INFORMASI AWAL TENTANG JUKNIS SERTIFIKASI GURU 2016

Pada 2016 ini sertifikasi guru atau pendidikan profesi guru bagi guru dalam Jabatan (yang sudah diangkat PNS atau yang sudah menjadi guru) akan dilaksanakan dengan 2 pola. Berikut ini 2 (dua) tumpuan sertifikasi guru 2016 yaitu :


1) PLPG yang diperuntukan bagi guru yang sudah menjadi guru sebelum UU guru dan dosen diterbitkan ( TMT 2005 ke belakang).

2) Sertifikasi Guru melalui PPG ( SG-PPG ) yang diperuntuukan bagi guru yang TMT menjadi gurunya 2 Januari 2006 hingga 31 Desember 2015.

Sambil menunggu Juknis Sertifikasi Guru 2016, berdasarkan gosip awal disampaikan bahwa penerima PLPG dan SG-PPG yakni guru yang memiliki nilai UKG minimal 55. Makara Guru yang memiliki nilai UKG nya dibawah 55, otomatis tidak tercantum dalam daftar calon peserta.
Untuk penerima SG-PPG membayar sendiri biaya proses SG-PPG sebesar Rp. 15.000.000,- dan mekanisme pembayaran menunggu gosip selanjutnya.
Bagi penerima PLPG dan SG-PPG dilarang  memanipulasi data. Apabila di kemudian hari terbukti  memanipulasi data, maka penerima tersebut akan didiskualifikasi selamanya tidak diperbolehkan mengikuti sertifikasi guru.
BERKAS YANG HARUS DISIAPKAN UNTUK PESERTA PLPG TAHUN 2016
  1. Foto copy Ijazah S1 atau D-IV, serta Ijazah S2 dan atau S3 (bagi yang memiliki) dan disyahkan oleh Perguruan Tinggi yang mengeluarkan.
  2. Foto copy SK sebagai guru, mulai SK pengangkatan pertama hingga SK terakhir yang disyahkan oleh atasan langsung/pejabat yang berwenang.
  3. Foto copy SK mengajar (dilengkapi dengan kegiatan mengajar) 2 tahun terakhir yang disyahkan oleh atasan langsung.
  4. Foto copy SK pangkat terakhir (bagi guru PNS) yang disyahkan oleh atasan langsung/pejabat terkait.
  5. Format A1 yang telah ditandatangani oleh Dinas Pendidikan Kabupaten. (format A1 akan dicetak setelah proses validasi dan verifikasi selesai).
PROSES PELAKSANAAN PLPG :
  1. Mengikuti  PLPG yang dilaksanakan oleh LPTK penyelenggara sertifikasi  dan diakhiri dengan uji kompetensi.
  2. Mengikuti 2 kali ujian ulang bagi penerima yang belum lulus uji kompetensi PLPG. Apbila tidak lulus ujian ulang, penerima dikembalikan ke dinas pendidikan kabupaten.
  3. Peserta PLPG yang tidak memenuhi panggilan alasannya alasan yang dapat  dipertanggungjawabkan  diberi kesempatan untuk mengikuti PLPG pada panggilan berikutnya pada tahun berjalan selama PLPG masih dilaksanakan.
BERKAS YANG HARUS DISIAPKAN UNTUK PESERTA SG-PPG TAHUN 2016
  1. Foto copy Ijazah terakhir yang telah dilegalisasi dengan ketentuan sbb:
  2. Foto copy ijazah dari akademi tinggi negeri dilegalisasi oleh akademi tinggi yang mengeluarkan ijazah tersebut.
  3. Foto copy ijazah dari akademi tinggi swasta dilegalisasi oleh akademi tinggi yang mengeluarkan ijazah tersebut.
  4. Foto copy ijazah dari akademi tinggi swasta yang sudah tidak beroperasi harus dilegalisasi oleh kopertis.
  5. Foto copy Ijazah dari luar negeri harus dilampiri surat keterangan pengakuan dari Direktorat Jenderal Perguruan Tinggi.
  6. Foto copy SK pengangkatan sebagai guru tetap semenjak pertama menjadi guru hingga SK pangkat/golongan terakhir yang dilegalisasi atasan eksklusif (bagi PNS) atau SK 2 tahun terakhir yang dilegalisasi oleh atasan eksklusif (bagi guru non PNS).
  7. Pasfoto berwarna terbaru ukuran 3×4 cm sebanyak 4 lembar (enam bulan terakhir, bukan polaroid) dibagian belakang ditulis identitas penerima (nama, nomor peserta, dan satminkal).
