Fakta Unik Dunia Pesawat Mode Siluman, STEALTH

Sebuah pertanyaan mendasar, apakah kalian bisa melihat hantu, atau siluman atau jin ? jawaban paling umum adalah TIDAK. Namun bayangkan, bagaiman jika ada sebuah pesawat terbang yang bisa bersifat seperti jin atau siluman ?
Pernahkah kalian mendengar nama pesawat Stelaht Aircraft ? pesawat ini adalah pesawat siluman. Pesawat ini maksudnya adalah pesawat yang memiliki mode siluman, yang seakan – akan pesawat tersebut. Pesawat tersebut tidak bisa terdeteksi oleh musuh kita sedang melintas pada daerah lawa. Jadi, bagaimana pesawat tersebut bisa menghilang ? teknologi ini merupaka terobosan baru dari ilmu fisika.
Hal yang menjadi inti permasalahan adalah pesawat ini sebenarnya tidak pernah hilang. Hanya saja pesawat ini sangat sulit dan bahkan tidak terdeteksi oleh radar, sensor panas, dan berbagai sensor canggih lainnya. Hal tersebut didasarkan pada konsep – konsep fisika. Aplikasi teknologi ini bukan hanya pada pesawat ini, tapi juga diterapkan pada kapal – kapal laut dan berbagai kendaraan yang menggunakan peralatan elektronik lainnya. Jadi, bagaimana prinsip dasar fisika menjelaskan kunci utama teknologi ini bekerja untuk menyembunyikan keberadaan pesawat – pesawat ?
Jawabannya sangat sederhana, meskipun kalian bukan orang spesialis fisika yang membahas hal ini. Bayangkan Jika kita sedang bercermin (menggunakan cermin yang datar), kita melihat bayangan kita pada cermin tersebut. Tapi bayangkan jika cerminnya kita miringkan ke atas (pada sudut tertentu), otomatis bayangan kita tidak lagi terlihat. Yang terlihat di cermin adalah bayangan langit-langit kamar. Apa artinya ? gelombang cahaya yang dating menuju cermin dipantulkan ke arah yang menjauh dari kita (tidak lagi dipantulkan ke mata kita). Kenapa ini bisa terjadi?
Saat cermin tersebut belum dimiringkan, maka gelombang cahaya yang ada di sekitar kita dipantulkan oleh cermin ke mata kita sehingga kita dapat melihat bayangan kita sendiri di cermin tersebut. Hukum dasar fisika mengatakan bahwa Gelombang cahaya pasti memantul ketika bertumbukan dengan suatu permukaan. Prinsip ini digunakan dalam teknologi Radar, tetapi gelombang yang digunakannya bukan gelombang cahaya, melainkan gelombang elektromagnetik. Gelombang pantulannya akan dideteksi oleh alat penerima (receiver) sehingga jika ada pesawat mendekat, bisa langsung diketahui jarak, kecepatan, dan spesifikasi pesawat itu
Pesawat yang menggunakan teknologi ini akhirnya dapat mengelabui penerima sinyal radar itu. Pantulan gelombang tersebut seharusnya diterima oleh receiver, malah dibelokkan kearah lain atau menuju pada lokasi tersebut. Jadi pada pesawat seakan – akan memiliki cermin yang dimiringkan sehingga gelombang yang dating padanya dibelokkan ke arah lain.
So, Bagaimana caranya permukaan pesawat bisa memantulkan gelombang elektromagnetik ke arah lain (bukan ke arah penerima)? Caranya adalah dengan menerapkan rancangan pesawat yang memiliki bentuk permukaan yang datar dengan hidung pesawat tidak melengkung seperti pada pesawat biasa. Lihat pada gambar pesawat diatas !!!  Hidung pesawat dirancang supaya berbentuk runcing. Permukaan atas dan bawahnya dibuat sedatar mungkin sehingga mencegah kembalinya gelombang pantulan ke receiver. Prinsipnya sangat sederhana. Jika kalian bertanya mengapa semua pesawat tidak berbentuk seperti itu ? hal ini disesuaikan dengan kebutuhan pembuatan pesawat. Jika ingin membuat pesawat pengantar penumpang, tentunya harus dapat dideteksi radar, supaya keberadaan bisa dikontrol oleh pihak bandara.
Selain bentuk permukaan pesawat yang dibuat melengkung, desain sayap pesawat juga dibuat berbeda. Lihat pada gambar kembali !!! sayap pesawat seakan menyatu dengan hidung pesawat dan tidak berbentuk seperti pesawat pada umumnya. Jika pesawat biasa memiliki dua sayap yang menopang beratnya, pesawat stealth biasanya tampak seolah-olah hanya tersusun dari satu sayap saja, tanpa badan utama (fuselage) dan ekor pesawat (tail). Beratnya ditopang oleh keseluruhan pesawat. Rancangan semacam ini sangat membantu mengurangi drag atau hambatan udara yang bekerja melawan arah gerak pesawat. Berkurangnya hambatan udara berarti bahwa pesawat dapat bergerak lebih lincah di udara dan bisa memiliki kecepatan sangat tinggi

