Dialog Interaktif Kick Andy Terbaik

Hai teman semua, kali ini saya mau menyebarkan artikel mengenai dialog interaktif Kick Andy yang mana menjadi salah satu program yang sering menayangkan dialog interaktif dengan topik yang cukup menarik untuk dibahas.

Biasanya topik atau tema yang disampaikan dialog interaktif Kick Andy ini membahas hal-hal yang sedang hangat diperbincangkan di masyarakat. Dialognya juga sangat bermanfaat, narasumber yang didatangkan tidak asal-asalan, jadi pokoknya program Kick Andy ini sangat bisa kita jadikan sebagai rujukan untuk membuat sebuah dialog interaktif.

Oh ya bagi teman yang belum membaca artikel saya sebelumnya mengenai apa itu dialog interaktif, bisa berkunjung ke artikel saya tersebut melalui link tadi. Oke pribadi saja teman simak pola dialog interaktif Kick Andy terbaik berikut ini.

Untuk teman yang mau pola lain, silahkan cek artikel saya sebelumnya mengenai kumpulan pola dialog interaktif terbaru yang bisa teman jadikan referensi, silahkan klik goresan pena biru disamping.

Dialog Interaktif Kick Andy

Dialog Interaktif Kick Andy

Nama Acara       : Kick Andy.
Stasiun Tv          : Metro TV.
Waktu                 : Pukul 20.05 WIB, Jum’at 22 Juli 2016.
Pembawa Acara  : Andy Flores Noya.
Narasumber        : Dahlan Iskan.
Tema                   : Kesuksesan serta tindakan Dahlan Iskan sebagai Menteri yang kontroversial.
Pembahasan        : Tanpa melibatkan pemirsa.
Dialog                 :

Andy : “Selamat malam bapak menteri”

Dahlan : “selamat malam”

Andy : “Apa yang bahwasanya Anda pikirkan alasannya tidak mau mendapatkan kemudahan yang diberikan untuk Anda sebagai seorang menteri?”
Dahlan : “Hidup saya buat sederhana saja, alasannya kita nanti pasti tidak jadi apa-apa. Dengan begitu, kalau kita kehilangan sesuatu entah itu jabatan atau yang lainnya kita tidak akan merasa kehilangan. Pada risikonya juga kan kita pasti kehilangan yang paling mahal yakni nyawa. Dengan latihan merasa tidak keberatan kehilangan sesuatu, maka kita juga tidak akan keberatan kalau dipanggil Allah nantinya.”

Andy : “Anda menjadi menyerupai sekarang ini, siapa orang yang menurut Anda paling berjasa dalam hidup Anda?”

Dahlan : “Pertama yang pasti kedua orang renta saya, kemudian kakak perempuan saya yang sekarang ada di Samarinda yang telah membiayai hidup saya dan adik-adik saya sejak orang renta saya meninggal.”

Andy : “Mengapa tanggil lahir Anda tidak bisa dipastikan?”

Dahlan : “Waktu saya lahir, kakak saya menuliskan tanggal lahir saya di balik pintu lemari, pada suatu hari lemari tersebut dijual dan uangnya untuk berobat ibu saya waktu itu.”

Andy : “Bagaimana cara Anda melalui masa-masa sulit dulu?”

Dahlan : “Saya merasa tidak menderita alasannya kemiskinan, saya mendapatkan apa adanya yang Allah berikan kepada saya, hidup itu harus dijalani bukan disesali.”

Andy : “Sejak kapan Anda mengabaikan fasilitas-fasilitas negara yang diberikan untuk Anda?”

Dahlan : “Sejak menjadi Direktur Utama PLN. Banyak Banyak orang yang mengatakan PLN itu sarang korupsi. Akhirnya saya memutuskan untuk tidak mendapatkan gaji, kendaraan beroda empat dinas, dan rumah dinas dari PLN.”

Andy : “Apa yang terjadi dengan hati Anda dan adakah pengaruh dari operasi ganti hati pada aktivitas Anda sehari-hari?”

Dahlan   : “Awalnya saya mengidap Hepatitis B, kemudian saya terkena kanker hati dan umur saya diperkirakan tinggal 6 bulan. Maka saya menjalani operasi ganti hati dan syukurlah sekarang saya tidak cepat lelah ketika bekerja.”

Andy    : “Apa yang mendasari Anda untuk melaksanakan tindakan-tindakan kontroversial menyerupai naik ojek, dan tidur di rumah petani di desa?”

Dahlan  : “Ketika saya naik ojek, ketika itu benar-benar macet sehingga saya harus naik ojek biar sempurna waktu. Ketika saya tidur di rumah petani, saya ingin mengetahui kenapa orang miskin sekarang begitu menderita. Saya juga ingin mencari cara untuk memecahkan kemiskinan sedikit demi sedikit.”

Andy     : “Apabila dicalonkan menjadi presiden atau wakil presiden, maukah anda menerimanya?”

Dahlan  : “Saya tidak mau jadi presiden atau wakil presiden saya ingin terus bekerja sebagai Menteri BUMN semampu saya.”

Andy     : “Di mana sajakah Anda mendapatkan pendidikan formal Anda?”

Dahlan   : “Saya mendapatkan pendidikan formal saya yakni SD, SMP, dan SMA di kampung halaman saya. Kemudian saya ikut kakak saya ke Samarinda untuk kuliah di IAIN. Karena orang yang mau kuliah di Samarinda masih sedikit, saya mudah mencari kuliah di sana.”

Itu beliau pola dialog interaktif Kick Andy, semoga bermanfaat dan jangan lupa tinggalkan komen dan share artikel ini ya, terima kasih.