya seni lukis itu, apakah hanya sebatas ukiran pada media kanvas, atau lebih dari itu. Nah untuk lebih paham silahkan simak baik-baik.

Macam Macam Aliran Seni Lukis Terkenal di Dunia

Seni Lukis ialah karya seni rupa yang merupakan bab dari seni rupa murni, yaitu karya yang lebih menekankan pada aspek keindahan atau estetika dari pada nilai guna. Banyak kita temui karya seni ini yang disebut lukisan, setiap hari kita bisa melihatnya alasannya ialah lukisan banyak digunakan untuk menghias suatu ruangan biar suasananya menyerupai yang ada didalam lukisan tersebut, dengan cita-cita pesan dari lukisan tersebut hingga kepada orang yang melihatnya.

Nah setiap lukisan tersebut pasti tidak sama baik itu dari segi kesudahannya atau fatwa pembuatannya. Kalau kita pahami, bahwasanya ada berbagai Aliran Seni Lukis yang ada didunia ini yang mungkin anda belum lihat sebelumnya. Untuk menambah pengetahuan anda akan lukisan, silahkan baca artikel ini hingga habis ya…

Macam Macam Aliran Seni Lukis

Banyak sekali pelukis terkenal yang ada didunia yang jumlahnya tidak terhitung lagi. Para pelukis biasanya membuat sebuah ciri khas dari setiap lukisan yang dibuatnya supaya orang tertarik terhadap karyanya. Nah disamping ciri khas, fatwa pembuatannyapun juga berbeda antara satu pelukis dengan pelukis lainnya. Perbedaan-perbedaan itulah yang membuat fatwa seni lukis yang ada didunia semakin kaya. Berikut ini macam macam fatwa seni lukis yang terkenal di Dunia, silahkan disimak.
  • Realisme
Aliran ini cenderung menghasilkan sebuah karya yang mengungkapkan kejadian-kejadian konkret yang dibuat secara objektif. Ciri ciri dari Aliran Realisme antara lain :

  1. Sesuai dengan fakta dan sesuai dengan keadaan alam
  2. Warna dibuat lebih natural dan tidak berlebihan
  3. Cenderung memalsukan bentuk bentuk alam sekitar secara lebih detail
  • Romantisme
Pengertiannya yaitu fatwa seni lukisyang menggambarkan sebuah keadaan yang dianggap menarik dan bernilai tinggi. Aliran ini memiliki beberapa ciri antara lain sebagai berikut:

  1. Lukisannya didramatisir
  2. Menggunakan warna-warna cerah
  3. tema kejadiannya menarik dan mengundang orang untuk melihat
  4. gambar terkesan di lebih-lebihkan
  • Naturalisme
Aliran Seni Lukis Naturalisme

Aliran ini sangat bergantung dengan keadaan alam alasannya ialah dalam pembuatan lukisan dengan gaya naturalisme, pelukis mencoba untuk membuat sebuah kondisi alam yang awktu itu diamatinya kedalam kanvas. Aliran ini memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

Baca Juga:  Arti peribahasa Seperti kerbau menanduk anak dengan papar bukan dengan tanduk

  1. Tema wacana alam atau lingkungan sekitar
  2. Gambar lebih terlihat objektif atau konkret menyerupai keadaan yang dilihat pelukis
  3. Mengutamakan unsir-unsir estetika kedalam gambar
  4. Tidak banyak atau bahkan tidak ada sama sekali objek-objek karangan
  • Klasisme
Pada masa ke-14, merupakan masa dimana seni klasisme banyak dikagumi oleh kaum penguasa, bangsawan, dan istana. Seni ini lahir tepatnya di zaman Renaisance. Ciri-cirinya ialah sebagai berikut:

  1. Objek lukisan yang dibuat terkesan rapi dan indah
  2. Penggambaran objek dibuat dengan sendirinya
  3. menggunakan teknik dekoratif dan memperoleh objek
  • Neoklasisme
Aliran ini memiliki kemiripan dengan fatwa sebelumnya yaitu klasisme alasannya ialah Neoklasisme merupakan kelanjutan dari fatwa klasisme itu sendiri. Aliran ini sempat sangat populer alasannya ialah banyak seniman akademis yang beraliran Neoklasisme. Ciri-Cirinya sebagai berikut:

