Kalimat Aktif dan Pasif dan Contohnya

Halo teman semua, pada artikel ini saya akan mengembangkan bahan ihwal kalimat aktif dan pasif dan contohnya. Nah bahan ini termasuk dalam salah satu bahan bahasa Indonesia dan juga bahasa Inggris. Tapi alasannya yakni kita orang Indonesia, jadi yang akan kita bahas kali ini yakni kalimat aktif dan pasif.

Oke tidak usah berbasa-basi, eksklusif saja kita bahas bahan ihwal kalimat aktif dan kalimat pasif lengkap dengan contohnya.

Kalimat Aktif dan Pasif beserta Contohnya

Kalimat Aktif dan Pasif dan Contohnya
Kalimat Aktif
kalimat aktif yakni kalimat yang yang mana subjek berperan sebagai pelaku yang secara aktif melaksanakan suatu tindakan yang dikemukakan dalam predikat kepada objek.
Ciri-Ciri Kalimat Aktif :
  1. Subjek melaksanakan tindakan yang lansung pada objeknya.
  2. Predikatnya selalu menggunakan imbuhan me- atau ber-.
  3. Memiliki pola S-P-O-K atau S-P-K.
  4. Ada kalimat aktif yang memerlukan objek.
  5. Ada kalimat aktif yang tidak memerlukan objek. Setelah mendapat predikat subjek ditambah pemanis atau keterangan.
Jenis-Jenis Kalimat Aktif :

  • Kalimat Aktif Transitif
Dalam sebuah kalimat, sering kita jumpai ada yang mengharuskan adanya objek, tapi ada juga yang tidak mengharuskan adanya objek. Nah kalimat yang harus ada objeknya disebut kalimat aktif transitif.

Contoh :
Ibu memasak udang untuk makan malam kami sekeluarga.
S : ibu
P : memasak
O : udang
K : mMakan malam kami sekeluarga
  • Kalimat Aktif Intransitif
Kalimat ini merupakan kebalikan dari kalimat transitif. Kalau transitif mengharuskan adanya objek, sebaliknya, kalimat aktif intransitif tidak memiliki objek. Biasanya kalimat ini memiliki pola S-P atau S-P-K.

Contoh :
Adzro’ul Akifah sedang menjahit dengan hati-hati.
S : Adzro’ul Akifah
P : menjahit
K : dengan hati-hati
  • Kalimat Aktif Ekatransitif
Kalimat ini mengharuskan adanya objek tapi tidak memiliki keterangan atau pelengkap. Kaprikornus pola kalimatnya yaitu S-P-O.

Contoh :
Akif membaca sebuah komik
S : Akif
P : membaca
O : komik
  • Kalimat Aktif Dwitransitif
Kalimat ini memiliki susunan yang paling lengkap, yaitu subjek, predikat, objek dan keterangan atau S-P-O-K. Jika salah satu dari unsur tersebut tidak terpenuhi, maka kalimatnya akan menjadi rancu dan kehilangan makna.

Contoh :
Akif mengirimkan uang kepada orang tuanya setiap bulan.
S : Akif
P : mengirimkan
O : uang
K : kepada orang tuanya setiap bulan.
Kalimat Pasif
Kalimat pasif yakni kalimat yang mana subjeknya dikenai pekerjaan yang berupa predikat oleh objek.
Ciri-Ciri Kalimat Pasif :
  1. Subjek pada kalimat aktif menjadi objek pada kalimat pasif.
  2. Pada umumnya kata kerja didahului dengan kata ganti orang ku- dan kau-.
  3. Kata “oleh” dalam kalimat pasif dapat dihilangkan dan tidak merubah makna.
  4. Predikat menggunakan awalan di-, ke-an  atau ter-.
Jenis-Jenis Kalimat Pasif :

  • Kalimat Pasif Transitif
Kalimat pasif transitif yakni kalimat pasif yang memiliki objek.

Contoh :
– Buku itu dibawa Akif
– Ruang kerja ayah sedang dibersihkan oleh Ahmad
– Sepeda milik Ahmad sudah diperbaiki bapaknya
  • Kalimat Pasif Intransitif
Kalimat pasif intransitif yakni kalimat pasif yang tidak memiliki objek.

Contoh :
– Joko Widodo telah dilantik menjadi Presiden
– Kamar Ahmad sedang diperbaiki
– Hewan itu terdampar dipinggir pantai.
Nah sekian artikel dari saya mengenai kalimat aktif dan pasif beserta contohnya, supaya bermanfaat untuk teman semua yang sedang berguru ihwal dua kalimat ini. Jangan lupa like dan share artikel ini ya. Terima kasih….