Kabinet Ali Sastroamijoyo 1 dan 2

Hai sob, kali ini saya mau membuatkan artikel wacana Kabinet Ali Sastroamijoyo 1 dan 2 kepada sahabat semua. Nah pastinya sahabat sudah pada tahukan sedikit wacana kabinet Ali Sastroamijoyo ini? kabinet ini dipimpin oleh Perdana Menteri Ali Sastroamijoyo.

Ada beberapa jadwal yang dijalankan oleh baik kabinet Ali Sastroamijoyo 1 ataupun kabinet Ali Sastroamijoyo 2, nah bagi yang sedang mencari isu wacana apa saja sih jadwal kerja dari kabinet ini, silahkan simak ulasan dibawah ini…

Baca Juga : Kabinet Sukiman dan Kabinet Wilopo

Kabinet Ali Sastroamijoyo

Kabinet Ali Sastroamijoyo

# Kabinet Ali Sastroamijoyo 1 (31 Juli 1953 – 12 Agustus 1955)
Kabinet Ali Sastroamidjoyo 1 dibentuk pada tanggal 31 Juli 1953.Kabinet ini diketuai oleh Perdana Menteri Ali Sastroamidjoyo dari PNI dan Wongsonegoro dari PIR ( Partai Indonesia Raya) sebagai wakilnya.
Seperti kabinet-kabinet lainnya, kabinet Ali Sastroamidjoyo 1 ini juga memiliki jadwal yang dikenal dengan jadwal 4 pasal isinya, sebagai berikut :
  1. Program  dalam negeri, antara lain meningkatkan keamanan dan kemakmuran, serta segera dilaksanakan pemilihan umum.
  2. Pembebasan Irian Jaya secepatnya.
  3. Program luar negeri, antara lain pelaksanaan politik bebas aktif dan peninjauan kembali persetujuan KMB.
  4. Penyelesaian pertikaian politik
Kabinet Ali Sastroamidjoyo 1 ini memiliki prestasi yang sangat membanggakan yaitu berhasil menyelenggarakan Konferensi Asia Afrika di Bandung pada tanggal 18 hingga 24 April 1955. Ali Sastroamidjojo menyerahkan mandatnya kepada Presiden pada tanggal 24 Juli 1955 dikarenakan adanya duduk perkara TNI AD sebagai kelanjutan dari peristiwa 17 Oktober 1952.
Kepala Staf Angkatan Darat Mayor Jenderal Bambang Sugeng mengajukan permohonan berhenti dan disetujui oleh kabinet. Untuk menggantikan posisinya ditunjuklah Kolonel Bambang Utoyo, Panglima Tentara dan Teritorium II/Sriwijaya oleh menteri pertahanan.
Namun pengangkatan pimpinan gres tersebut ditolak para Panglima Angkatan Darat alasannya ialah proses pengangkatannya dianggap tidak menghiraukan norma-norma yang berlaku dalam lingkungan TNI AD.
Masalah lain yang menimbulkan kabinet Ali Sastroamidjoyo 1 menyerahkan mandatnya ialah keadaan ekonomi yang semakin memburuk, adanya korupsi dan inflasi yang menimbulkan kepercayaan rakyat menjadi merosot. Selain itu terjadi keretakan di dalam kabinet Ali sastroamijoyo 1 yaitu NU memutuskan untuk menarik kembali menteri-menterinya yang diikuti oleh partai partai lainnya titik.

# Kabinet Ali Sastroamijoyo 2 (20 Maret 1956 – 14 Maret 1957)

Kabinet Ali Sastroamijoyo 1 dan 2

Kabinet Ali Sastroamidjoyo 2 masih dipimpin oleh perdana menteri Ali Sastroamidjoyo. Kabinet ini merupakan hasil dari Koalisi dari beberapa partai antara lain PNI, Masyumi, dan NU. kabinet Ali Sastroamidjoyo 2 ini menjadi kabinet pertama setelah Pemilu 1955.

Kabinet ini memiliki jadwal pokok, antara lain :

  1. Pembatalan KMB
  2. Perjuangan mengembalikan Irian Barat ke pangkuan Republik Indonesia
  3. Pemulihan keamanan dan ketertiban, pembangunan ekonomi, keuangan, industri, perhubungan, pendidikan, serta pertanian.
  4. Melaksanakan keputusan Konferensi Asia Afrika (KAA) 

Kabinet ini kembali menyerahkan mandatnya kepada presiden dikarenakan terdapat perpecahan antara PNI dan Masyumi. Penyerahan mandat tersebut dilaksanakan pada tanggal 14 Maret 1957. Masyumi menghendaki biar Ali sastroamijoyo menyerahkan mandatnya kepada presiden sesuai dengan tuntutan daerah, sedangkan Ali sendiri berpendapat bahwa kabinet tidak wajib mengembalikan mandatnya hanya alasannya ialah tuntutan daerah.

Pada bulan Januari 1957, Masyumi menarik semua menterinya dari kabinet dan hal tersebut membuat kabinet Ali Sastroamidjoyo 2 ini semakin lemah.

Sekian artikel dari saya wacana Kabinet Ali Sastroamijoyo 1 dan 2, semoga bermanfaat dan jangan lupa lik dan share artikel ini ya. Terima Kaish.