Kalimat Langsung dan Kalimat Tidak Langsung Pengertian Beserta Contohnya

Hai sobat semua, kali ini aku mau membuatkan materi mengenai apa sih kalimat eksklusif dan kalimat tidak eksklusif itu?

Nah pertanyaan tersebut, terangkup didalam satu artikel ini, jadi bila kalian sedang mencari materi yang bekerjasama dengan kalimat eksklusif dan tidak langsung, tidak ada salahnya untuk membaca artikel bermanfaat dari aku ini.

Oke eksklusif saja kita mulai pembahasan kita, silahkan simak baik-baik ya. Jangan lupa baca juga pengertian pamflet dan ciri-cirinya.

Ilustrasi Dialog Kalimat Langsing dan Tidak Langsung

Pengertian Kalimat eksklusif dan Tidak Langsung

Nah kedua kalimat tersebut, memiliki definisi yang berbeda-beda antara satu dengan yang lainnya, berikut penjelasannya ihwal kalimat eksklusif dan tidak langsung.

Kalimat Langsung

Kalimat Langsung ialah kalimat yang merupakan hasil kutipan eksklusif dari pembicaraan seseorang yang sama dengan yang diucapkan oleh pihak ketiga tersebut.

Untuk memudahkan kalian dalam menentukan apakah kalimat ini termasuk kalimat eksklusif atau tidak, silahkan kalian lihat ciri-ciri kalimat eksklusif dibawah ini:

  • Terdapat tanda petik bila dalam bentuk tulisan.
  • Intonasi pada kalimat yang dikutip tersebut bernada lebih tinggi.
  • Kalimat pertama yang dipetik menggunakan abjad besar atau kapital.
  • Kalimatnya mampu berupa kalmat berita, kalimat tanya, dan juga kalimat perintah.
  • Kalimat petikan dan kalimat pengiring dipisahkan dengan tanda baca koma (,).
  • Kalimat eksklusif yang berupa dialog berurutan harus didahului dengan tanda titik dua (:).
  • Pola susunan:
    Pengiring, “kutipan”
    “Kutipan,” pengiring
    “Kutipan, pengiring, “kutipan”
Contoh Kalimat Langsung :
“Atmosfernya selama syuting beda banget, kayak lagi dijagain dan dipantau sama Olga. Makara harus main bagus, jadi kita akting semaksimal mungkin supaya filmnya sukses,” kata Chika di kawasan yang sama.

Kalimat Tidak Langsung
Kalimat tidak eksklusif ialah kalimat yang memberitahukan perkataan orang lain dalam bentuk kalimat berita.

Seperti kalimat sebelumnya, kalimat tidak eksklusif juga memiliki ciri, berikut ini ciri-ciri kalimat tidak langsung:

  • Tidak menggunakan tanda petik (“…”).
  • Cara membacanya datar atau tidak ada penekanan.
  • Biasanya mendapat pelengkap konjungsi “bahwa”
  • Terdapat perubahan kata ganti orang, yaitu :
    Kata ganti orang ke-1 menjelma orang ke-3.
    Kata ganti orang ke-2 menjelma orang ke-1.
Contoh Kalimat Tidak Langsung:
Ahmad mengatakan bahwa beliau akan pergi ke Mekkah untuk menunaikan ibadah haji.
Andre meminta kepada Ayahnya semoga beliau dibelikan sebuah smartphone.
Iqbal meminta kepada Ikmal semoga tidak berjalan ditengah jalan.
Nah sekian materi dari aku mengenai kalimat eksklusif dan kalimat tidak langsung, semoga bermanfaat dan jangan lupa like dan share artikel bermanfaat ini ya.