Komisi Tiga Negara (KTN) Anggota dan Proses Terbentuknya

Hai sob, kembali lagi di , nah pada artikel ini aku akan mengembangkan berita wacana Komisi Tiga Negara atau KTN mulai dari proses terbentuknya hingga anggota KTN itu sendiri.

Nah bahan sejarah ini menjadi salah satu sejarah yang sangat kuat bagi bangsa Indonesia, tahu kenapa? Baca dulu hingga habis artikel ini ya sob, nanti ketemu sendiri jawabannya. Capek son buat artikel, masak nggak dibaca hehehehehee

Nah bagi sahabat yang sudah tidak tabah lagi eksklusif saja sob kita bahas bahan wacana Komisi Tiga Negara (KTN)…

Komisi Tiga Negara atau KTN

Komisi Tiga Negara (KTN)
Kita tahu Belanda melaksanakan Agresi Militer 1 pada tanggal 21 Juli 1947 yang mana menimbulkan munculnya reaksi dari banyak sekali negara. India dan Australia mengajukan permohonan supaya dilema RI dan Belanda ini segera dibicarakan dalam sidang Dewan Keamanan PBB.

Usulan tersebut diterima dan kemudian pada tanggal 31 Juli 1947 dilema antara Indonesia dan Belanda dimasukkan kedalam sidang Dewan Keamanan.

PBB menyerukan baik itu kepada Indonesia maupun Belanda untuk melaksanakan gencatan senjata, hal itu disampaikan PBB pada tanggal 1 Agustus 1947. PBB juga menyuruh kedua negara untuk secepatnya mencari penyelesain dilema secara damai.
Untuk sementara, waktu gencatan senjata diawasi oleh Komisi Konsuler yang diketuai oleh Konsul Jenderal Amerika, Dr. Walter Foote, dan sebagai anggotanya ada Konsul Jenderal dari Cina, Belgia, Prancis, dan juga Inggris. Hasil laporan dari komisi konsuler ialah penghentian tembak menembak hasilnya masih belum memuaskan.
Pada akhirnya, Dewan Keamanan PBB menyetujui proposal Amerika Serikat untuk membentuk komisi jasa-jasa baik untuk Indonesia (committee of good offices for Indonesia) yang kemudian kita kenal dengan nama Komisi Tiga Negara atau disingkat KTN.

Anggota Komisi Tiga Negara (KTN)

Anggota KTN sendiri terdiri dari tiga negara yaitu :
  1. Australia dipilih oleh Indonesia diwakili oleh Richard C. Kirby.
  2. Belgia dipilih oleh Belanda diwakili oleh Paul van Zeeland.
  3. Amerika Serikat sebagai pihak netral diwakili oleh Dr. Frank Graham.
Tugas Komisi Tiga Negara sendiri ialah untuk menyelesaikan semua dilema mulai dari sengketa dan dilema lainnya antara Indonesia dengan Belanda melalui cara-cara yang damai, dengan kata lain tujuan KTN ini ialah untuk mendamaikan kedua belah pihak yang sedang berseteru tersebut.