Siapakah Penemu Ban Karet Mobil ?

Kalian punya kendaraan ? apakah kendaraan yang kalian memiliki mempunyai roda ? apakah rodanya memiliki ban atau semacam karet yang bisa membuatnya lentur ?
Sekarang bayangkan jika roda kendaraan kalian tidak menggunakan karet atau ban ?  dan kendaraan yang kalian miliki melalui sebuah jalan yang berbatu dan tak rata, kebayang sakitnya dimana ?
Berterima kasihlah kepada Charles Goodyear, sang Penemu Ban Mobil. Nah, pada kesempatan kali ini saya akan membahas fakta unik dunia tentang sang penemu ban mobil ini, Charles Goodyear.
Pada zaman dahulu, tahun 1893, Charles Goodyear secara tidak sengaja menemukan teknik vulkanisasi karet. Karet memiliki sifat yang biasanya akan meleleh saat dipanaskan dan mengeras saat dingin. Atas dasar itu ia mencoba membuat karet yang mampu bertahan dalam segala cuaca. Sehingga sejarah terlahirnya ban pada zaman ini tidak lepas dari sumbangan terbesar oleh Charles Goodyear

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Hal pertama yang ia lakukan adalah menggunakan magnesium oksida, asam nitrat, tepung perunggu dan kapur perekat. Akhirnya ekperimennya ini tidak berhasil. Kemudian ia mencampurkan karet dengan bahan belerang, lalu mengecatnya ke kain dan tidak sengaja meletakannya di atas kompor. Ternyata karet tersebut memiliki kulit elastis, ia menamakannya “vulcanized” dari kata Vulcan, dewa api Romawi. Hal itu terjadi karena ketidaksengajaan seorang yang suka melakukan penelitiannya sendiri. 

Penemuannya inilah yang menjadi bahan dasar Ban mobil dan Charles Goodyearmematenkan penemuannya tersebut pada tahun 1844. Proses dan teknik pembuatan karet ini kemudian dikembangkan oleh John Dunlop untuk membuat ban berongga dengan bantalan udara. Semakin lama semakin berkembang sehingga kita dapatkan ban pada kendaraan kita yang sangat nyaman digunakan. Bahkan pada masa ini telah terdapat beberapa jenis ban yang tidak akan meletus ketika tertusuk paku, malah ia menyeseuaikan diri dan mengeluarkan benda asing yang menusuk ban tersebut.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Meskipun diakhir hidupnya Goodyear tidak menjadi kaya karena penemuannya ini, dan meninggal dalam kemiskinan, namanya digunakan sebagai nama perusahaan ban oleh Frank Seiberling untuk menghormati jasanya, The Goodyear Tire & Rubber Company. Saat ini pabrik ban Goodyear menjadi salah satu pabrik ban terbesar di dunia selain Michelin dan Bridgestone
Terima kasih telah membaca.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *