Kabut Polusi Adalah Prakiraan Cuaca Baru di Indonesia dan Dunia

Biasanya dalam prakiraan cuaca diinformasikan bahwa suatu tempat ialah cerah, berawan atau hujan.  Namun apa hasilnya jikalau kita menemukan sesuatu yang mengerikan pada berita perkiraan cuaca di kawasan tempat tinggal kita.  Kita pasti akan merasa duka sekaligus takut apabila cuaca yang mengerikan tersebut menunjukkan dampak negatif terhadap diri kita, keluarga dan orang-oang di sekitar kita yang kita sayangi.  Prakiraan cuaca yang membuat kita merinding dan tersenyum kecut ialah cuaca “Kabut Polusi”.

Kabut polusi ialah suatu keadaan di mana suatu kawasan diselimuti oleh kabut yang berasal dari aneka macam polusi udara.  Orang luar negeri biasa menyebutnya dengan sebutan “haze” yang berasal dari polusi udara.  Yang terang haze tidak baik untuk kesehatan manusia, hewan dan mungkin juga untuk tumbuh-tumbuhan.  Kabut polusi ialah cuaca yang sering kita jumpai di kota-kota besar menyerupai Jakarta, Surabaya, Medan, Padang, Semarang, dan lain sebagainya.  Walaupun kabut polusi tidak pribadi menimbulkan gangguan kesehatan, namun dalam jangka panjang bisa menimbulkan aneka macam dilema kesehatan serius yang dapat berujung kepada kematian.

Untuk mengetahui kota kita mengalami kabut polusi atau tidak kita bisa mencari tahu dengan cara berikut ini :

1. Pergi ke situs web www.google.com lewat komputer atau handphone
2. Ketik kata kunci pencarian “Cuaca” saja atau “Cuaca Jakarta” untuk lebih spesifik
3. Tekan enter
4. Nanti akan muncul berita prakiraan cuacanya (Baru hanya mendukung kota-kota besar saja)

Atau bisa juga dengan melihat pribadi ke langit luas sejauh mata memandang.  Lebih disarankan lagi melihat dari tempat yang tinggi menyerupai gedung bertingkat, sentra perbelanjaan, jembatan penyebrangan, jalan layang, dan lain sebagainya.  Jika terdapat kabut tipis di suatu tempat yang biasanya sangat jarang berkabut normal, maka kemungkinan besar itu ialah kabut polusi yang berasal dari aneka macam polusi udara yang bergabung menjadi satu.

Kota besar memang telah terbiasa mengalami penyakit cuaca polusi udara akhir dari pemerintah setempat atau pemerintah kawasan tetangga yang tidak bisa mengatur daerahnya dengan baik.  Untuk mengatasi dilema kabut polusi diperlukan kebijakan ekstrim tidak populis kepada masyarakat luas tanpa pilih kasih untuk membatasi produksi polusi udara baik dari pabrik, kendaraan bermotor, rumah tangga, dan lain sebagainya.  Semua itu harus dilakukan demi terciptanya hidup yang sehat bagi diri kita, keluarga, dan orang-orang di sekitar kita.