Kenaikan Tinggi Air Laut Akibat Pemanasan Global Planet Bumi

Tinggi permukaan air laut telah mengalami kenaikan sebesar kurang lebih 20 cm secara umum di segala penjuru dunia.  Air laut menjadi bertambah jumlahnya secara signifikan akhir dari adanya pemanasan global yang terjadi di planet bumi.  Suhu udara yang tambah panas menjadikan es di kutub utara dan kutub selatan mencair menjadi air dan kemudian masuk ke dalam laut yang mengalir.  Air es kutub pun risikonya menyebar ke seluruh penjuru dunia.  Es kutub semakin lama semakin mengecil.

Pihak yang paling takut dengan adanya kenaikan tinggi permukaan air laut secara umum di planet bumi yang kita tempati ini yakni negara-negara yang wilayahnya kecil dan tinggi permukaannya rendah.  Jika air laut terus mengalami kenaikan dari waktu ke waktu, maka negara tersebut terancam karam di bawah permukaan laut.  Jika negara tersebut karam maka negara tersebut hanya tinggal kenangan.  Penduduk negara tersebut pun harus rela pindah ke negara lain untuk bertahan hidup di dunia yang fana ini.

Selain negara yang wilayah daratannya rendah, negara kita Indonesia pun juga mengalami dampak eksklusif dari pemanasan global.  Pulau-pulau kecil yang awut-awutan di seluruh penjuru tanah air banyak yang tenggelam.  Selain itu satu-satunya kawasan bersalju di pegunungan jaya wijaya papua semakin mengecil.  Tidak menutup kemungkinan jikalau di kemudian hari mampu hilang sama sekali sehingga kita tidak punya lagi es salju alami di Indonesia.