Sejarah dan Fakta Menarik dari Taj Mahal

Betapa indanya bumi yang kita pijak ini. Terdapat lebih dari 7 keajaiban dunia setelah beberapa tahun terakhir ini ditemukan beberapa situs budaya yang memiliki keindahan yang luar biasa. Salah satu keajaiban dunia yang terletak di negeri India, Taj Mahal. Kali ini saya akan membahas tentang fakta unik mengenai keajaiban dunia yang satu ini.
Kunjungilah india jika kalian memiliki waktu, dan uang tentunya. Sekilas jika kalian melihat keindahan dari bentuk Taj Mahal, bangunan tersebut selalu di identikkan dengan Istana Kerajaan atau Masjid, namun sebenarnya Taj Mahal bukanlah istana ataupun masjid, melainkan monumen atau musoleum.
Bangunan yang terletak di Agra, Uttar Paradesh, India ini dibangun oleh Raja Shah Jahan, yang konon kabarnya dibangun khusus untuk mengenang istri ketiganya, Mumtaz ul Zamani yang lebih dikenal sebagai Mumtaz Mahal. Istinya meninggal pada saat melahirkan anak ke-14nya, Gauhara Begum. Rasa cinta yang begitu besar inilah yang mendorong dibangunnya monumen ini. Ya kita bisa lihat bahwa rasa cinta bisa membutakan segala sisi, termasuk membutakan sifat keegoisan kita. Hiduplah dengan cinta.
Namun, mari kita flash back mengenai sejarah pada masa lalu. Terdapat seoarng pangeran yang bernama Shah Jahan, yang awalnya bernama Pangeran Khurram dilahirkan pada tahun 1592. Ia merupakan anak dari sang Raja Jehangir (generasi ke-4 Kekaisaran Mughal) dan cucu dari Akbar the Great.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Diceritakan pada satu ketika ia sedang berjalan menyusuri Meena Bazaar, kemudian pada saat itu ia melihat seorang gadis sedang menjajakan kain sutera dan manik-manik kaca. Alhasil, hanya dengan melihatnya saja, Shah Jahan jatuh hati pada pandangan pertama. Ya inilah kelemahan para lelaki, berada pada matanya, sehingga dalam Islam laki – laki dipeintahkan untuk menundukkan pandangan, terumata jika berhadapan didepan para gadis. Lanjut cerita, gadis ini adalah Mumtaz ul Zamani, cucu dari bangsawan Persia, Arjumand Banu Begum. Namun ia harus menunggu 5 tahun kemudian untuk menikahi Mumtaz ul Zamani, tepatnya tahun 1612.

 

Pada tahun 1628, Shah Jahan naik menjadi raja dari Mumtaz ul Zamani dan kemudian ia diberi julukan Mumtaz Mahal yang memiliki arti “Permata di Istana.” Meskipun sebelumnya sang raja sudah memiliki dua istri, tetapi Mumtaz Mahal adalah yang paling dicintainya, ia menemani kemanapun sang raja pergi, baik di dalam istana maupun di tenda-tenda dalam perjalanan bersama sang raja. Sungguh kesetiaan istri yang luar biasa. Memang pada zaman dahulu, raja – raja memiliki banyak istri, dan selain memiliki istri, ia juga memiliki beberapa dayang – dayang yang menemaninya di istana. Namun dayang bukanlah seoarng istri yang sah, melainkan hanya pelayan – pelayan raja yang lebih khusus.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Lanjut cerita, saat Mumtaz Mahal melahirkan anak ke-14 mereka tahun 1931, ia meninggal karena komplikasi. Shah Jahan-pun berjanji bahwa dia tidak akan pernah menikah lagi dan akan membangun makam termegah di atas kuburannya. Ini sebuah janji yang diucapkan oleh raja itu saking cintanya ia kepada istrinya, istri yang ia temui dan jatuh cinta pada pandangan pertama. Beberapa waktu setelah kematiannya, Shah Jahan memulai pembangunan monumen ini. Dan ternyata pembangunan Yaj Mahal membutuhkan waktu selama 22 tahun dan melibatkan lebih dari 20.000 pekerja, arsitek, seniman, ahli batu, kaligrafer yang berasal dari India, Persia, Eropa dan Kekaisaran Ottoman (Turki). Diperkirakan, Kepala arsiteknya adalah Ustad Ahmad Lahouri seorang India, keturunan persia. Pada saat Shah Jahan meninggal pada 1666, tubuhnya ditempatkan di sebuah makam di samping makam Mumtaz Mahal. Monumen megah inilah yang kemudian dikenal sebagai “Taj Mahal” yang menjadi salah satu dari Tujuh keajaiban dunia. Jadi Taj Mahal jika didsasarkan pada sejarah merupakan Rumah Kuburan untuk istri Raja.
Bangunan dengan tinggi sekitar 60 meter ini dibuat dari marmer yang diukir dan dihiasi dengan lapisan emas, perak dan berlian. Secara keseluruhan areal Taj Mahal menempati luas sekitar 22 Hektar, dilenkapi dengan taman, area pengairan dan makam. Pada Tahun 1983, akhirnya Taj Mahal ditetapkan sebagai salah satu keajaiban dunia oleh UNESCO dan menjadi salah satu Situs Warisan Dunia yang sangat terkenal.
Terima kasih telah membaca

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *