Konferensi Meja Bundar (KMB) : Latar Belakang Hasil dan Dampak

Hai sob, apa kabar kalian semua, pada artikel ini saya akan membuatkan bahan wacana Konferensi Meja Bundar (KMB). Nah sob kita nanti tidak hanya membahas sebatas apa itu KMB, tapi lebih dari itu. Kita akan mencari tahu latar belakang konferensi meja bundar.

Nah mengingat bahan yang saya bagikan ini cukup penting untuk sahabat semua pahami, jadi ada baiknya untuk sahabat mempersiapkan diri sob, alasannya ialah bahan kali ini spesial saya tujukkan untuk sahabat semua.

Oke tidak usah berbasa-basi lagi pribadi saja kita cari tahu seperi apa isi KMB ini dan juga apa sih hasil konferensi meja lingkaran itu sendiri.

Latar Belakang Konferensi Meja Bundar (KMB)

Konferensi Meja Bundar (KMB)

Konferensi Meja Bundar adalah sebuah pertemuan yang dilaksanakan di Den Haag, Belanda, dari 23 Agustus sampai 2 November 1949 antara perwakilan Republik Indonesia, Belanda, dan BFO (Bijeenkomst voor Federaal Overleg), yang mewakili aneka macam negara yang diciptakan Belanda di kepulauan Indonesia.

KMB berlangsung di DenHaag tepatnya tanggal 23 Agustus 1949 sampai 2 November 1949 yang mana kala itu dihadiri oleh delegasi dari Indonesia, Belanda, BFO, dan UNCI. Delegasi dari Indonesia sendiri dipimpin oleh Moh. Hatta, delegasi Belanda dipimpin oleh J.V. Maarseven, delegasi BFO dipimpin oleh Sultan Hamid, dan UNCI diketuai oleh Chrichley.
Konferensi ini dipimpin oleh Perdana Menteri Belanda Willem Drees. Nah sahabat pasti sudah penasaran kan apa sih hasil konferensi meja lingkaran tersebut. Oke pribadi saja saya bagikan untuk sahabat semua.
Sobat lain juga membaca :

Hasil dan Dampal Konferensi Meja Bundar

Hasil Konferensi Meja Bundar

Nah itu beliau sob hasil dari KMB tersebut. Selanjutnya kita lihat dampak yang timbul dari KMB itu sendiri.

Dampak dari KMB yaitu pada tanggal 27 Desember 1949 pemerintah sementara negata dilantik. Soekarno dan Hatta dilantik sebagai presiden dan perdana menteri yang membentuk kabinet Republik Indonesia Serikat.
Indonesia Serikat dibentuk menyerupai republik federasi berdaulat yang terdiri dari 16 negara bab dan merupakan persekutuan dengan Kerajaan Belanda.
Tanggal penyerahan kedaulatan oleh Belanda ini menjadi tanggal yang diakui oleh Belanda sebagai tanggal kemerdekaan Indonesia. Belanda mengakui secara de facto kemerdekaan Indonesia tanggal 17 Agustus 1945 terjadi pada tanggal 15 Agustus 2005 melalui sebuah konferensi di Jakarta.

Sekian artikel dari saya mengenai Latar Belakang, Hasil dan juga Dampak Konferensi Meja Bundar, supaya bermanfaat untuk sahabat semua.