Fakta Unik Dunia Kolestrol Tidak Semua Berbahaya

Kesehatan adalah hal yang paling utama dalam kehidupan kita. Ketika banyak rumah sakit dibangun, namun tidak banyak orang yang ingin sakit dan masuk menjalani perawatan di rumah sakit. Salah satu penyakit yang paling popular dibicarakan adalah masalah kolesterol
Kolestrol dalam tubuh kita merupakan zat yang mengandung banyak lemak. Lemak ini dikenal sebagai lipid. Kolesteol sering bersemayam di dalam aliran darah atau dalam sel tubuh kita. Fungsi dari kolestrol itu sendiri adalah sebagai salah satu bahan penyusun dinding sel dan hormon – hormon penting dalam tubuh seperti estrogen dan testosterone. Kolestrol terbentuk alami oleh tubuh kita di dalam hati, tetapi juga dapat di dapat dari makanan seperti daging, ikan, keju dan susu.
Terdapat beberapa jenis kolestrol dan ternyata tidak semua kolentrol berbahaya bagi tubuh. Jadi silahkan hilangkan ketakutan anda mengenai kolestrol. Jenis kolestrol yang berbahaya bagi tubuh adalah kolestrol Kolestrol LDL (low density lipoprotein) atau kolestrol jahat. Mengapa disebut demikian ? karena kolestrol jahat apabila berlebihan terkandung dalam darah maka akan menyebabkan pengendapan di pembuluh darah. Akibatnya pembuluh darah akan tersumbat. Penyumbatan di pembuluh darah jantung dapat menyebabkan penyakit jantung koroner, sedangkan jika pada pembuluh otak, dapat menimbulkan serangan stroke
Sebaliknya, sis baik dari kolestrol adalah kolestrol baik atau HDL (high density lipoprotein). Kolestrol ini merupakan lemak yang berfungsi untuk membersihkan dan mengangkut lemak dari dinding-dinding pembuluh darah ke hati. Di dalam hati, lemak tersebut akan dihancurkan dan dikeluarkan dari tubuh melalui kotoran. Produksi HDL dapat ditingkatkan dengan rutin berolahraga. Jadi jika kalian sering berolahraga, maka akan terbentuk banyak kolestrol yang baik untuk tubuh.
Fakta yang menunjukkan bahwa kondisi dimana kolestrol berbahaya. Bahaya kolestrol akan muncul jika kadar LDL dalam tubuh lebih besar dibandingkan HDL. Beberapa faktor penyebab kadar kolestrol tinggi adalah: pola makan yang tidak sehat, gaya hidup tidak sehat dan faktor genetika.
Beberapa cara pola makan yang perlu diperhatikan, seperti contoh pola makan yang tidak sehat adalah terlalu banyak mengkomsumsi makanan yang mengandung kadar lemak jenuh tinggi seperti santan, daging bebek dan kulitnya, jeroan, udang dan cumi. Sedangkan gaya hidup yang tidak sehat adalah kurang olahraga dan merokok. Jadi biasakan diri anda untuk makan makanan yang berserat, perbanyak makan sayur dan buah dan hindari banyak memakan daging.
Beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menghindari kolestrol tinggi adalah dengan melakukan pemeriksaan kadar kolestrol dalam darah secara rutin di dokter. Hal ini akan membantu kita untuk mendeteksi secara cepat gejala kelebihan kolestrol dan mencegahnya secepatnya. Mari hidup sehat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *