Kerugian Besar Seorang Perokok/Pecandu Rokok Muda Selama Hidupnya

Apabila seorang dewasa terjerumus oleh pengaruh rokok sehingga menjadi seorang perokok aktif, maka kemungkinan besar anak muda tersebut akan menghabiskan sisa hidupnya menghisap rokok alasannya yaitu tidak mampu berhenti alasannya yaitu efek berhenti merokok yang menyiksa. Dengan demikian pengusaha rokok sangat diuntungkan alasannya yaitu memiliki korban rokok yang umumnya setia pada rokok kesusakaannya.

Asumsi-asumsi yang digunakan pada perhitungan :
1. Satu batang rokok harganya Rp. 1000,-
2. Dalam satu hari rata-rata habis 12 barang rokok
3. Usia Mulai Merokok yaitu 15 tahun
4. Usia Berhenti Merokok yaitu 55 tahun
5. Satu Bulan ada 360 hari

Mari kita hitung berapa uang yang harus dikeluarkan oleh seorang dewasa yang mau mulai merokok tersebut selama merokok :

Rokok Seumur Hidup = Jumlah Rokok Satu Tahun x Harga Rokok
Rokok Seumur Hidup = (40 tahun x 360 hari x 12 batang) x Rp. 1000
Rokok Seumur Hidup = 172.800 batang x Rp. 1000
Rokok Seumur Hidup = Rp. 172.800.000,-

Makara seorang dewasa telah dibebankan biaya rokok seumur hidup sebesar seratus tujuh puluh dua juta delapan ratus ribu rupiah. Nilai uang tersebut dikala ini setara dengan satu buah rumah sederhana atau satu unit kendaraan beroda empat baru. Perhitungan ini belum memperhitungkan inflasi dan biaya pengobatan apabila sakit. Makara mampu lebih dari milyaran rupiah yang harus ditanggung pecanduk rokok muda selama menjadi budak rokok. Suatu jumlah uang yang sangat besar dan mampu dimanfaatkan untuk keperluan yang lainnya.

Selama mampu berhenti merokok maka berhentilah sebelum otak anda menganggap zat nikotin yang terkandung di dalam asap rokok sebagai makanan wajib yang harus selalu tersuplai di sepanjang waktu.  Pada dasarnya badan kita tidak membutuhkan nikotin.  Namun jikalau diperkenalkan ke dalam badan kita, maka badan kita semakin lama akan semakin membutuhkan zat tersebut.  Apabila berhenti mengkonsumsi nikotin secara tiba-tiba maka orang yang ketagihan nikotin hidupnya menjadi tidak nyaman dan tidak menyenangkan.