Fungsi Usus Halus Pada Sistem Pencernaan Manusia dan Bagian-Bagiannya

Hai sobat semua, kali ini aku mau menyebarkan bahan yang berkaitan dengan sistem pencernaan pada insan yang sudah kita bahas pada artikel sebelumnya. Ya bahan kita kali ini yaitu fungsi usus halus pada sistem pencernaan manusia. Kita tahu bahwa usus halus merupakan salah satu organ yang berperan dalam sistem pencernaan pada manusia. Usus halus memiliki fungsi sederhananya mampu disebut sebagai fungsi untuk melaksanakan penyerapan.

Tapi pada artikel ini kita akan membahasnya menjadi lebih detail lagi supaya pemahaman kalian akan bahan ini menjadi sangat sempurna.

Usus halus sendiri merupakan salah satu organ yang memiliki tugas cukup penting dalam proses pencernaan manusia, makanan yang awalnya berada di verbal setelah dikunyah dan ditelan akan masuk ke lambung melalui kerongkongan dan setelah itu akan masuk kedalam usus halus.

Seperti yang aku katakan tadi, usus halus ternyata memiliki tugas yang besar dalam pencernaan kita, ingin tahu mengapa? Silahkan simak baik-baik artikel berikut mengenai fungsi usus halus pada sistem pencernaan manusia

Apa sih Fungsi Usus Halus itu?

Sebelum mengarah ke bab fungsi usus halus, aku mau menyebarkan sedikit informasi menarik mengenai Usus Halus itu sendiri. Berikut penjelasannya:
Usus Halus Itu Sangat Panjang

Tahukah kau jika Usus Halus itu memiliki ukuran yang cukup panjang? Ya Usus Halus pada insan memiliki panjang mencapai 6 meter lebih dan lebarnya ± 25 mm saja.

Usus halus memiliki permukaan yang berlekuk-lekuk sehingga panjang 6 meter tersebut masih mampu muat didalam badan kita. Untuk Gambarnya menyerupai dibawah ini:

Bagian-bagian Usus Halus dan fungsinya

Pembagian Usus Halus

Usus halus dibedakan menjadi 3 yaitu usus 12 jari, jejenum, dan ileum. Mari kita bahas satu persatu:

1. Usus 12 Jari (Duodenum)

Mengapa disebut usus 12 jari? Karena usus 12 jari memiliki panjang ± 25 cm dimana ukuran tersebut mampu kita ukur dengan menempelkan 10 jari ditambah 2 jari yang mana jumlahnya hampir sama dengan usus 12 jari tersebut. Usus 12 jari merupakan bab usus halus yang paling bersahabat dengan lambung. Pencernaan kimia banyak terjadi pada usus duodenum.

Makanan yang sifatnya asam dai lambung akan diteruskan menuju usus dua belas jari, sifat asam tersebut kemudian akan direspon oleh dinding usus untuk mensekresikan hormon-hormon sebagai berikut:

  • Hormon Sekretin, fungsinya untuk merangsang getah pankreas untuk menghasilkan enzim-enzim yaitu Tripsin, Amilase, dan Lipase.
    (Baca Juga Macam-Macam Enzim dan Fungsinya)
  • Hormon Kolesistokinin, fungsinya untuk merangsang empedu menghasilkan getah empedu. Getah empedu memiliki fungsi untuk mengemulsikan lemak dan menghipnotis absorpsi vitamin K

2. Usus Kosong (jejenum)

Mengapa disebut usus kosong? Karena pada orang yang sudah meninggal usus ini biasanya tidak ada isinya atau kosong, sehingga sering disebut sebagai usus kosong. Letaknya yaitu diantara usus duodenum dan usus ileum. Memiliki panjang ± 1-2 meter untuk orang remaja normal.

Didalam usus kosong, terdapat dinding usus yang menghasilkan kelenjar liberkuhn yang dapat mengeluarkan getah usus. Nah makanan yang sudah masuk kedalam usus 12 jai dan usus kosong selanjutnya akan masuk kedalam usus ileum. Tapi sebelum itu, makanan yang dicerna harus dalam bentuk paling halus yaitu dengan mengubah protein menjadi asam amino, karbohidrat menjadi monosakarida dan lemak menjadi asam lemak dan gliserol.

3. Usus Penyerapan (Ileum)

Pada Usus absorpsi ini pencernaan makanan sudah sedikit terjadi bahkan tidak terjadi sama sekali alasannya yaitu pada bab ini makanan sudah mulai diserap oleh badan setelah melalui beberapa proses sebelumnya sehingga sedikit sekali absorpsi yang terjadi pada bab ini.

Sebelum itu, makanan yang masuk kedalam usus absorpsi telah diubah menjadi bentuk paling halus.

Pada ileum atau usus absorpsi terdiri dari 4 lapisan, antara lain yaitu:

a. Lapisan Luar

Pada lapisan luar ini terdapat membran-membran serosa yang fungsinya untuk membalut usus dengan erat.

b. Lapisan Otot

Pada lapisan ini terdapat banyak sekali macam otot. Dibagi menjadi 2 lapisan serabut yaitu lapisan luar terdiri dari serabut longitudinal, dan lapisan dalam yang terdiri dari serabut sirkuler. Diantara kedua lapisan serabut itu terdapat pembuluh darah dan pembuluh limfa.

c. Lapisan Sub Mukosa

Pada lapisan ini terdapat otot sirkuler dan lapisan terdalam merupakan perbatasannya. Pada dinding sel mukosa terdiri dari atas jaringan areoral yang berisi banyak pembuluh darah, akses limfa, dan fleksus yang disebut fleksus meissner.

d. Lapisan Mukosa

Pada lapisan mukosa biasanya dindingnya itu tersusun berupa kerutan tetap berupa jala yang memberi kesan menyerupai anyaman halus.

Lapisan yang berupa kerutan tersebut biasanya akan menambah luasnya permukaan sekresi dan penyerapan.

Pada lapisan mukosa juga terdapat villi yang memiliki tonjolan-tonjolan yang disebut mikrovilus. Biasanya setiap villi terdiri dari ± 5000 mikrovilli.

Dari beberapa uraian diatas kita mampu mengambil kesimpulan bahwa usus halus memiliki beberapa fungsinya yang sangat penting, antara lain yaitu:

  • Menjalankan Fungsi sekresi yaitu dengan mengeluarkan hormon-hormon dan enzim untuk membantu proses pencernaan.
    (Baca juga Enzim-enzim pencernaan pada manusia)
  • Menjalankan fungsi pergerakan yaitu gerakan segmentasi dan gerakan peristaltik.
  • Digesti yaitu proses pemecahan zat-zat makanan sehingga mampu diserap oleh akses pencernaan.
Nah sekian bahan kita mengenai fungsi usus halus pada sistem pencernaan manusia, biar bermanfaat dan jangan lupa nantikan artikel pencernaan lainnya. Berikut video terkait dengan bahan ini. (baca juga fungsi usus besar pada sistem pencernaan manusia)