Contoh Teks Cerita Sejarah Kelas XII Terbaik

Hai semua, pada artikel ini saya ingin membuatkan wacana referensi teks dongeng sejarah kelas xii yang mana bahan ini menjadi salah satu yang diajarkan pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Nah pada artikel ini saya hanya ingin membuatkan wacana referensi teks dongeng sejarah singkat saja, kalau sahabat ingin mencari tahu pengertian dari struktur teks dongeng sejarah yang benar, sahabat mampu berkunjung ke artikel saya sebelumnya melalui link tadi.

Oke tidak usah berlama-lama lagi, pribadi saja kita mulai pembahasan kali ini mengenai referensi dongeng sejarah terbaik untuk sahabat semua. Silahkan disimak.

Untuk kumpulan referensi teks dongeng sejarah lainnya, sahabat mampu mampir ke link disamping goresan pena ini.

Contoh Teks Cerita Sejarah Kelas XII


Kumpulan Contoh Teks Cerita Sejarah Kelas XII


# Teks Cerita Sejarah Pemberontakan G30S/PKI

Pemberontakan G30S/PKI yaitu salah satu peristiwa kelam bangsa Indonesia pada masa-masa awal setelah kemerdekaan. Peristiwa dimana para jenderal menjadi korban dari tindakan-tindakan keji yang dilakukan oleh orang-orang yang terkait dengan peristiwa tersebut. Peristiwa yang diduga dilakukan oleh PKI ini menjadi kenangan pahit yang tidak mampu dilupakan hingga sekarang ini.

Awal kejadian sebelum G30S/PKI meletus ada beberapa konflik antara anggota PKI dan juga Angkatan Darat. PKI memiliki harapan untuk merintis berdirinya negara komunis, sedangkan Angkatan Darat sebagai kekuatan pertahanan negara berkepentingan mengamankan Pancasila sebagai dasar negara.

Pada bulan Januari 1965, PKI mengajukan gagasan yang mana isinya yaitu pembentukan angkatan kelima. Gagasan tersebut menuntut pemerintah biar buruh dan tani dipersenjatai dengan alasan guna menghadapi neokolonial imperialisme (nekolim) Inggris. Namun hal tersebut ditolak secara tegas oleh Angkatan Darat. Menurut Men/Pangad Letnan Jenderal Ahmad Yani, pembentukan angkatan kelima tersebut tidak efisien dan merugikan revolusi Indonesia. Menurutnya, Angkatan Kelima harus berada dalam lingkungan ABRI dan di tangani oleh komando perwira yang prefesional.

Penolakan tersebut membuat konflik PKI dan Angkatan Darat semakin memanas. Pada bulan Mei 1965, PKI melempar gosip adanya Dewan Jenderal. Dewan Jenderal sendiri ditafsirkan sebagai tubuh yang mempersiapkan perebutan kekuasaan dari Presiden Soekarno. Menanggapi hal tersebut, Angkatan Darat pribadi menyatakan kesetiannya kepada Presiden Soekarno. Pimpinan Angkatan Darat menyatakan bahwa dewan yang ada dalam Angkatan Darat bukanlah Dewan Jenderal, melainkan Dewan Jabatan dan Kepangkatan Tinggi yang memiliki peran untuk menunjukkan ajakan kepada Men/Pangad wacana promosi jabatan dan pangkat para perwira tinggi.

Gerakan 30 September pun mulai dilakukan. Letnan Kolonel Untung sebagai pimpinan gerakan memerintahkan kepada seluruh anggota gerakan untuk mulai bergerak pada dini hari tanggal 1 Oktober 1965. Pada dini hari tersebut mereka berangkat menuju ke kediaman 7 jenderal yang menjadi target utama. Setelah hingga di kediaman para jenderal, pasukan penyergap tersebut mulai melancarkan aksinya secara halus. Mereka meminta para jenderal untuk ikut mereka dengan alasan dipanggil oleh Presiden. Namun ternyata itu hanya kecerdikan kancil mereka untuk mampu menculik para jenderal tersebut untuk dibawa ke Lubang Buaya nantinya.

Tiga dari tujuh jenderal tersebut diantaranya telah dibunuh di rumah mereka masing-masing, yakni Ahmad Yani, M.T. Haryono dan D.I. Panjaitan. Sedangkan ketiga target lainya yaitu Soeprapto, S.Parman dan Sutoyo ditangkap secara hidup-hidup dan dibawa menuju ke Lubang Buaya, tempat disekitar Halim Perdanakusuma. Sementara satu target lainnya yaitu A.H. Nasution berhasil lolos dengan melompati dinding batas kedubes Irak. Namun anak gadisnya Ade Irma Suryani tertembak, Pierre Tendean asisten A.H. Nasution ditangkap dan balasannya dibunuh, serta pembantu letnan Polisi Karel Satsuit Tubun gugur ketika melaksanakan perlawanan. Para jenderal yang telah diculik dan dibunuh tadi kemudian dibawa ke Lubang Buaya. Para Jenderal yang masih hidup tadi kemudian dibunuh ditempat ini. Jenazah keenam Jenderal dan satu perwira pertama tersebut kemudian dimasukkan kedalam sebuah sumur tua.

Mendengar hal tersebut, Mayor Jenderal Soeharto sebagai panglima Kostrad (Komando Strategi Angkatan Darat) segera mengambil langkah-langkah penting yaitu dengan merebut objek vital yang dikuasai oleh pemberontak yaitu Gedung RRI dan juga sentra Telekomunikasi. Jenazah para jenderal sendiri berhasil ditemukan 3 Oktober 1965 dan dilakukan pengangkatan terhadap mayit para jenderal tersebut pada tanggal 4 Oktober 1965. Dan hari berikutnya keenam jenderal tersebut dimakamkan secara layak di Taman Makam Pahlawan Kalibata.

G30S/PKI merupakan salah satu peristiwa keji yang mewarnai perjalanan bangsa Indonesia dimana para jenderal yang banyak berjasa bagi bangsa waktu itu dihabisi dengan cara yang keji hanya dengan alasan adanya gosip kudeta yang ingin mereka lakukan tanpa ada bukti. Sungguh biadab memang para pihak yang terlibat dalam G30S/PKI, menurut kami mereka semua itu gila akan jabatan, sehingga mereka menghalalkan segala cara untuk mampu menerima jabatan tersebut.

Nah itu beliau artikel mengenai referensi teks dongeng sejarah kelas xii yang berjudul pemberontakan G30S/PKI. Semoga artikel ini bermanfaat untuk sahabat semua yang sedang mencari referensi dari teks ini.