Faktor Penyebab Sebuah Website/Situs Web/Blog Down Tidak Dapat Diakses

Masyarakat modern tidak terlepas dari kebutuhannya akan saluran internet.  Dengan adanya saluran internet seseorang dapat menjadi lebih mudah untuk menjalani banyak sekali kegiatan hidup.  Di internet terdapat banyak sekali situs web yang memperlihatkan banyak sekali hal, mulai dari isu sampai telekomunikasi dengan biaya yang murah.  Namun ada kalanya situs web atau website yang ingin dikunjungi tidak dapat diakses sehingga kita harus membatalkan kunjungan tersebut.  Ada banyak hal yang menjadi penyebab terjadinya down atau tidak dapat diaksesnya suatu website, menyerupai faktor-faktor di bawah ini.

1. Terjadi Kerusakan Server atau Program Piranti Lunak Server

Walaupun kemungkinan kecil terjadi, kerusakan pada fisik server ialah sesuatu hal yang bisa terjadi kapan saja.  Power supply terbakar, hard disk bad sector, ram mati, kaber dimakan tikus, server kebanjiran, dan masih banyak lagi lainnya contoh-contoh penyebab terjadinya kerusakan piranti keras pada sebuat server website atau blog internet.  Selain kerusakan piranti keras, piranti lunak pun bisa juga terkena problem menyerupai database error, file cms dirusak hacker, webserver crash, virus, dan lain sebagainya.

2. Ada Koneksi yang Terputus Antara Pengunjung dengan Server

Agar kita bisa tersambung ke internet kita harus memiliki suatu media koneksi antara diri kita dengan jaringan internet.  Jaringan internet itu sendiri pun juga merupakan suatu kumpulan dari banyak piranti keras yang saling terhubung satu sama lain.  Jika ada yang terputus maka kemungkinan kita tidak akan bisa mengakses sebagian situs web di internet atau bahkan semua situs web di internet secara keseluruhan.  Koneksi bisa mengalami putus baik di sekitar rumah kita, di operator internet, di dalam negeri, di laur, di luar negeri, di sekitar web server daerah situs web berada, dan lain-lain.

3. Nama Domain Mengalami Kedaluarsa (Expired)

Domain menyerupai .com .net .co.id .co.uk .us dan lain sebagainya ialah suatu sistem penamaan di dunia internet.  Untuk menerima sebuah domain puncak biasanya seseorang harus membayar sejumlah uang tertentu dan harus selalu rutin diperpanjang setiap satu atau beberapa tahun sekali.  Jika pemilik nama domain gagal melaksanakan perpanjangan nama domainnya, maka domain tersebut akan dicabut dari pemiliknya dan setelah jangka waktu tertentu dijual kembali kepada umum.  Jika domain sudah dicabut, maka sebuah situs web akan kehilangan identitasnya, sehingga akan menjadi sulit atau bahkan tidak bisa diakses oleh pengguna internet di seluruh dunia.

4. Pengelola Belum Membayar Tagihan

Biaya yang harus dikeluarkan oleh pengurus sebuah situs web tidak hanya nama domain saja, namun juga biasanya ialah biaya menyewa server web hosting.  Jika sewa server hosting tidak dibayar sesuai dengan waktu yang telah ditentukan, maka bisa saja pengelola web hosting memblokir situs web sampai pemilik atau pengurusnya melaksanakan pembayaran atas biaya yang telah ditentukan.  Apabila sebuah situs web dihosting di server milik sendiri, maka akan jauh lebih banyak lagi biaya yang harus dikeluarkan mulai dari biaya koneksi internet, biaya perbaikan kerusakan, biaya lokasi, biaya pegawai, biaya listrik, dan biaya operasional lainnya.

5. Server Sedang Sibuk Sehingga Sementara Waktu Menolak Akses Anda

Ada sebagian website yang membatasi sambungan pengunjungnya apabila mencapai suatu batasan tertentu pada servernya semoga tidak terjadi kelebihan beban.  Bagaimana pun juga server juga sebuah mesin yang terbatas kemampuannya dalam melayani para penggunanya.  Semakin banyak pengunjung maka semakin berat kerja sebuah server.  Salah satu cara untuk mencegah overload pada server jawaban bekerja terlalu berat, maka dibuat sebuah sistem yang akan menolak pengunjung datang pada ketika batasan telah tercapai.  Pengunjung yang kurang beruntung tersebut dapat kembali lagi beberapa ketika kemudian untuk mencoba masuk kembali.  Jika pada ketika datang kondisi server tidak sibuk maka pengunjung akan diizinkan masuk ke dalam situsweb.

6. Pengelola Sengaja Mematikan Websitenya

Faktor penyebab yang terakhir ini bisa saja terjadi kalau pemilik atau pengelolanya mau melakukannya.  Hanya tingga melaksanakan seting konfigurasi tertentu maka situs web pun akan berhenti bekerja sampai dinyalakan kembali.  Padamnya suatu situs web mungkin bisa sementara waktu saja dan mungkin bisa saja untuk selama-lamanya.  Dalam jangka pendek mungkin kita masih bisa mengakses isi konten situs yang tidak aktif kalau terdapat cache di mesin pencari.  Namun dalam jangka panjang mungkin cache pun akan terhapus dan hasilnya situs web tidak dapat diakses sama sekali melalui internet.

Tidak dapat mengakses situs web yang ingin kita kunjungi memang sangat menyebalkan.  Namun walau bagaimanapun tidak ada yang kekal di dunia ini, termasuk dalam hal website.  Atas segala kekurangan dan kesalahan saya mohon maaf yang sebesar-besarnya, terima kasih.