  1. Tema wacana kehidupan istana atau keluarga
  2. Lukisannya memiliki kesan hening dan lembut
  3. Objek yang ada memiliki gerakan
  4. Teknik pewarnaannya berkembang seiring waktu
  • Kubisme
Aliran Seni Lukis Kubisme
Sumber Gambar: Amezine.co

Lukisan beraliran kubisme dibuat dengan mengungkapkan atau menggabungkan objek-objek geometri menyerupai kubus, bola, segitiga, kerucut dan bentuk lainnya. Ciri-cirinya yaitu:

  1. Gambar yang dihasilkan memiliki kesan ceria atau bahagia
  2. Lebih banyak menggunakan objek kubus sebagai dasar untuk membuat bentuk lainnya
  • Impresionisme
Lukisan dengan fatwa ini dibuat berdasarkan kenyataan alam yang ditemui oleh pelukis. Ciri-cirinya sebagai berikut:

  1. Karya tidak mendetail tanpa garis penegas
  2. Objek yang dibuat sangat alami
  3. Objek yang dibuat terlihat kabur atau tidak terlalu jelas
  • Abstrak
Lukisan beraliran abnormal tidak memiliki tema atau arti yang jelas. Dibuat berdasarkan imajinasi dari pelukis yang dibuat diatas kanvas.

  • Primitivisme
Gambar yang dibuat cenderung sederhana, datar dan dua dimensi. Aliran ini cenderung berlandaskan pada sebuah objektivitas yang diinginkan. Ciri-cirinya yaitu:

  1. Gambarnya sederhana
  2. Temanya wacana kehidupan zaman dulu
  3. Objek-objek yang ada terkesan datar dan sederhana
  • Art Deco
Aliran ini pernah sangat populer yaitu masa setelah perang dunia 1 berakhir. Aliran art deco cenderung menggunakan pewarnaan yang cemerlang dan bentuk yang cukup sederhana.

  • Futurisme
Futurisme ialah fatwa seni yang mendukung perkembangan tipografi sebagai unsur lisan dalam desain dan juga futurime fatwa seni mengimbangi segala sesuatu yang cepat dan dinamis.

  • Fauvisme
Aliran ini mengungkapkan kebebasan lisan sehingga objek-objek yang dibuat lebih kaya nantinya.

  • Pointilisme
Aliran pointilisme memanfaatkan teknik melukis dengan dasar titik-titik. Ciri-cirinya sebagai berikut:

  1. Objek warna-warni
  2. Tersusun dari banyak titik-titik
  • Optik Art
Aliran ini memanfaatkan ilusi mata yang mana nantinya akan menjadikan daya imajinasi bagi pelukis.

  • Surealisme
Aliran Seni Lukis Surealisme
sumber gambar: nh5ima

Aliran ini menampilkan objek natural yang dibuat menjadi tidak nyata. Ciri-cirinya sebagai berikut:

Baca Juga:  Informasi Gunung Janga (Джанга) - Profil, Lokasi, Tinggi, Dsb

  1. Bebas tanpa aturan
  2. Kebanyakan menggunakan 2 metode berekspresi yaitu Absolute Surrealism dan Veristic Surrealism.
  • Pop Art
Menggunakan kemampuan imajinasi pelukis untuk membuat benda yang populer menjadi sebject matter.

  • Simbolisme
Aliran ini menggunakan lambang (simbol) tertentu dalam membuat sebuah wangsit biar nantinya gambar yang dihasilkan memiliki ciri khas atau hal yang menarik. Makna dari gambaran sulit untuk diungkapkan oleh orang lain, hanya si pelukis yang tahu.

  • Postmodernisme
Aliran yang menggunakan dasar pandangan hiper-realitas yang bisa dipengaruhi oleh hal-hal lain.

  • Constructivism
Adalah fatwa yang berlandaskan pada suatu konstruksi sebagai sistem sosial yang ditandai oleh pengguna metode industri.

Nah itu beliau beberapa macam-macam fatwa seni lukis yang ada didunia, semoga bermanfaat dan jangan lupa like dan share postingan ini ya. Terima Kasih