Dampak/Efek Buruk Penggandaan Uang dalam Ekonomi

Hukum dasar dari uang yang tidak disadari oleh sebagian orang yaitu semakin banyak uang yang beredar di dalam suatu perekonomian maka perekonomian tersebut akan menjadi semakin tidak sehat.  Nilai uang akan semakin turun jikalau jumlah uang yang ada jumlahnya sangat banyak.  Jika nilai uang telah turun secara umum maka yang terjadi yaitu inflasi.  Karena nilai uang turun maka harga barang-barang produk dan jasa akan semakin mahal.  Jika sudah parah maka bisa terjadi hiperinflasi.  Uang akan menjadi semakin tidak berdaya beli karena harga-harga berang menjadi sangat mahal sekali.

Di zaman sekarang yang serba canggih ini masih ada orang-orang yang percaya dengan kemampuan orang untuk memalsukan uang.  Seseorang bisa mengaku mempunyai kemampuan gaib untuk memalsukan uang dengan menawarkan suatu trik sulap tertentu supaya orang lain percaya.  Setelah korban menyerahkan uang maka cepat atau lambat maka si penipu pengganda uang tersebut akan

Jika pun seseorang berhasil memalsukan uang asli menjadi uang asli juga dalam jumlah yang berlipat ganda, maka dampak buruknya akan dapat dirasakan cepat atau pun lambat.  Uang yang jumlahnya semakin banyak dan banyak tersebut lama-lama akan menggangu perekonomian karena jumlah uang yang beredar terlampau banyak tidak sebanding dengan jumlah barang dan jasa yang diproduksi.  Pada risikonya maka orang lain yang tidak memalsukan uanglah yang akan menjadi korban.  Mereka akan menjadi lebih miskin harta karena nilai uang atau harta yang dimilikinya berkurang secara nilai.

Oleh karena itulah maka katakan tidak untuk praktik penggandaan uang dan pemalsuan uang.  Dampak negatif bisa muncul dari hal tersebut.  Namun lebih baik lagi jikalau kita lebih menggunakan alat transaksi yang bebas dari inflasi menyerupai koin dinar yang berbahan dasar emas dan koin dirham yang berbahan dasar perak.  Emas dan perak akan selalu terus laku dijual walaupun sudah rusak, terbakar, terbelah, hancur, dan lain sebagainya.  Berbeda dengan uang kertas dan uang logam (uang kartal) yang selama ini kita gunakan untuk alat transaksi sehari-hari.  Mari kita tingkatkan kewaspadaan kita terhadap agresi penggandaan dan pemalsuan uang.