Faktor Alasan Penyebab Seseorang Melakukan Kejahatan Menjadi Penjahat

Baik dan jahat ialah dua hal yang tidak dapat terpisahkan satu sama lain.  Kita sebagai insan yang lemah memang diciptakan Yang Mahakuasa terbagi atas dua golongan tersebut.  Para setan dari golongan jin dan insan saling pundak membahu mensugesti orang-orang baik menjadi jahat dari awal peradaban insan sampai hari simpulan zaman nanti.  Orang yang melaksanakan perbuatan jahat belum tentu jahat.  Ada beberapa hal yang melandasi perbuatan jahat seseorang, di antaranya ialah sebagai berikut di bawah ini.

Hal-Hal Yang Menyebabkan Orang Berbuat Jahat Kepada Orang Lain :

1. Dalam Kondisi Terpaksa / Kepepet

Orang yang dalam situasi dan kondisi yang serba sulit dapat mengubah seseoang yang tadinya tidak ada impian berbuat jahat menjadi pelaku tindak kejahatan.  Contoh kondisi sulit yang mampu mengubah perilaku orang yaitu ibarat merasa lapar yang amat sangat, sedang dalam kondisi gawat darurat untuk menyelamatkan nyawa seseorang, dalam kondisi musibah parah dan lain sebagainya di mana tidak ada orang lain yang datang secara sukarela memberi bantuan.

2. Adanya Kesempatan Berbuat Jahat

Ada orang-orang yang mampu berkembang menjadi seorang penjahat jikalau muncul suatu peluang besar dalam melaksanakan tindak kejahatan.  Jika dihitung-hitung resiko tertangkap berair ketika melaksanakan agresi kejahatan kecil, serta kecilnya peluang untuk tertangkap setelah dilakukan penyidikan dapat memperbesar dorongan seseorang untuk berbuat jahat.  Seorang penjahat kambuhan akan menjadi gelap mata ketika melihat sebuah handphone mahal tergeletak tanpa pengawasan.  Seorang penjambret dan perampok akan memiliki niat jahat ketika melihat nenek-nenek memakai banyak komplemen mahal di daerah yang sepi.

3. Dalam Suatu Tekanan Pihak Tertentu

Seseorang yang dipaksa untuk melaksanakan suatu tindak kejahatan, mampu saja melaksanakan perbuatan jahat kepada orang lain.  Misalnya saja seseorang yang anaknya diculik penjahat mampu saja melaksanakan tindak kriminal sesuai yang diperintahkan oleh penjahat yang menculik anaknya.  Atau para pelajar yang harus ikut tawuran antar pelajar sekolah jikalau ingin diakui sebagai sahabat yang setiakawan oleh teman-teman jahatnya.  Biasanya orang yang berbuat jahat sebab alasan ini merasa tekanan batin dan ingin menolak berbuat jahat pada orang lain.  Pelaku kejahatan yang satu ini kemungkinan gagal dalam melaksanakan agresi kejahatan mampu cukup besar.

4. Sudah Sifat Dasar Seseorang

Seseorang yang sudah memiliki sifat dasar yang jahat biasanya akan selalu berbuat jahat kapan dan di mana pun ia berada.  Orang yang ibarat ini biasanya sangat tidak nyaman menjadi orang baik-baik.  Para penjahat ini akan lebih suka berteman dengan orang-orang yang sama-sama jahat walaupun ada kemungkinan besar teman-temannya akan mencelakakan dirinya suatu ketika nanti.  Meskipun orang ini diberi hukuman penjara, tetap saja orang ini akan melanjutkan agresi jahatnya setelah keluar dari penjara.  Orang semacam ini memang sulit untuk dibina untuk menjadi orang yang baik dan dapat berbaur dalam masyarakat.

Kita sebagai orang yang baik harus mampu membedakan tabiat jahat seseorang.  Orang yang melaksanakan perbuatan jahat belum tentu hatinya jahat.  Orang yang memiliki penampilan yang sangar belum tentu berhati jahat, dan sebaliknya orang yang berpenampilan baik, rapi, cakep dan sopan belum tentu mempunyai hati yang baik dan mampu saja berbuat jahat di luar dugaan kita.  Mari kita selalu waspada terhadap para penjahat yang mampu melaksanakan agresi bejatnya kepada kita dan orang-orang yang kita sayangi.