Jenis Ponsel/Handphone yang Diincar Pencopet, Pencuri, Penodong, Dkk

Memiliki handphone yang bagus dan canggih yaitu gaya hidup sebagian besar orang.  Dengan menggunakan hape yang bagus, seseorang mampu merasa gembira dan tidak minder dalam pergaulan sehari-hari.  Terkadang handphone menjadi salah satu pembeda status sosial seseorang pada komunitas orang-orang yang memandang materi sebagai sesuatu yang paling utama dalam kehidupan sehari-hari.  Orang yang berhandphone baru, canggih dan mahal dianggap sebagai orang yang berkelas tinggi, sedangkan orang yang berhape kuno, jadul, dan murahan akan dianggap orang yang berstatus rendah.

Selain pujian yang tiada tara yang dirasakan oleh orang-orang penggila handphone atau ponsel mewah, kegelisahan pun juga membayangi mereka.  Rasa gelisah itu muncul ketika menyadari bahwa selain dirinya juga terdapat banyak orang yang menginginkan handphone bagus miliknya.  Selain para penjahat murni, pencuri kambuhan dan orang yang menghalalkan segala cara untuk mewujudkan cita-citanya juga dapat menjadi penyebab berpindahtangannya handphone, smart phone, ponsel, pda, dan lain sebagainya dari pemilik sahnya ke tangan orang lain.

Perubahan isu terkini dalam dunia perhandphonan yang cepat menyebabkan harga handphone ikut bergerak cepat.  Handphone yang berharga di atas tiga juta rupiah mampu turun harga menjadi ratusan ribu rupiah dalam jangka waktu beberapa tahun saja.  Otomatis para penjahat handphone pun juga harus beradaptasi dalam melaksanakan aksinya.  Sebelum beraksi para penjahat yang mengincar barang-barang berharga milik orang lain itu harus mengetahui perkiraan nilai jual dari barang-barang yang akan dirampasnya.  Para penjahat pun tidak menginginkan hasil kejahatan yang didapat tidak sesuai dengan hasil yang diharapkan.  Jangan hingga resiko perbuatan jahat mereka lebih tinggi daripada hasil yang didapat.

Berikut di Bawah Ini Adalah Kriteria Jenis Handphone / Ponsel yang Diincar dan Disukai Oleh Penjahat (Perampok, Pencuri, Penodong, Pencopet, Penipu, dan Lain-Lain) :

1. Terlihat Mahal dan Mewah

Sebelum beraksi, para pelaku tindak kejahatan yang mengincar handphone harus melaksanakan taksasi nilai jual dari handphone yang akan dirampasnya.  Jika nilai jual ponsel yang diincar melebihi apa yang telah menjadi standarnya, maka ia akan berusaha untuk mengambil handphone tersebut dengan banyak sekali cara yang mudah dan tidak beresiko tinggi.  Biasanya hape yang kelihatan mewah dan mahal walaupun nilainya tidak seberapa akan menjadi target oleh para penjahat.  Tetapi terkadang seorang penjahat tidak membeda-bedakan handphone berdasarkan nilai, alasannya semua tipe handphone korbannya akan diambilnya walaupun harga jualnya hanya puluhan ribu rupiah saja.

2. Terlihat Baru dan Trendi

Handphone yang mengikuti perkembangan jaman juga merupakan benda incaran favorit para penjahat.  Asal terlihat ibarat gres dengan model yang baru, para penjahat akan berusaha untuk memilikinya dengan caranya masing-masing.  Tidak semua pelaku tindak kriminalitas dapat melihat dengan jeli dari kejauhan, sehingga intuisi dan feeling terkadang menjadi senjata utama mereka dalam menentukan target perbuatan jahatnya.  Memang, handphone yang sesuai dengan isu terkini yang berlaku dikala itu biasanya memiliki harga jual yang tinggi walaupun memilki merek yang tidak begitu terkenal.

3. Mempunyai Merek Terkenal

Hape-hape dari merek tertentu biasanya memiliki harga jual yang tinggi, sehingga apapun jenis handphonenya asalkan memilki merek tersebut akan menjadi target tindak kejahatan oleh para penjahat.  Merek yang terkenal akan lebih memudahkan para penjahat untuk menjual barang hasil kejahatannya dengan harga tinggi baik kepada orang perorangan, maupun kepada kios handphone.

4. Dimiliki Oleh Orang yang Terlihat Lengah

Para penjahat, khususnya pencopet dan penjambret akan melihat korban target operasi terlebih dahulu.  Jika calon korban yaitu seseorang yang kurang awas dan mudah lengah, maka para penjahat akan menjalankan tindak kriminalnya pada orang tersebut.  Berbeda kalau pemilik handphone terlihat awas, peka terhadap sekitar, dan tidak mudah termangu maka para penjahat pun akan berpikir lagi untuk menimbulkan orang tersebut sebagai korban.

5. Diletakkan Di Tempat yang Kurang Terjaga

Orang yang jahat dan orang yang suka memanfaatkan kesempatan pada suatu situasi akan melaksanakan perbuatan jahat kalau melihat ada ponsel atau benda berharga lainnya yang tergeletak begitu saja tanpa ada penjagaan yang berarti.  Oleh alasannya itu kita semua tidak boleh lengah dengan meninggalkan benda-benda berharga tanpa penjagaan yang cukup, baik di dalam rumah, di kantor, di sekolah, di kampus, di restoran, di masjid, dan banyak sekali daerah lainnya.

Itulah beberapa macam handphone yang disukai oleh para penjahat yang menyukai benda-benda berharga, supaya kita semua mampu mengambil hal-hal yang baik serta menyampaikannya kepada orang lain, demi kebaikan kita sendiri dan juga orang lain di sekitar kita,

Keterangan :
Dkk = Dan Kawan-Kawan