Tak ada gading yang tak retak

 
Itu sebuah peribahasa yang mengemukakan bahwa tidak ada suatu sistem yang sempurna dan tiada sistem yang aman. Suatu rancangan pastinya juga memiliki kelemahan tertentu. Terutama pada rancangan hidung pesawat dan badan pesawat yang dirancang untuk meminimalisir pantulan gelombagn elektromagnetik. Peneliti telah menghitung seteliti mungkin, namun bisa saja ada gelombang yang dapat lolos dan menyebabkan pesawat akan tampak pada radar dan pantulan gelombangnya bisa mencapai receiver.
Nah, salah satu cara untuk mengurangi ini, biasanya seluruh badan pesawat dibalut lagi dengan bahan yang bisa menyerap gelombang elektromagnetik, disebut Radar-Absorbing Material (RAM). Prinsipnya sama saja dengan bahan yang dapat menyerap gelombang panas, seperti pakaian yang berwarna hitam. Dasar teori fisika yang digunakan adalah teori radiasi benda hitam. Warna hitam sangat baik dalam menyerap gelombang panas. Ini bisa dibuktikan di tengah teriknya matahari siang. Kita pasti merasa lebih panas jika kita mengenakan baju berwarna hitam karena gelombang panas (inframerah) dari matahari diserap semua. RAM merupakan bahan-bahan sejenis karet alam dan elastomer neoprene yang sangat baik dalam menyerap gelombang elektromagnetik. Dengan kombinasi RAM dan desain permukaan pesawat yang mampu mengalihkan arah gelombang pantulan, kemungkinan terdeteksinya pesawat oleh sinyal radar semakin diperkecil. Sehingga meskipun ada sinyal yang berhasil dideteksi, biasanya sinyalnya sangat lemah, seperti sinyal yang dihasilkan oleh burung-burung yang terbang di udara. Ini dapat mengelabui stasiun penerima karena pesawat yang sedang menyelundup itu pasti dikira burung biasa yang sedang asyik bermain di udara.
Pesawat stelth juga dirancang untuk bisa menyembunyikan jejak panas yang dihasilkan oleh mesin pesawat. Hal ini dimaksudkan agar menghindari kejaran rudal. Rudal yang canggih sekarang adalah rudal pencari panas. Sehingga bahkan jika kalian sedang merokok, maka rudal itu akan datang padamu dengan tersenyum. Mesin-mesin yang sedang bekerja pasti menghasilkan panas, dan panas ini bisa dideteksi oleh sensor inframerah. Jika panasnya dapat dilacak, maka jejak pesawat pun bisa dideteksi. Mesin-mesin pesawat stealth terletak di dalam pesawat itu. Udara panas yang dihasilkan dilewatkan dulu melalui saluran pendingin sehingga suhunya turun sebelum dilepaskan ke atmosfer. Alhasil, sensor inframerah tidak menemukan jejak apa pun! Suara mesin pun jadi lebih halus karena diletakkan di dalam pesawat (suara bising yang dihasilkan mesin saat sedang beroperasi dapat diredam).
Ketika pesawat sedang terbang pada siang hari, tentu pesawat sebesar apapun akan terlihat kecil dimata kita. Karena visual mata memiliki batas jangkauan. Sehingga untuk mengoperasikan pesawat mode siluman, hanya dilakukan pada malam hari.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here