Contoh Teks Dialog Interaktif Metro TV Hari Ini dan Kemarin

Hai sahabat semua, kali ini saya mau menyebarkan sebuah artikel mengenai dialog interaktif Metro TV kemarin dan hari ini. Nah Metro TV sendiri ialah salah satu stasiun TV di Indonesia yang banyak menayangkan banyak sekali macam dialog interaktif yang membahas banyak sekali fenomena baik itu politik, sosial, budaya dan lainnya.

Berkaitan dengan bahan bahasa Indonesia yaitu perihal pengertian dialog interaktif beserta contohnya yang sebelumnya sudah pernah saya bahas, pasti sahabat juga sekarang ini sedang ingin mencari contoh dialog interaktif beserta kesimpulannya ya?

Jika iya, sahabat bisa mampir dan melihat pada artikel saya tersebut, nah disitu nanti akan dibahas mengenai beberapa contoh dialog interaktif di TV beserta kesimpulannya.

Namun bagi sahabat yang ingin mencari teks dialog interaktif Metro TV hari ini, sahabat bisa melanjutkan membaca artikel ini. Berikut contoh dialog interaktif metro tv dalam bentuk teks

Contoh Teks Dialog Interaktif Metro TV Hari Ini

Dialog Interaktif Metro TV

Nama Acara       : Kick Andy.
Stasiun Tv          : Metro TV.
Waktu                 : Pukul 20.05 WIB, Jum’at 22 Juli 2016.
Pembawa Acara  : Andy Flores Noya.
Narasumber        : Dahlan Iskan.
Tema                   : Kesuksesan serta tindakan Dahlan Iskan sebagai Menteri yang kontroversial.
Pembahasan        : Tanpa melibatkan pemirsa.
Dialog                 :

Andy : “Selamat malam bapak menteri”

Dahlan : “selamat malam”
Andy : “Apa yang sebetulnya Anda pikirkan alasannya tidak mau mendapatkan akomodasi yang diberikan untuk Anda sebagai seorang menteri?”
Dahlan : “Hidup saya buat sederhana saja, alasannya kita nanti pasti tidak jadi apa-apa. Dengan begitu, kalau kita kehilangan sesuatu entah itu jabatan atau yang lainnya kita tidak akan merasa kehilangan. Pada balasannya juga kan kita pasti kehilangan yang paling mahal yaitu nyawa. Dengan latihan merasa tidak keberatan kehilangan sesuatu, maka kita juga tidak akan keberatan kalau dipanggil Allah nantinya.”
Andy : “Anda menjadi ibarat sekarang ini, siapa orang yang menurut Anda paling berjasa dalam hidup Anda?”
Dahlan : “Pertama yang pasti kedua orang renta saya, kemudian kakak perempuan saya yang sekarang ada di Samarinda yang telah membiayai hidup saya dan adik-adik saya sejak orang renta saya meninggal.”
Andy : “Mengapa tanggil lahir Anda tidak bisa dipastikan?”
Dahlan : “Waktu saya lahir, kakak saya menuliskan tanggal lahir saya di balik pintu lemari, pada suatu hari lemari tersebut dijual dan uangnya untuk berobat ibu saya waktu itu.”
Andy : “Bagaimana cara Anda melalui masa-masa sulit dulu?”
Dahlan : “Saya merasa tidak menderita alasannya kemiskinan, saya mendapatkan apa adanya yang Allah berikan kepada saya, hidup itu harus dijalani bukan disesali.”
Andy : “Sejak kapan Anda mengabaikan fasilitas-fasilitas negara yang diberikan untuk Anda?”
Dahlan : “Sejak menjadi Direktur Utama PLN. Banyak Banyak orang yang mengatakan PLN itu sarang korupsi. Akhirnya saya memutuskan untuk tidak mendapatkan gaji, kendaraan beroda empat dinas, dan rumah dinas dari PLN.”
Andy : “Apa yang terjadi dengan hati Anda dan adakah pengaruh dari operasi ganti hati pada acara Anda sehari-hari?”
Dahlan   : “Awalnya saya mengidap Hepatitis B, kemudian saya terkena kanker hati dan umur saya diperkirakan tinggal 6 bulan. Maka saya menjalani operasi ganti hati dan syukurlah sekarang saya tidak cepat lelah ketika bekerja.”
Andy    : “Apa yang mendasari Anda untuk melaksanakan tindakan-tindakan kontroversial ibarat naik ojek, dan tidur di rumah petani di desa?”
Dahlan  : “Ketika saya naik ojek, dikala itu benar-benar macet sehingga saya harus naik ojek biar sempurna waktu. Ketika saya tidur di rumah petani, saya ingin mengetahui kenapa orang miskin sekarang begitu menderita. Saya juga ingin mencari cara untuk memecahkan kemiskinan sedikit demi sedikit.”
Andy     : “Apabila dicalonkan menjadi presiden atau wakil presiden, maukah anda menerimanya?”
Dahlan  : “Saya tidak mau jadi presiden atau wakil presiden saya ingin terus bekerja sebagai Menteri BUMN semampu saya.”
Andy     : “Di mana sajakah Anda mendapatkan pendidikan formal Anda?”
Dahlan   : “Saya mendapatkan pendidikan formal saya yaitu SD, SMP, dan SMA di kampung halaman saya. Kemudian saya ikut kakak saya ke Samarinda untuk kuliah di IAIN. Karena orang yang mau kuliah di Samarinda masih sedikit, saya mudah mencari kuliah di sana.”

Nah itu beliau artikel mengenai pola teks dialog interaktif metro tv hari ini, semoga bermanfaat dan jangan lupa like dan sharenya ya. Terima kasih