Indonesia yakni Negara Hukum & Rakyatnya Buta Hukum

Setiap orang yang ada di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia wajib patuh, tunduk dan taat kepada segala peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.  Hal tersebut berlaku untuk semua orang baik tua, muda, kaya, miskin, pintar, bodoh, baik, jahat, tinggi, pendek, laki-laki, perempuan, terkenal, tidak terkenal, pejabat, rakyat jelata, semua sama kedudukannya di mata hukum.  Indonesia memiliki banyak produk hukum yang dinamis menyerupai undang-undang, peraturan pemerintah, keputusan presiden, peraturan daerah, peraturan gubernur, dan lain sebagainya.

Banyak Orang yang Tidak Peduli Hukum

Namun yang menjadi duduk perkara ialah banyak warga negara Indonesia tidak peduli dengan hukum yang ada di negara ini.  Asalkan mampu makan dan hidup sejahtera serta tidak merugikan orang lain itu sudah cukup bagi mereka.  Hanya hukum-hulum dasar saja yang dapat dimengerti oleh kebanyakan orang.  Hukum yang lebih rinci kurang begitu dipahami hingga ke akar-akarnya.  Istilah-istilah dalam dunia hukum yang mendasar saja tidak paham, apalagi hukum secara keseluruhan.

Ada banyak hukum yang berlaku di negara ini, akan tetapi masyarakat tidak tahu sebagian besar dari hal-hal yang diatur dalam hukum tersebut.  Masyarakat hanya tahu hukum yang standard saja menyerupai tidak boleh mencuri, tidak boleh menerobos lampu lalu lintas, tidak boleh menipu, tidak boleh korupsi, tidak boleh membunuh, dan lain-lain.  Sedangkan peraturan lainnya yang kurang umum menyerupai tidak boleh melaksanakan pencucian uang, tidak boleh melaksanakan monopoli, tidak boleh memasang repeater tanpa izin, tidak boleh melaksanakan kampanye hitam, dan lain sebagainya masih kurang dipahami oleh orang-orang.

Pentingnya Pendidikan Hukum Bagi Masyarakat

Pemerintah memegang peranan penting untuk memberikan aturan yang dibuatnya.  Jangan hanya membuat atau mengganti aturan saja namun tidak ada sosialisasi yang memadai kepada masyarakat luas.  Jika sosialisasi hukum dilaksanakan secara intensif, maka masyarakat pun akan dapat memahami apa-apa yang boleh dilakukan dan apa-apa yang tidak boleh dilakukan selama berada di dalam wilayah yang dikuasai oleh pemerintah.

Sebaiknya pelajaran hukum dimasukkan ke dalam kurikulum siswa pelajar sekolah dan mahasiswa.  Hal tersebut sangat penting untuk memberitahukan apa saja hak dan kewajiban yang dimiliki oleh setiap orang yang ada di Indonesia.  Jangan hingga hukum hanya mampu dimengerti oleh segelintir orang saja sehingga masyarakat dibiarkan buta hukum begitu saja.  Namun hendaknya juga harus diimbangi dengan hukum agama.  Hukum negara dan hukum agama merupakan dua hal yang saling melengkapi satu sama lain selama tidak ada pertentangan di antara keduanya.

Apabila generasi muda baik belum dewasa maupun sampaumur dapat memahami hukum, maka bukan hal yang tidak mungkin tingkat kejahatan dapat ditekan seminimal mungkin di masa yang akan datang.  Dengan menunjukkan ketakwaan terhadap Allah Yang Maha Esa disertai dengan pemahaman hukum negara yang baik, maka dibutuhkan seluruh rakyat Indonesia dapat hidup lebih sejahtera, adil dan makmur selama-lamanya hingga hari simpulan tiba.