  8. Pakta integritas dari calon penerima bahwa berkas/dokumen yang diserahkan dapat dipertanggungjawabkan keabsahannya (format terlampir).
PROSES PELAKSANAAN SG-PPG :
  1. Mengikuti seleksi masuk SG-PPG di LPTK yang telah ditunjuk.
  2. Mengikuti setiap tahapan SG-PPG di LPTK penyelenggara yaitu : workshop 1, PPL 1, workshop 2, PPL 2. Sebelum mengikuti workshop 1 penerima harus melakukan penugasan problematika pembelajaran di sekolah masing-masing, setara 3 sks.
  3. Mengikuti uji kompetensi : ujian tulis 1, ujian kinerja 1, ujian tulis 2, ujian kinerja 2 dan diakhiri seluruh tahapan penerima mengikuti ujian tertulis nasional secara ONLINE.
  4. Mengikuti ujian ulang bagi penerima yang tidak lulus pada setiap ujian. Kesempatan ujian ulang hanya 2 kali.
Contoh Format Pakta Integritas Calon Peserta Sertifikasi Guru Tahun 2016
PAKTA INTEGRITAS
Saya yang bertanda tangan di bawah ini :
Nama                                      :
NIP / NIK                     :
Tempat Tanggal Lahir           :
NUPTK                                   :
Unit Kerja                     :
Alamat Unit Kerja                  :
Dengan ini saya menyatakan bahwa bukti fisik di dalam berkas/dokumen yang saya lampirkan untuk keperluan sertifikasi guru ini benar dan absah adanya, dan kalau di kemudian hari ternyata bukti fisik saya tidak benar dan tidak absah, saya bersedia mendapatkan sanksi dan dampak hukum sesuai peraturan perundsang-undangan yang berlaku, termasuk digugurkan sebagai penerima sertifikasi tahun 2016.
……………….., ……………… 2016
Calon Peserta Sertifikasi,
( ……………………………… )
NIP/NIK………………………..
Contoh Format Verifikasi Kelengkapan Dokumen/Berkas
No
Komponen Dokumen yang Diverifikasi
Catatan Verifikasi
Guru
Dinas
LPMP
1
Pakta Integritas bahwa dokumen yang diserahkan dapat dipertanggungjawabkan keabsahanya
ada
Keabsahan
2
Ijazah
Keabsahan
Kebenaran
Relevansi
3
SK pembagian peran Mengajar 2 tahun terakhir ( 2014/2015 dan 2015/2016 )
Keabsahan
Kebenaran
4
SK Golongan kepangkatan (PNS) atau SK Pengangkatan GTY (dari pertama hingga terakhir)
Keabsahan
Kebenaran
5
Pasfoto terbaru berwarna (enam bulan terakhir dan bukan polaroid) ukuran 3×4 cm sebanyak 4 lembar
ada
Kebenaran
6
Surat keterangan sehat jasmani dan rohani dari dokter
Keabsahan
Kebenaran
KHUSUS PESERTA SERTIFIKASI GURU KE DUA
a
SK Mutasi yang ditandatangani oleh Bupati/Walikota atau pejabat yang berwenang; ( kalau ada )
Keabsahan
Kebenaran
b
Surat keterangan dari kepala sekolah dan disetujui oleh kepala dinas pendidikan bagi guru PNS bersertifikat TIK, KKPI, Keterampilan, IPA SMK, IPS SMK dan Kewirausahaan yang diberi peran mengampu mata pelajaran lain sesuai kualifikasi/latar belakang S-1/D-IV yang dimiliki; atau
Keabsahan
Kebenaran
c
Surat keterangan dari kepala sekolah dan disetujui oleh kepala dinas pendidikan provinsi/kabupaten/kota bagi guru bukan PNS yang diberi peran mengampu mata pelajaran lain oleh yayasan.
Keabsahan
Kebenaran
d
Foto copy sertifikat pendidik yang sudah dimiliki
Keabsahan
Kebenaran
7
Format A1 yang telah ditandatangani oleh kepala dinas pendidikan provinsi/kabupaten/kota
Keabsahan
Kebenaran
Tanggal
Tanda tangan
Nama verifikator
Informasi selengkapnya akan diperoleh melalui dinas pendidikan Kabupaten/Kota masing-masing.

DOWNLOAD PANDUAN SERTIFIKASI GURU TAHUN 2016 (Klik Di Sini)

Terima kasih


= Baca Juga =


Sumber http://ainamulyana.blogspot.com/